Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Prabowo Umumkan Nama Wakil Setelah Jokowi Mengumumkan, Dan Begitu Pula Sebaliknya

Redaksi oleh Redaksi
20 Juni 2018
A A
Menjadi Pendukung Jokowi dan Prabowo yang Baik dan Benar

Menjadi Pendukung Jokowi dan Prabowo yang Baik dan Benar

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pemilihan presiden-wakil presiden memang masih tahun depan, namun geliatnya sudah mulai panas sejak tahun ini (bahkan tahun kemarin). Para pemirsa setia kontestasi politik sudah tak sabar ingin mengetahui siapa saja pasangan calon yang bakal berlaga di Pilpres 2019 mendatang.

Dua calon presiden yang sudah pasti siap berlaga di Pilpres mendatang adalah Jokowi dan Prabowo. Dua sosok ini menempati daftar dua teratas tokoh dengan elektabilitas paling tinggi. Prabowo dan Jokowi diperkirakan bakal head to head di Pilpres mendatang, sebab sampai saat ini, belum ada tanda-tanda kemunculan poros tengah.

Walaupun kubu Jokowi dan Prabowo sudah siap maju, namun sampai sekarang, keduanya sama-sama belum menentukan wakil pendamping mereka.

PDIP sebagai partai utama yang mengusung Jokowi sebagai calon presiden mengaku akan mengumumkan calon wakil presiden pendamping Joko Widodo setelah Prabowo Subianto terlebih dahulu mengumumkan nama cawapresnya ke publik.

“Mencalonkan wapres itu harus diperhitungkan punya elektabilitas dilihat peta kompetisinya, nanti. sementara kita tahu sampai saat ini belum ada calon kompetitor calon lawan tanding dari Pak Jokowi ini, belum tahu,” kata Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Andreas Hugo Pareira.

Senada dengan Andreas, Ketua bidang perekonomian PDIP, Hendrawan Supratikno menilai bahwa kubu Prabowolah yang harusnya lebih dulu mengumumkan cawapres untuk Prabowo

“Kalau dalam pertandingan tenis internasional, atau sepak bola, juara bertahan mendapat tempat kehormatan, tidak bertanding dalam kualifikasi,” ujar Hendrawan.

Nah, di sinilah perkaranya. Sebab ternyata, Kubu Prabowo baru akan mendeklarasi pasangan atau calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto setelah Joko Widodo mengumumkan cawapresnya.

Nah lho, nah lho…

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh kata Ketua Tim Pemenangan Pilpres 2019 Partai Gerindra Sandiaga Uno.

“Sebetulnya kita menghargai pemerintah, menghargai pak Jokowi, dan pak Jokowi pasti, kan, punya beberapa pertimbangan,” kata Sandi. “Jadi bagi kami segera setelah pemerintah nanti, Pak Presiden, Pak Jokowi menentukan pilihannya, kami akan segera membentuk koalisinya juga,” lanjutnya.

Hal tersebut mengamini apa kata Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa yang pernah mengatakan bahwa momentum yang tepat untuk mengumumkan nama pendamping Prabowo adalah setelah Jokowi mengumumkan pendampingnya.

“Masa kita duluan mendeklarasikan, tapi Pak Jokowi belum? Kan, jelas dari statement-nya Pak Prabowo, (cawapres diumumkan) setelah Pak Jokowi mengumumkan siapa cawapresnya,” kata Desmond.

Ha Modiaaar. Kita tunggu saja, siapa yang nanti bakal mengalah. Yang jelas, kalau kedua kubu masih terus saja ngotot mempertahankan pendiriannya, kelihatannya Pilpres bakal digelar H-1 sebelum kiamat.

Iklan

jokowi prabowo

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2018 oleh

Tags: Caprescawapresjokowipilpresprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Kereta Cepat Whoosh DOSA Jokowi Paling Besar Tak Termaafkan MOJOK.CO
Esai

Whoosh Adalah Proyek Kereta Cepat yang Sudah Busuk Sebelum Mulai, Jadi Dosa Besar Jokowi yang Tidak Bisa Saya Maafkan

17 Oktober 2025
Hentikan MBG! Tiru Keputusan Sleman Pakai Duit Rakyat (Unsplash)
Pojokan

Saatnya Meniru Sleman: Mengalihkan MBG, Mengembalikan Duit Rakyat kepada Rakyat

19 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kurir dan driver ShopeeFood. MOJOK.CO

Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

28 April 2026
Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya.MOJOK.CO

Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

30 April 2026
Gaji magang di Jakarta bisa beli iPhone gak kayak kerja di Jogja

Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita

28 April 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.