Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Sempat Pakai MacBook, Kini Erdogan Boikot Produk Amerika Seperti iPhone

Redaksi oleh Redaksi
18 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Akibat ekonomi Turki memburuk, Presiden Turik, Racep Tayyip Erdogan menyatkan boikot produk elektronik Amerika.

Ekonomi Turki yang ambruk bikin Presiden Turki, Racep Tayyip Endorgan, mencak-mencak kepada Amerika Serikat. Negara super power itu dituduh sebagai biang keladi dari turunnya nilai mata uang Turki sampai membuat ekonomi mereka terpuruk.

Iklan

Tidak terima bahwa negaranya ambruk secara ekonomi, Erdogan meminta rakyatnya untuk memboikot produk-produk elektronik Amerika. Bagi barang-barang yang sudah masuk dan digunakan oleh rakyat Turki, imbauan untuk tidak lagi memakainya pun muncul. Tak pelak, warga Turki pun terbelah menuruti perintah Presiden Turki ini. Ada yang menolak, meski lebih banyak yang mendukung.

Di sisi lain, Erdogan sebenarnya merupakan salah satu pemimpin negara yang menyukai produk elektronik Amerika, khususnya merek Apple. Presiden Turki ini menggunakan iPhone, iPad, serta laptop MacBook. Hanya saja setelah seruan boikot ini, kemungkinan besar Erdogan tidak akan lagi menggunakan produk-produk tersebut. Padahal dengan produk bikinan Amerika itulah Erdogan mampu mengamankan dirinya dari kudeta pada 2016 lalu.

Selain itu, setelah dengan lantang memboikot produk elektronik dari Amerika, Erdogan juga menawarkan produk smartphone baru yang diklaim merupakan produksi dalam negeri.

“Kami juga punya merek telepon sendiri. Kami akan memproduksinya dalam jumlah cukup untuk kami sendiri,” kata Erdogan.

Merek yang dimaksud Presiden Turki ini adalah Vestel Venus. Setelah pengumuman boikot iPhone beserta teman-temannya, diketahui kemudian saham Vestel Venus meningkat cukup banyak karena yakin punya pasar potensial cukup besar. Di sisi lain, agaknya boikot ini akan semakin sulit direalisasi, sebab prosesor yang digunakan oleh merek Vestel Venus ternyata memakai prosesor dan pelapis layar buatan Amerika. Bahkan sekalipun merek smartphone diganti, software yang digunakan sebagian besar merupakan buatan Amerika.

Akan tetapi agaknya Erdogan dan sebagian rakyat Turki yang mendukungnya tidak peduli. “Tidak ada kekuatan yang lebih tinggi ketimbang kekuatan rakyat,” seru Erdogan.

Tak berselang lama, para rakyat Turki beramai-ramai mengupload reaksi mereka untuk menuruti perintah Erdogan. Salah satunya bahkan sampai bikin video yang diupload di youtube.

Di video tersebut tampak ada enam orang yang memegang bendera Turki sebagai latar belakang, lalu satu orang membawa beberapa smartphone yang diklaim sebagai iPhone. Dengan menggunakan palu gada, pria ini menghancurkan smartphone tersebut disambut dengan beberapa kali teriakan takbir.

https://www.youtube.com/watch?v=dANCytRddK0

Haduh, sayang sekali kalau iPhone harus dihancurkan begitu, kenapa nggak dibuang ke Indonesia saja sih? Kan masih banyak orang sini yang lebih membutuhkan. Tapi kalau itu beneran iPhone, lha kok itu cuma Xiomi, kan mana kita tahu juga karena nggak di-close up smartphonenya? Sebab harga iPhone di Turki harganya mahal banget akibat dampak krisis ekonomi, sampai 1.143 dolar atau sekitar 16-an juta rupiah per unitnya. Btw, itu orang-orang Turki pada tajir amat punya iPhone cuma buat jadiin konten youtube. (K/A)

 

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2018 oleh

Tags: Appleboikot AmerikaerdoganiPadiPhonekrisis ekonomikudetaMacBookTurkiVenus
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

logika ekonomi orang desa.MOJOK.CO
Sehari-hari

Logika Ekonomi Orang Desa yang Bisa Menyelamatkan Anak Muda dari Masalah Finansial, Tapi Kerap Terlupakan

20 Mei 2026
Beli produk hp Apple, iPhone
Urban

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z
Catatan

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android
Catatan

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

kebayoran baru, jakarta selatan, jakarta.MOJOK.CO

Punya Kos Murah di Kebayoran Baru adalah Kemewahan, Biar Berisik tapi Setidaknya Menyelesaikan 3 Masalah Besar Perantau di Jakarta

3 Juli 2026
spmb 2025, zonasi.MOJOK.CO

Ketika SPMB Berubah Jadi Pasar Gelap Kursi Sekolah

6 Juli 2026
Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak.MOJOK.CO

Banyak Sekolah Menahan Ijazah Siswa, Masalah Sistemik yang Bisa Hancurkan Masa Depan Anak

3 Juli 2026
Polyworking (mencari pekerjaan tambahan atau sampingan) jadi pilihan rasional in this economy karena satu pemasukan gaji tak beri rasa aman MOJOK.CO

Polyworking: Pekerja Kurangi Waktu Luang demi Pekerjaan Tambahan dan Pesan untuk Lulusan Baru jika Sumber Gaji Tak Cukup 1

8 Juli 2026
Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah MOJOK.CO

Ketika Militer Masuk Sekolah: Mengobati Gejala, Melupakan Akar Masalah

8 Juli 2026
Bagi Najwa Shihab, gagasan liar anak muda seperti dalam esai para penerima Djarum Beasiswa Plus dalam Final Nasional Essay Contest Beswan Djarum 2026 harus diberi ruang MOJOK.CO

“Gagasan Liar” Anak Muda Harus Diberi Ruang, Terdengar Tak Lazim tapi Penting Dibicarakan

6 Juli 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.