Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Oknum Pembagi Air Zamzam #2019GantiPresiden, Terancam Kena Sanksi

Redaksi oleh Redaksi
31 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Banyak cara untuk mengkampanyekan #2019GantiPresiden, melalui air zamzam salah satunya.

Polemik #2019GantiPresiden memang sulit untuk berakhir. Walau deklarasi ini terus ditolak ketika akan diadakan di berbagai wilayah. Namun memang tidak dapat berhenti untuk disuarakan. Kali ini, ada oknum yang menyuarakannya melalui membagikan air zamzam dalam kardus berlabel #2019GantiPresiden.

Iklan

Kepala Daerah Kerja Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Arsyad Hidayat, mengungkapkan bahwa oknum tersebut adalah jemaah haji nonkuota resmi atau jemaah furoda.

Menurut Arsyad, jemaah haji regular sebanyak 204 ribu orang dan jemaah haji khusus sebanyak 17 ribu, tidak mungkin membagikan atau menerima air zamzam di Bandara Jeddah, Arab Saudi.

Pasalnya, air zamzam itu baru diterima para jemaah regular ketika sudah berada di Indonesia. Sesuai kesepakatan Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi, setiap jemaah haji akan mendapatkan jatah 5 liter air zamzam. Namun dapat dipastikan kemasannya sama sekali tidak mengandung unsur politik

Air zamzam akan dibawa melalui pesawat penerbangan tanpa penumpang. Nantinya para travel yang akan mengurusnya. Para jamaah haji hanya membawa pulang tas kecil dan koper saat pulang dari Tanah Suci.

Selain itu, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementrian Agama, Mastuki mengungkapkan, seluruh jemaah haji regular yang menjadi tanggungjawab Kemenag selalu berangkat dan pulang dari terminal haji bandara.

Sehingga dapat dipastikan, jika ada gelagat yang mencurigakan akan terdeteksi oleh petugas. Sejauh pengamatan, jemaah haji regular tidak ada yang melakukan aksi membagikan air zamzam dalam kardus berlabel #2019GantiPresiden tersebut.

Jika diihat dari foto-foto yang menyebar di grup WhatsApp dan berbagai media sosial, beberapa petugas haji yang dikonfirmasi mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada Minggu (26/08) pukul 16.00 waktu setempat dengan menggunakan maskapai Malaysia Airlines.

Sementara itu, pihaknya yang berada di Jeddah sudah menemukan identitas oknum yang membagikan air zamzam dalam kardus berlabel #2019GantiPresiden tersebut.

Namun pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk memastikan siapa oknum di baliknya. Sehingga masih perlu melakukan klarifikasi. Ia menambahkan, oknum tersebut bakal dikenakan sanksi sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Regulasi ini terkait dengan aturan yang mengikat PIHK (Penyelenggara Haji Khusus)/travel sebagai pihak yang diberi tanggung jawab untuk menyelenggarakan haji khusus.

Iklan

Matsuki menambahkan, “Namun kalau itu inisiatif pribadi-pribadi, tentu bukan kewenangan kami.” Walau pihaknya akan tetap mendalami lebih lanjut pembagian air zamzam dengan kemasan #2019GantiPresiden agar meredam kontroversi.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi VII, DPR, TB Hasan Syadzily sangat menyayangkan pembagian air zamzam dalam kardus berlabel #2019GantiPresiden tersebut. Pasalnya, seharusnya dibedakan momentum ibadah dengan politik.

Ia menambahkan, ibadah haji harusnya dipergunakan sepenuhnya untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sementara #2019GantiPresiden itu perkara politik yang orientasinya adalah kekuasaan di dunia.

Dengan kejadian ini, jangan-jangan akan ada iklan di televisi untuk mempromosikan produk ini dengan tagline, “Minum air zamzam yang ada tagarnya!” (A/L)

Terakhir diperbarui pada 31 Agustus 2018 oleh

Tags: #2019GantiPresidenair zamzamArab Saudijemaah hajiPemilu 2019Pilpres 2019
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa MOJOK.CO

Ironi WNI Kerja di Arab Saudi: Melihat Teman Senasib yang “Pekok” Nggak Mau Pulang ke Tanah Air dan Nekat Melanggar Visa

9 April 2026
Pengalaman sopir di Arab Saudi yang mendaftar sebagai petugas haji. MOJOK.CO

Cerita Orang Kudus 20 Tahun Menjadi Sopir di Arab Saudi, Punya Tugas Khusus Cari Jemaah Haji Nyasar 

13 November 2024

Hanya Orang Sabar yang Bisa “Kerja” sebagai Petugas Haji untuk Jemaah Indonesia, Hadapi Banyak Hal Tak Terduga

10 Oktober 2024
Felix Siauw Seharusnya Pro Syiah Iran Sejak Dulu MOJOK.CO

Coba Bayangkan Kalau Sejak Dulu Felix Siauw Pro Iran, Israel Pasti Sudah Rata dengan Tanah!

17 April 2024
survei pemimpin ideal menurut anak muda

Pemilih Muda: Daripada Pemimpin Sederhana dan Merakyat, Lebih Suka yang Jujur dan Anti-Korupsi

26 Maret 2023
populisme trump

Apa itu Populisme yang Disebut-sebut Menjadi Ancaman Demokrasi?

25 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merdeka ala Puskestan dan para petani Sukoharjo: perjuangan sejahtera dari sektor pertanian MOJOK.CO

Merdeka Ala Puskestan dan Petani Sukoharjo: Perjuangan Panjang agar Sejahtera dari Pertanian

18 Agustus 2026
Unpad: riset kampus bukan sekadar untuk lulus. MOJOK.CO

Sarjana di Indonesia Banyak tapi Riset Ilmiahnya Nggak Guna

13 Agustus 2026
TPU Farm: Ketika Kematian Menumbuhkan Kehidupan MOJOK.CO

TPU Farm: Ketika Cabai Tumbuh di Area Makam

17 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026
Saat Kemerdekaan RI Belum Bisa Dirasakan Buruh. MOJOK.CO

Saat Kemerdekaan Belum Bisa Dirasakan Kelompok Buruh dan Pekerja

17 Agustus 2026
Mending Beli Rumah di Menganti, Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo. MOJOK.CO

Alasan Pasangan Muda Beli Rumah di Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo: Kena Imbas Pembangunan Perkotaan

12 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.