Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Meski Modal Pas-pasan, Cak Imin Minta Caleg PKB Tetap Optimis

Redaksi oleh Redaksi
29 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seorang pemimpin memang harus dapat menjaga semangat anggotanya. Kira-kira, begitu yang dilakukan oleh Cak Imin kepada para caleg PKB.

Di tengah persiapan Pemilu 2018 dan memasuki masa kampanye, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) tentu ingin memberikan pembekalan terhadap caleg-calegnya, supaya para anggotanya tersebut mudah mendapatkan hati rakyat dan menang dalam Pemilu.

Iklan

Seperti yang dilakukannya pada Jumat malam kemarin (28/9), Cak Imin memberikan pembekalan terhadap caleg PKB yang akan mengikuti Pemilu Legislatif 2019 di Bandungan, Kabupaten Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Cak Imim meminta para calegnya optimis dapat memperoleh hasil yang maksimal pada Pemilu mendatang.

Cak Imin pun menegaskan, caleg PKB tidak perlu berkecil hati meski tidak memiliki modal yang besar untuk ikut berkompetisi dalam Pemilu 2019. Ia mengungkapakan, “Caleg yang modalnya pas-pasan, yakinkan semua masyarakat. Modal boleh pas-pasan tapi semangat tidak boleh pas-pasan.”

Caleg memang berada di posisi sebagai ujung tombak partai. Oleh karena itu, mereka diminta untuk selalu dapat tampil solid dan saling memberi manfaat satu sama lain. Para caleg yang berada di berbagai tingkatan harus mampu saling berbagi tugas dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu, Cak Imin meminta supaya terus dibangun sinergi yang baik antara para caleg baik di tingkat pusat, daerah hingga kabupaten dan kota.

Selain itu, Cak Imin juga meminta supaya para caleg PKB tersebut dapat konsisten menyapa masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. Mulai membiasakan diri bersilaturahmi dengan berbagai kalangan. Pasalnya, jika masyarakat tidak mengenal para calon wakilnya, maka hanya kecil kemungkinan masyarakat dapat memberikan suaranya untuk caleg tersebut.

Ya seperti istilah populer lah, tak kenal maka tak sayang~

“Ada tahapan yang harus dilalui, mulai keterkenalan, kesukaan, kemudian pilihan. Ini semua harus dilalu, tidak boleh lompat.” Ungkapnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini, Ketua DPW PKB Jateng, M Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), meminta supaya para caleg dapat merawat basis pemilih di daerahnya masing-masing, serta mengusahakan dapat membentuk basis pemilih yang baru. Namun yang terpenting, para celeg harus berusaha dapat merebut simpati masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) API Tegalrejo, Magelang ini menambahkan, dilihat dari hasil Pilgub Jateng 2018 lalu, menunjukkan bahwa pada pihak mereka ada warna hijau yang kuat. Ia menganggap dengan adanya hal tersebut, mengartikan mereka sudah menanam. Sehingga modal tersebut tinggal diteruskan untuk memanen.

Apalagi saat ini, PKB mendapatkan nomor urut satu. Begitu pula dengan nomor urut calon presiden yang diusung. Gus Yusuf menganggap hal ini merupakan pertanda baik.

Selain itu, terkait dengan modal para caleg yang pas-pasan, Gus Yusuf meminta para caleg tetep bersemangat dan tidak berkecil hati. Dengan saling menguatkan, saling menjaga basis yang sudah ada serta basis-basis yang baru, serta menjaga silaturahmi dengan sowan ke para kiai, seluruh lapisan masyarakat dan kaum muda, ia yakin dapat merebut kemenangan untuk menjadi wakil rakyat.

Iya, bersilaturahmi memang kunci. Semoga silaturahmi yang terjalin sebelum Pemilu, tetap akan berjalan sesudahnya. Semoga. (A/L)

Terakhir diperbarui pada 29 September 2018 oleh

Tags: Cak Imincaleg PKBGus YusufPemilu 2019pileg 2019pkbsilaturahmi
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ilustrasi pamer pencapaian, keluarga, arisan keluarga, lebaran.MOJOK.CO
Sehari-hari

Arisan Keluarga, Tradisi Toksik yang Dipertahankan Atas Nama Silaturahmi: Cuma Ajang Pamer dan Penghakiman, Bikin Anak Muda Rugi Mental dan Materi

14 April 2026
Ironi silaturahmi Lebaran bersama keluarga
Catatan

Sisi Gelap Lebaran: Melelahkan karena Harus Tampak Bahagia, padahal Menderita Bersikap “Baik” dan Kehabisan Energi Sosial

23 Maret 2026
Kuliner mainstream Lebaran buat kumpul keluarga
Kuliner

Di Balik Camilan “Mainstream” saat Lebaran, Ada Nilai Sentimental yang Mencairkan Suasana Kumpul Keluarga

6 Maret 2026
Sowan Gus Yusuf: Tanpa Ada Kekuatan Politik, Maka Kebenaran Akan Menjadi Sia-Sia
Video

Sowan Gus Yusuf: Tanpa Ada Kekuatan Politik, Maka Kebenaran Akan Menjadi Sia-Sia

28 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Festival Transmigrasi 2026 Fun Run 6K: Event lari yang tawarkan sensasi berbeda di Kaliurang Sleman MOJOK.CO

Transmigrasi Festival 2026 Fun Run 6K: Tawarkan Sensasi Lari di Kaliurang yang Beda dari Event Lari Perkotaan

27 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Dalang cilik perempuan asal Klaten yang menyukai wayang. MOJOK.CO

Jadi Perempuan Satu-satunya di Lomba Dalang Anak Klaten, Bocah 13 Tahun Ini Buktikan Wayang Tak Kenal Gender

22 Juli 2026
Koperasi di Yogyakarta. MOJOK.CO

Hari Koperasi Nasional ke-79 di DIY: Sudah Saatnya Koperasi sebagai Sakaguru Perekonomian Nasional Nggak Lagi Gaptek

23 Juli 2026
Ketika Video Korban Kecelakaan Mengubah Kematian Menjadi Tontonan MOJOK.CO

Ketika Video Korban Kecelakaan Mengubah Kematian Menjadi Tontonan

24 Juli 2026
WiFi di Kos MOJOK.CO

Ngekos Murah Ber-WiFi Malah Tekor: Berisik, Teras Berubah Jadi Warnet Gratisan, Berujung Terusir dan Ngungsi demi Ketenangan

24 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.