Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Inisiator #2019PrabowoPresiden Bantah Pakai Siasat Nakal Saat Daftar ke Kemenkum HAM

Redaksi oleh Redaksi
10 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dituduh pakai siasat nakal oleh Kemenkum HAM, inisiator gerakan #2019PrabowoPresiden membantah dan mengaku semua sudah sesuai.

Dugaan sedikit nakal banyak akal oleh Menteri Hukum dan HAM yang dilakukan Gerakan #2019GantiPresiden segera dibantah oleh salah satu inisiator gerakan, Sufmi Dasco Ahmad. Sebelumnya, Menkum HAM, Yasonna Laoly, menyayangkan gerakan #2019PrabowoPresiden melakukan sedikit trik agar lulus terdaftar punya badan hukum yang legal.

Iklan

Sesuai aturan, sebenarnya gerakan ini tidak bisa dilegalkan karena mencatut nama instansi. Kata “presiden” menjadi persoalan jika mau dimasukkan sebagai organisasi atau perkumpulan yang legal secara hukum.

Hanya saja, ternyata perkumpulan ini dinyatakan lolos secara otomatis karena memisahkan kata “Presi” dengan “den”. Sehingga dalam surat tertulis “#2019PrabowoPresi den” alih-alih “#2019PrabowoPresiden”. Yasonna Laoly menyebut aksi ini adalah “siasat nakal” agar gerakan ini terdaftar di Kemenkum HAM.

“Notaris yang mendaftarkan perkumpulan itu agak nakal. Dia menyiasati dengan mendaftarkan PERKUMPULANTAGAR2019PRABOWOPRESI DEN atau #2019PrabowoPresi den untuk menyiasati sistem, dibuat spasi antara kata Presi dan den,” kata Yosanna.

Hal ini memungkinkan karena pendaftaran memang dilakukan secara online, sehingga gerakan ini tidak bisa dibaca oleh sistem sebagai sebuah perkumpulan yang dilarang penyebutan nama instansi.

Dituduh surat bernomor AHU- 0010834.AH.01.07.TAHUN 2018 tersebut merupakan siasat nakal, Dasco sebagai inisiator gerakan memantah tuduhan dari Menkum HAM ini.

“Kami juga permohonan ke instansi, kami ikuti AHU (Administrasi Hukum Umum). Ya keluarnya begitu ya begitu. Nggak boleh dibilang pensiasatan nakal, faktanya kami ikut itu,” ujar Dasco seperti diberitakan detik.com.

Menurut Dasco, gerakan #2019PrabowoPresiden sudah mengikuti seluruh prosedur dari pihak Kemenkum HAM. Jika memang nyatanya sudah disahkan, berarti seharusnya tidak ada masalah.

“Kan di kop suratnya begitu, tapi di tagarnya kan nggak. Nggak masalah,” jelas Dasco. “Kop surat kami, kami mengikut di Kemenkum HAM, memang ada spasi. Di kop ada spasi, di tagar ada atau nggak ada spasi kan nggak ada masalah.”

Baik Pak Dasco, jadi mulai sekarang jika ada siapa pun yang membuat tagar ini berarti harus dipisah ya biar sesuai dengan apa yang terdaftar di Kemenkum HAM. Padahal tadi dipikirnya typo lho, tapi typo kok konsisten yha~ (K/A)

Terakhir diperbarui pada 10 September 2018 oleh

Tags: #2019GantiPresidenbantahcurangdenHamKemenkumnakalprabowopresipresidenYasonna Laoly
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO
Esai

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Museum Ibu Marsinah jangan berhenti sebagai simbol, tapi negara harus serius pikirkan kesejahteraan kaum buruh MOJOK.CO
Tajuk

Museum Ibu Marsinah Jangan Berhenti sebagai Simbol, Tapi Kesejahteraan Buruh Harus Benar-benar Dipikirkan

18 Mei 2026
Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Doktor termuda di UGM, Jogja ingin jadi presiden. MOJOK.CO
Sosok

Doktor Termuda UGM Usia 25 Tahun Ingin Jadi Presiden RI, Meneruskan Sepak Terjang BJ Habibie di Bidang Eksakta

6 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ujian keuangan di kota perantauan gara-gara masalah tidak terduga yang datang keroyokan, bikin gagal punya tabungan MOJOK.CO

Ujian Keuangan di Kota Perantauan: Bikin Mumet dan Gagal Nambah Tabungan Gara-gara Masalah yang Datang Keroyokan

24 Juni 2026
Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial MOJOK.CO

Final Essay Contest Beswan Djarum: Dorong Mahasiswa Berpikir Kritis dan Tawarkan Solusi Isu Sosial

25 Juni 2026
Angkringan di Stasiun Lempuyangan Jogja jadi tempat meleram kegelisahan MOJOK.CO

Angkringan Lempuyangan Jogja Berisi Rindu, Kegagalan, dan Beban Finansial Para Pejuang Perantauan

22 Juni 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Derita 17 Hari Naik Honda Revo Jadi Penagih Utang MOJOK.CO

17 Hari Menjadi Penagih Utang dengan Risiko Kehilangan Nyawa Naik Honda Revo Biru Sudah Cukup Membuat Saya Menyerah

23 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pastikan pengurusan dokumen izin untuk nelayan gratis MOJOK.CO

Nelayan Kecil di Jateng Kini Bisa Urus Izin Kapal Gratis, Tinggal Lapor kalau Kena Pungli

22 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.