Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

Serba-Serbi Asian Para Games 2018, dari Momo Hingga Tiket Gratis

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
11 Oktober 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Indonesia adalah negara ketiga yang menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018. Total medali sementara: 86 keping!

Setelah heboh-heboh panjang yang membanggakan dalam gelaran pesta olahraga Asian Games 2018, kini tiba waktunya bagi Asian Para Games 2018 bergema di Indonesia. Sama-sama menjadi ajang olahraga se-Asia, Asian Para Games menjadi ruang bagi para atlet difabel untuk unjuk aksi kemampuan di bidang jasmani.

Sayangnya, banyak pihak menyebutkan, pendukung Indonesia tak se-all out dulu saat Asian Games berlangsung. Untuk itu, Mojok ingin mengajak kamu-kamu sekalian untuk menyimak lebih lanjut soal Asian Para Games 2018. Tapi, setelah tulisan ini selesai, cepetan dukung mbak-mbak dan mas-mas Indonesia yang sedang berjuang di arena, yha~

1. Indonesia, Negara Asia Tenggara Pertama yang Jadi Tuan Rumah

Gimana? Udah bangga belum baca subjudulnya? Indonesia adalah negara ketiga yang menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, dan yang pertama bagi negara-negara di Asia Tenggara.

Tuh, meskipun kehidupan politik kita tengah diramaikan dengan drama-drama tak berkesudahan, nyatanya kita mampu, loh, menggelar pesta internasional di sini!

Wagelaseeeeeh~

2. Maskot Asian Para Games 2018 Bernama Momo

Jika di Asian Games lalu kita memiliki tiga ekor maskot, Asian Para Games kali ini mengusung satu maskot yang berwujud Elang Bondol. Nama si Elang ini pun cukup hits, yaitu Momo.

Kenapa cukup hits? Nama Momo ini sendiri beberapa saat lalu sedang mengalami puncak kejayaan, mulai dari adanya Momo Challenge, sampai mengingatkan kita pada Momo Geisha yang bukan lagi vokalis Geisha (hiks!) hingga Momo TWICE dan member trainee di JKT48 yang disebut-sebut mirip Momo TWICE (opoooo iki?)

Tapi, usut punya usut, nama Momo si Maskot ini memiliki maknanya sendiri, yaitu Motivation dan Mobility.

3. Transjakarta Jadi Ramah Difabel

Mengingat 3.000 atlet yang akan berlaga di Asian Para Games 2018 adalah mereka dengan disabilitas, PT Transjakarta pun tergerak untuk memenuhi kebutuhan yang diperlukan. Dilansir dari Antaranews, Humas dari PT Transjakarta telah menyebutkan bahwa pihaknya mempersiapkan bus ramah disabilitas untuk beroperasi demi memudahkan atlet-atlet difabel tadi.

Nah gitu, dong: peka~

4. Perolehan Medali Sementara

Hingga kemarin, Rabu (10/10), Indonesia telah membuktikan kemampuannya di bidang olahraga atlet difabel. Tercatat, atlet yang berlaga telah mengumpulkan 23 medali emas, 29 medali perak, dan 34 medali perunggu dengan total 86 medali.

Untuk sementara, Indonesia menduduki peringkat 6, di bawah Jepang, Uzbekistan, dan Iran. Sementara itu, dua posisi teratas masih ditempati oleh China dan Korea Selatan.

5. Gara-Gara Sepi, Tiket Opening Digratiskan

Opening Asian Para Games 2018, sayangnya, malah harus menghadapi keadaan yang tidak diharapkan: sepi pengunjung. Akibatnya, panitia harus memutar otak menyiasati situasi tersebut.

Iklan

Ujung-ujungnya, tiket gold yang mulanya dibanderol harga 1,5 juta rupiah pun dibagikan gratis kepada para pengunjung kelas festival Asian Para Games. Sontak, keputusan ini disambut baik oleh pengunjung, tapi sekaligus menimbulkan kesedihan tersendiri. Apalagi, belakangan ini, kita semua diberi kabar bahwa pada beberapa pertandingan, jumlah penonton yang datang hanya sedikit.

Jadi, nonton bareng aja, yuk?

Terakhir diperbarui pada 11 Oktober 2018 oleh

Tags: asian gamesAsian Para Games 2018atlet digabelMomo Challengetiket gratisTransJakarta
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO
Esai

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO
Esai

Kebijakan ASN Jakarta Naik Transportasi Umum Tiap Rabu Mungkin Niat Baik, tapi Malah Melahirkan Celah Tipu Muslihat yang Besar

1 Mei 2025
Jakarta Surganya Transportasi Publik, Motor Pribadi Jual Aja MOJOK.CO
Esai

Jakarta Adalah Surganya Transportasi Publik, Makanya Mending Jual Aja Kendaraan Pribadimu Itu

26 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Cari kerja, lamaran kerja, Mahasiswa gap year kuliah di Unila. MOJOK.CO

Kesalahan Bikin CV dan Hal-Hal Sepele Lain yang Justru Bikin Jobseeker Ditolak Saat Melamar Kerja

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.