Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 April 2026
A A
Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Vario 160 Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Honda MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Motor Honda yang menyalahi kodrat

Keluarga dan keluarga istri adalah keluarga Honda. Saya pernah punya dan memakai 11 motor keluaran Jepang itu. Dan, ada dua kelebihan yang bagi kami menyenangkan. Pertama, adalah motor Honda selalu enak kalau kamu bawa jalan pelan. Mulai dari C70, Astrea Grand, Supra, sampai Vario 125. 

Kedua, apalagi kalau bukan soal konsumsi bahan bakar yang irit. Saya pernah memakai C70, Astrea Grand, hingga Supra X. Kadang saya berpikir kalau tiga motor ini nggak perlu bensin buat jalan. Tinggal kamu bisikin aja kata-kata penyemangat, saya yakin mereka siap kamu ajak jalan.

Nah, mari kita fokus ke kelebihan nomor satu, yaitu enak dibawa jalan santai. Karena awalnya saya yakin kalau semua motor Honda bakal kalak gitu. Nyatanya kok nggak juga. Karena Vario 160, adalah motor Honda yang paling nggak nyantai. Motor ini nggak enak kalau kamu bawa pelan.

Iya, ini semua karena saya yang kampungan saja. Motor dengan CC besar, konon katanya, memang buat “agak ngebut”. Teman sekantor saya, Rizky Prasetya, bilang kalau jangan bawa Vario 160 di bawah 30 km/jam. Kalau mau enak, dan ketika menempuh perjalanan panjang, bawa di atas 65 km/jam.

Lantaran kebetulan jarak antara rumah dan kantor adalah 44 kilometer, jadi saran dari Rizky ini tepat guna. Vario 160 ini memang menyalahi kodrat motor Honda. Saya bawa rata-rata di 60 km/jam dan rasanya memang enak betul. Motor ini seperti meluncur dengan mudah tanpa kehilangan tenaga.

Ada masalah apa sih Vario 160 dan kodrat? 

Si buruk rupa ini juga menyalahi kodrat motor matik (dan Honda) yang kedua. Seharusnya kita bisa sepakat kalau naik motor paling enak itu kalau sendirian. Mau jalan santai atau “agak ngebut”, kalau sendirian, lebih terasa enak. Baik dari sisi ketenangan maupun kenyamanan berkendara.

Nah, si Vario 160 ini punya rencana berbeda untuk mengakali kodratnya sebagai motor Honda. Jadi, motor matik satu ini, bakal lebih enak kalau saya membonceng orang. Lha ya masak bonceng kambing.

Berat badan saya selama tiga tahun ini konsisten di 110 kilogram. Sementara itu, istri saya, setelah melahirkan dua anak, ada di 70-an kilogram. Nah, kombinasi saya dan istri itu saja sudah 180 kilogram. Harusnya, motor mana saja akan merasa tersiksa. Namun, tidak untuk motor aneh bernama Vario 160.

Ketika berboncengan dengan 70-an kilogram-nya istri, saya justru merasa lebih enak ketika bawa Vario 160. Suspensinya jadi terasa lebih empuk. Saya kadang bingung, entah karena motor ini memang seaneh-anehnya motor Honda, atau, memang karena ini yang namanya cinta istri. ASSOOYYY!!!

Tahan siksaan

Saya punya kenangan buruk ketika memakai Beat versi lama yang joknya sesempit Selat Hormuz. Ketika saya bawa, motor itu selalu minta mampir tempat tambal ban. Selalu saja bocor. 

Lalu, ketika pakai Supra X 125, saya nggak pernah berdamai dengan batoknya yang hobi goyang getar kayak Denada. Rantai motor Supra X 125 juga sering kendor. Pokoknya ada saja masalah yang datang, khususnya kalau saya pakai jalan jauh.

Namun, Vario 160 ini memang aneh. Selama tiga tahun, bisa-bisanya saya nggak pernah kena masalah. Tapi, sifat tahan banting ini juga bikin saya khawatir. Gimana kalau motor buruk rupa ini cuma nahan diri aja. Entar habis tiga tahun, tiba-tiba ngasih masalah besar. Harus ganti laher komstir misalnya.

Yah, terlepas dari itu semua, Vario 160 adalah motor Honda paling tahan siksaan. Meski buruk rupa, ia menemani saya sampai kilometer 36 ribu. Tinggal nambah 4 ribu kilometer, saya sudah seakan-akan mengelilingi bumi bersama Vario 160. DAMNN!!!

Penulis: Yamadipati Seno

Iklan

Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Honda Vario Adalah Motor yang Menyalahi Kodrat dan Nggak Waras, tapi Tetap Sakti dan Menjadi Pionir Matik Honda Selanjutnya dan kisah seru lainnya di rubrik POJOKAN.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 April 2026 oleh

Tags: astrea grandhondaHonda BeatHonda PCXkredit varioMotor Hondasupra x 125varioVario 125vario 160
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO
Otomojok

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
Vario 150, Motor Honda Terbaik Wujud (Cicilan dan) Kasih Ibu MOJOK.CO
Otomojok

Vario 150: Motor Honda Terbaik tapi Paling Mengancam Kewarasan dan Bikin Malu, Takut Gak Bisa Nyicil Setelah Jadi Pengangguran Akhirnya Diselamat Ibu

21 Mei 2026
Supra Fit: Motor Honda yang Bikin Kecewa dan Gak Bikin Bangga MOJOK.CO
Otomojok

Supra Fit: Motor Honda yang Nggak Bisa Saya Banggakan Bahkan Sempat Bikin Kecewa, tapi Justru Paling Berjasa Sampai Sekarang

21 April 2026
Supra X 125, Motor Honda yang Menderita dan Nggak Masuk Akal MOJOK.CO
Otomojok

Supra X 125 Adalah Motor Honda Penuh Penderitaan dan Nggak Masuk Akal, tapi Menjadi Motor Paling Memahami Derita Keluarga Muda

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik MOJOK.CO

Kenapa Hidup di Jogja Membuat Saya Terlalu Santai Menghadapi Tagihan yang Seharusnya Bikin Panik

3 Juni 2026
makan mie ayam di Solo. MOJOK.CO

Curiga dengan Pedagang Mie Ayam di Dekat Rutan Solo, Beli Seporsi tapi Tak Diminta Bayar. Eh, Ternyata Intel Lagi Nyamar

28 Mei 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.