Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Tito Karnavian Benar, KPK Aja Bisa Melemah Sendiri Apalagi Virus Covid-19

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
10 Agustus 2020
A A
Tito Karnavian Benar, KPK Aja Bisa Melemah Sendiri Apalagi Virus Covid-19

Tito Karnavian Benar, KPK Aja Bisa Melemah Sendiri Apalagi Virus Covid-19

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Dasar pernyataan Tito Karnavian soal virus Covid-19 bakal melemah ini tentu saja tidak hanya berdasar wangsit semata, melainkan berdasar dari sejarah pula.

Ada banyak nyinyiran menyasar ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian ketika menyatakan bahwa virus corona (Covid-19) bakal melemah sendiri. Terutama pernyataan ini lumayan berbanding terbalik dengan angka positif Covid-19 yang masih belum menunjukkan gejala penurunan secara signifikan di Indonesia.

“Lalu skenario yang terakhir adalah virusnya melemah sendiri. Kita percaya virus ini dari Tuhan, dan Tuhan yang bisa menyelesaikannya,” kata Tito Karnavian.

Dasar pernyataan Tito Karnavian ini tentu saja tidak hanya berdasar wangsit semata, melainkan dari sejarah. Tito menyertakan sejarah ketika dunia dilanda pandemi flu spanyol pada medio 1918-1920. Menurut Tito hal itu terjadi karena proses herd immunity.

Proses ini terjadi secara alamiah dengan membiarkan orang-orang terinfeksi virus sampai 70 persen. Seleksi alam akan mengakibatkan virus ini menjadi kurang kuat.

“Sampai hari ini, kita alami sendiri seperti flu dan seperti penyakit biasa, antara tahun 1920 itu penyakit mematikan,” tambah Tito.

Selain soal herd immunity, penelitian soal vaksin corona sudah memasuki tahap akhir. Hal ini semakin menambah kepercayaan diri pemerintah bahwa pandemi akan mulai menurun pada Desember 2020 nanti.

“Kalau efektif bisa memunculkan antibodi. Bisa mematikan virus covid, maka setelah itu ada produksi massal. Produksi massal direncanakan Januari-Februari 2021. Harus 2/3 populasi Indonesia di vaksin,” jelas Tito.

Meski begitu, Tito berharap skenario herd immunity jangan sampai dilakukan oleh pemerintah. Ya wajar sih kalau Tito ngomong gitu, selain terkesan merupakan langkah putus asa, langkah ini juga menunjukkan pemerintah tidak bertanggung jawab terhadap keselamatan rakyatnya.

Pernyataan ini lantas jadi bola salju yang menggelinding liar. Terutama karena ungkapan virus penyebab Covid-19 bakal melemah sendiri itu lumayan tricky. Soalnya sebenarnya bukan virusnya yang melemah, melainkan antibodi spesies manusia yang menguat. Ini perspektif yang tidak salah, cuma memang kurang akurat.

Namun, ketimbang nyinyirin pernyataan Tito Karnavian, kita sebaiknya juga memaklumi bahwa perspektif manusia dalam memberi penilaian itu dipengaruhi oleh pengalaman-pengalaman terdahulu.

Sebagai seorang mantan Kapolri yang kini berkutat dalam berbagai intrik politik dalam negeri lewat jabatan mendagri, mendelegitimasi lawan adalah cara pandang yang biasa. Barangkali Tito Karnavian memang dari dulu memang sudah sering melakukannya.

Dalam hal ini, “lawan” yang disasar adalah Covid-19. Alih-alih menggunakan narasi antibodi spesies manusia menguat, dengan mengatakan lawan semakin lemah itu juga menaikkan moral meski sedikit menurunkan kewaspadaan.

Ini mengingatkan kita bagaimana KPK dengan UU KPK-nya juga sempat diklaim akan semakin menguat, tapi pada kenyataannya justru makin melemah. Dari kasus Harun Masiku, sampai kasus Djoko Tjandra, publik diperlihatkan secara gamblang betapa lemahnya KPK versi Firli Bahuri kali ini.

Iklan

Padahal, kalau kamu juga masih ingat, salah satu koar-koar para politisi saat meloloskan RUU KPK adalah karena klaim bahwa KPK akan makin kuat dengan UU barunya. Kenyataannya, dengan masalah-masalah yang mengelilingi ketua KPK sampai penanganan korupsi yang acakadul, masyarakat tak lagi berharap banyak dengan KPK yang sekarang.

Sekali lagi, dalam perspektif ini, jika kita mengikuti logika Tito saat menyatakan virus corona melemah, bisa jadi KPK saat ini memang bisa melemah, karena para koruptornya sudah tambah kuat dari satu periode ke periode yang lain.

Yah, semacam herd immunity untuk koruptor gitu. Membiarkan koruptor-koruptor tertangkap sampai puluhan persen, lalu membuat seleksi alam sehingga mengakibatkan para koruptor yang belum ketangkap makin kuat. Bahkan sampai bisa memengaruhi undang-undang.

Hm, KPK yang independent aja bisa melemah kok apalagi cuma virus Covid-19 yang “made in” Cina itu.

Bukan begitu Pak Tito?

BACA JUGA Mengenal Herd Immunity dan Risikonya yang Seram atau tulisan POJOKAN lainnya.

Terakhir diperbarui pada 10 Agustus 2020 oleh

Tags: coronaCOVID-19Djoko TjandraFirli BahurikapolriKoruptorKPKTito Karnavian
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
Z sarjana ekonomi di Undip. MOJOK.CO
Kampus

Apesnya Punya Nama Aneh “Z”: Takut Ditodong Tiba-tiba Saat Kuliah, Kini Malah Jadi Anak Emas Dosen di Undip

27 November 2025
PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi! Mojok.co
Pojokan

PoliceTube Adalah Ide Brilian Kepolisian yang Patut Diapresiasi!

26 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ide Usaha Minyak Jelantah: Kotor, tapi Untung Jutaan per Bulan MOJOK.CO

Bisnis Pengepul Minyak Jelantah: Ide Usaha yang Nggak Populer tapi Bisa Untung Jutaan per Bulan

9 Juni 2026
pabrik semen, pracimantoro, wonogiri.MOJOK.CO

Babak Baru Perlawanan Warga Wonogiri Tolak Pabrik Semen di Pracimantoro, Bawa Ancaman Karst Gunungsewu ke Markas UNESCO

9 Juni 2026
Sanksi untuk Jagal Anjing di Daerah Istimewa Yogyakarta yang Tertunda Realisasinya. MOJOK.CO

Jalan Terjal Menghentikan Operasi Jagal Anjing karena Dianggap Kurang Penting

9 Juni 2026
Audiensi antara KPUS dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terkait anjloknya harga telur di Jateng MOJOK.CO

Upaya Merespons Situasi Harga Jual Telur di Jateng yang Anjlok dan Tidak Terserap

10 Juni 2026
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO

Merbabu Skyrace: Event Lari Melintasi Keindahan Gunung Merbabu, Sport Tourism yang Bikin Sebuah Dusun Mendunia

6 Juni 2026
Meski tanpa sosok ayah (fatherless), tapi tidak hilang arah MOJOK.CO

Hidup Tanpa Sosok dan Peran Ayah Nyatanya Tak bikin Hilang Arah, Bisa Cari Arah Sendiri dan Malah bikin Orang Lain Iri

9 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.