Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Sri Mulyani, Menteri Keuangan Terbaik di Dunia, Calon Mertua Idaman

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 Januari 2019
A A
Sri Mulyani mertua idaman MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sri Mulyani, calon mertua idaman, seperti musik dangdut. Ia akan tetap bisa membuatmu “bergoyang” sembari tetap memberi pelajaran soal kehidupan.

Boleh jadi, kata “prestasi” adalah nama tengah dari Sri Mulyani Indrawati. Awal tahun 2019, Menteri Keuangan Indonesia tersebut kembali menyabet penghargaan Finance Minister of The Year 2019.

Iklan

Penghargaan tahun ini merupakan versi majalah keuangan The Banker, milih Financial Times. Tahun lalu, Sri Mulyani juga menyabet penghargaan Finance Minister of The Year East Asia Pacific versi majalah Global Markets.

Penghargaan yang beliau terima di 2018 diberikan setelah melihat daya tahan Indonesia di bawah asuhan Sri Mulyani meskipun mengalamai banyak tragedy di tahun 2018. Misalnya gempa bumi di Lombok yang menyebabkan kerugian infrastruktur sekitar 5 triliun rupiah. Sri Mulyani merespons bencana alam lewat pembiayaan risiko bencana dan strategi asuransi baru.

“Strategi tersebut akan mengasuransikan seluruh bangunan publik mulai 2019, melindungi, dan membantu percepatan pemulihan pasca-bencana,” tulisa The Banker.

The Banker menambahkan: “Sementara bergulat dengan tragedi kemanusiaan, negara ini masih mencatatkan pertumbuhan yang mengesankan. Defisit produk domestik bruto untuk 2018 diperkirakan sekitar 1,86 persen, lebih rendah dibandingkan 2,19 persen yang diperkirakan dalam APBN 2018.”

Sebagai salah satu menteri yang berprestasi di era Jokowi, sudah selayaknya kita meniru etos kerja dan sikap Sri Mulyani. Selain memang layak menjadi panutan, sosok Sri Mulyani adalah contoh calon ibu mertua idaman. Mengapa? Karena banyak pernikahan yang gagal karena ibu mertua yang (maaf) menyebalkan dan nggak objektif.

Menikah itu bukan cuma menyatukan laki-laki dan perempuan dalam satu janji suci. Pernikahan juga berarti “menikahi” keluarga masing-masing pasangan. Ini yang justru paling sulit. Untuk memahami dan beradaptasi dengan sikap pasangan, kita bisa bernegosiasi dan berembug secara baik-baik.

Nah, bagaimana kalau yang perlu “dirembug” itu keluarga pasangan, spesifiknya ibu mertua? Wah, bisa-bisa dicoret dari daftar mantu bahkan sebelum kamu resmi meminang atau dipinang pasanganmu.

Oleh sebab itu, selain mencari pasangan yang ideal untuk dirimu sendiri, kamu juga perlu mempertimbangkan keberadaan “orang di balik layar”. Mertua, perlu juga dipertimbangkan. Jangan sampai menyesal kemudian meski kamu berkilah bahwa “yang penting cinta” sama pasangan. Kecuali kalau kamu memang kuat mental dan bisa cuek sama mertua.

Supaya memudahkan kamu mempertimbangkan calon mertua idaman, kamu bisa menggunakan sifat-sifat Sri Mulyani. Setidaknya ada tiga sifat yang bisa kamu jadikan patokan.

1. Sri Mulyani adalah sosok yang sangat profesional.

Sekitar tahun 2008, perekonomian Indonesia sedang gawat. Beberapa negara sudah bangkrut karena krisis ekonomi. Sri Mulyani dihadapkan kepada dua pilihan yang berat, antara ikut rapat dengan pelaku usaha atau bergegas ke rumah sakit karena ibu beliau sedang dalam masa-masa kritis.

Meski hatinya berkecamuk, Sri Mulyani bersikap profesional dengan tetap ikut rapat karena kondisi perekonomian Indonesia yang memburuk. Dalam hitungan 48 jam, beliau mengurus semua masalah ekonomi Indonesia dari hulu ke hilir. Rapat ini pula, konon, yang menjadi tonggak pertahanan Indonesia menghadapi krisis ekonomi global.

Setelah rapat selesai, beliau mendapati kabar bahwa ibunya berpulang. Kamu bisa rasakan bagaimana sedihnya Sri Mulyani. Profesionalitas, demi negara, beliau tetap bekerja meski hati gundah.

Sebagai calon mertua idaman, Sri Mulyani menunjukkan bahwa dirinya tetap bisa objektif menilai sesuatu dan tidak melibatkan terlalu banyak perasaan. Beliau akan bisa menilai menantu secara objektif, bukan berdasarkan wajah, kekayaan, atau keturunan siapa. Kamu akan dinilai berdasarkan kemampuan dan sikap, bukan hal-hal fana yang biasanya bikin kamu bertengkar dengan pasangan.

2. Sosok yang begitu sederhana.

Sejak kecil, Sri Mulyani mendapatkan pelajaran yang keras soal kehidupan dari kedua orang tuanya, yaitu Prof. Satmoko (alm.) dan Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko (alm.). Salah satu pelajaran yang membekas adalah soal kesederhanaan.

Gaji sebagai menteri mungkin “hanya” 19 juta rupiah. Bisa kamu bilang tinggi, bisa juga tidak. Soal angka kan relatif. Sri Mulyani, dengan prinsip kesederhanaan, lebih memilih anak-anaknya bisa sekolah setinggi mungkin, ketimbang menggunakan uang untuk sesuatu yang tidak penting.

Dengan prinsip seperti ini, kamu tidak akan direpotkan dengan tuntutan proses pernikahan yang mewah nan ribet. Menikah sewajarnya, dengan dana yang biasa saja. Karena yang sulit itu bukan menikah, namun kehidupan setelah upacara pernikahan.

Iklan

Ketimbang menghabiskan ratusan juta demi sebuah resepsi untuk “memberi makan” tamu yang sesungguhnya nggak kamu kenal, lebih baik ditabung untuk biaya masuk playgroup, TK, dan SD yang sekarang ini sungguh mahal.

Mertua idaman yang sederhana juga tidak akan menuntut kamu syarat yang aneh-aneh sebelum bisa meminang. Misalnya minta dibelikan mobil, dibikinkan rumah, atau menikah harus pakai kirab. Ya kecuali kamu anak sultan, yang pakai kirab.

Yang mereka minta hanya kamu mau mencintai pasanganmu sepenuh hati dan mau bekerja keras untuk kebahagiaan anaknya. Uuhh uwuwu~

3. Sportif.

Meski mengabdikan hidupnya untuk negara, Sri Mulyani tidak lalai dengan tanggung jawab sebagai istri dan ibu. Setiap pagi, beliau akan membuatkan bekal untuk anak-anaknya. Ketika nilai ujian anaknya jelek, beliau juga khawatir selayaknya orang tua biasa. Beliau bisa sportif memainkan peran sebagai menteri keuangan dan ibu rumah tangga dengan baik.

Ditambah pendidikan kehidupan dari keluarga yang memandang pendidikan sebagai hal penting, Sri Mulyani sebagai mertua idaman akan “memaksa” dirimu menjadi seorang yang layak menjadi menantu. Kamu akan dibuat menjadi manusia yang lebih baik. Bukan cuma “bermodalkan cinta” saja, tapi sikap yang baik dan bertanggung jawab.

Jadi, kamu bukan hanya menjadi menantu yang penuh cinta, namun juga bertanggung jawab. Masyuuk~

Sri Mulyani itu seperti musik dangdut. Ia akan tetap bisa membuatmu “bergoyang” sembari tetap memberi pelajaran soal kehidupan. HAK E HAK E!

Terakhir diperbarui pada 3 Januari 2019 oleh

Tags: menteri keuanganmertua idamansri mulyani
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Tembakau Hidupi 6 Juta Orang tapi Mau Dibunuh? Bajingan Sekali! MOJOK.CO

Industri Hasil Tembakau Menghidupi 6 Juta Petani dan Rakyat Kecil tapi Kamu Mau Membunuh Sumur Rezeki Ini? Kamu Jahat Sekali

2 Oktober 2025
Dukung kebijakan Purbaya tak naikkan cukai rokok. MOJOK.CO

4 Alasan Kebijakan Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok Tak Perlu Ditentang

1 Oktober 2025
Purbaya Hendak Selamatkan Petani, tapi Malah Dijegal (Rokok Indonesia:Ekosaint)

Niat Mulia Purbaya Mencegah Kematian Industri Tembakau Malah Dihalangi, Sementara Aksi Premanisme Sri Mulyani Memeras Keringat Petani Dibela

1 Oktober 2025
Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

4 September 2025
sri mulyani, guru beban negara.MOJOK.CO

Video Sri Mulyani soal “Guru Beban Negara” Memang Hoaks, tapi Isinya adalah Fakta

21 Agustus 2025
Sekolah Kedinasan Disuapi Anggaran 104 Triliun. Negara Gila! MOJOK.CO

Bukti Indonesia Udah Gila: Sekolah Kedinasan Dapat Anggaran 104 Triliun, ketika Sekolah Formal dengan 62 Juta Pelajar Cuma Dapat Nasi Bungkus

9 Juli 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026
Saat adik saya jadi korban bullying (perundungan) di sekolah, pihak guru malah menganggapnya masalah biasa MOJOK.CO

Melabrak Guru usai Adik Jadi Korban Bullying di Sekolah hingga Cedera: Saya Justru Menerima Jawaban Memuakkan

18 Agustus 2026
Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya MOJOK.CO

Srikandi Fair dan Berkah Timnas Putri Indonesia bagi Pedagang Kudus: Ayam Geprek Habis Sebelum Waktunya

23 Agustus 2026
UMKM, UKM.MOJOK.CO

Pemkot Jogja Buru “DNA” 18.000 Usaha Kecil untuk Basis Data Tunggal 2026 demi Kebijakan Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran .MOJOK.CO

Kolaborasi InJourney dan BUMN Tembus Wilayah Terdampak Gempa NTT, Bentuk Strategi Penyaluran Tepat Sasaran

20 Agustus 2026
Sisi lain blusukan kampung di Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Sisi Lain Tren Blusukan Kampung: Nggak Seru seperti di Medsos, Malah Dicurigai Pencuri dan Dianggap Tak Tau Adab

20 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.