Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mendambakan Pasangan kayak Oppa Korea Itu Sejauh yang Bisa Diimpikan Cewek Single

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
28 Juni 2021
A A
ilustrasi Yu Na-Bi di Drakor Nevertheless Cuma Karakter Satire yang Ngebadut sampai Akhir mojok.co

ilustrasi Yu Na-Bi di Drakor Nevertheless Cuma Karakter Satire yang Ngebadut sampai Akhir mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apa salahnya sih mendambakan pasangan kayak oppa Korea? Mbok biarin aja, ini sejauh impian baik yang bisa dipunyai cewek single.

Nggak cuma K-Pop, industri hiburan Korea Selatan juga nyabang dengan baik di K-Drama. Drama Korea sebenarnya punya damage yang nggak jauh beda karena menghadirkan aktor dan aktris yang visualnya kinclong kaya pualam. Berkat cerita-cerita romantis yang penuh mimpi, drama Korea juga sukses bikin cewek-cewek single di muka bumi mendambakan pasangan yang komuk dan sikapnya selembut oppa Korea.

Buat yang belum paham, “oppa” itu sebenarnya sebutan cewek-cewek di Korea ke cowok yang lebih tua dari mereka. Mirip kayak “abang” dan “mas-mas” kalau di Indonesia. Bedanya, istilah “oppa Korea” menjelma jadi konsep yang secara utuh menggambarkan cowok idaman, tampan, romantis, dan peduli sama penampilan. Pokoknya cowok Korea kayak yang di drama deh.

Mendambakan sosok oppa Korea sebenarnya bukan hal aneh. Industri hiburan Korea memang secara sengaja mempromosikan bagaimana laki-laki modern, metroseksual, dan melankolis adalah yang diinginkan banyak perempuan. Berkat drama Korea, standar ketampanan dan standar idaman orang perlahan bergeser dari tipe maskulin, oily, dan brewokan. Kebanyakan oppa juga digambarkan sebagai tipe cowok romantis yang juga punya banyak inisiatif. Yang beginian di dunia nyata memang langka.

Kita bisa lihat bagaimana aktor Lee Min-ho sering ditampilkan dalam drama. Si cowok tinggi dengan wajah luar biasa tampan ini tampak gagah banget dengan baju-baju mahal. Penampilannya juga lengkap dengan kendaraan mewah dan rambut yang layak jadi duta sampo laen. Meski kadang cuek-cuek tsundere, tapi perasaan cinta yang dimiliki Lee Min-ho tampak begitu dalam. Sering kali drama juga menampilkan adegan Lee Min-ho yang gagah berani gelut sama penjahat, melindungi gadis yang dicintai dengan penuh cinta. Sudah begitu, ia juga punya line dialog yang selalu bikin tenang. Aktor lain yang perannya sering kayak Lee Min-ho adalah Song Joong-ki, mereka punya klasifikasi yang hampir sama. Alfa man yang super keren.

Beda lagi dengan aktor Kang Ha-neul dan Park Seo-joon. Dalam drama, mereka kerap menampilkan karakter kocak, tipe cowok humoris yang walau pekerjaannya nggak semapan Lee Min-ho, tapi tetap layak digandeng. Kang Ha-neul dalam drama When the Camellia Blooms hanyalah seorang polisi yang sama sekali nggak keren. Tapi, dia selalu punya banyak energi buat ngelawak dan menghibur cewek idamannya. Bahkan dengan kemampuannya yang terbatas, Kang Ha-neul memerankan oppa Korea yang bisa mencintai tanpa batas. Mampus nggak lu. Tentu saja dengan bonus ketampanan dan tubuh tinggi Kang Ha-neul, semua beres. Hal ini juga berlaku buat Park Seo-joon di drama Fight for My Way.

Mimpi yang begitu indah soal karakter laki-laki dalam pertunjukan drama ternyata ditolak mentah-mentah sama cewek asli Korea. Dalam wawancara yang dilakukan oleh kanal Asian Boss, beberapa cewek Korea memang mengidolakan aktor seperti Gong Yoo. Tipikal oppa Korea matang dan dewasa yang gantengnya nyaris abadi. Namun, mereka nggak setuju kalau kebanyakan cowok asli Korea itu kayak yang ada di drama. Justru bagi mereka, tokoh cowok dalam drama adalah gambaran utopis. Aslinya cowok Korea tidak setinggi rata-rata aktor dalam drama. Bahkan nggak semua cowok Korea itu tipe yang suka berdandan dan perawatan wajah, ada juga cowok yang jerawatan di Korea. Ya iyalah! Cowok Korea Selatan pada umumnya mungkin cuek, tapi nggak tsundere juga, nggak selembut kata-kata Lee Min-ho kalau sedang merayu cewek.

Meski begitu, tetap nggak salah dong mendambakan pasangan yang kayak oppa Korea (dalam drama), apalagi buat cewek-cewek single yang selama ini cuma bisa sebatas bermimpi dan berkhayal. Yang salah itu, ketika ada cewek nggak single yang memaksa pasangannya untuk bersikap kayak Lee Min-ho, Kang Ha-neul, Park Seo-jun, Song Joong-ki, dkk.. Itu mah selain nggak bersyukur juga terlalu menuntut.

Konsep oppa Korea yang kelihatan begitu indah itu dilirik sebagai peluang bisnis bagi beberapa pihak. Di Korea Selatan, kalian bisa “menyewa” oppa-oppa seharian. Oppa ini adalah cowok Korea yang bakal menemanimu jalan-jalan keliling kota dan menikmati waktu bersama. Mirip kayak tour guide yang layanannya dielaborasikan bersama blind date. Layanan ini bukan seputar ranjang kok, intinya ya cuma menemani kalian untuk berwisata daripada sendirian. Oppa yang kalian sewa juga bakal bersikap lembut selayaknya tokoh-tokoh drakor. Menarik bukan?

Kalau kalian menemukan cewek-cewek yang girang sama orang Korea, sudahlah, biarin aja. Biarkan orang-orang berbahagia dengan cara mereka. Fan service hiburan Korea Selatan itu nggak pernah main-main. Jika mendambakan oppa Korea adalah sejauh yang bisa dilakukan cewek single, ya sudah, berbahagialah. Itu bukan hal yang aneh selama obsesi kalian nggak ngawur.

BACA JUGA Menyelami Fangirling Oppa-Oppa Korea dari Mata Sang Pacar dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 28 Juni 2021 oleh

Tags: drama koreaindustri hiburanoppa koreaoppa-oppa
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Dracin bukan sekadar kisah cinta lebay. MOJOK.CO
Ragam

Kisah Cinta “Menye-menye” ala Dracin bikin Hidup Perempuan Dewasa Lebih Berbunga dari Luka Masa Lalu yang Menyakitkan

6 Januari 2026
Sinetron India ANTV: Tontonan yang Selalu Kami Nanti, Meski Ringan tapi Punya Filosofi. MOJOK.CO
Ragam

Sinetron India ANTV: Tontonan yang Selalu Kami Nanti, Meski Ringan tapi Punya Filosofi

8 Januari 2025
5 Drama Korea Bertema Pendidikan, Nonton Sambil Belajar Tipis-tipis MOJOK.CO
Hiburan

5 Drama Korea Bertema Pendidikan, Nonton Sambil Belajar Tipis-tipis

21 September 2023
rekomendasi 5 drakor politik
Podium

Rekomendasi 5 Drakor Bertema Politik, Cocok Buat Maraton Nunggu Buka Puasa!

25 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
Jurusan kuliah di perguruan tinggi yang kerap disepelekan tapi jangan dihapus karena relevan. Ada ilmu komunikasi, sejarah, dakwah, dan manajemen MOJOK.CO

4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun

27 April 2026
YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”, Definisi Rindu Itu Bersifat Universal.MOJOK.CO

YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal

28 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026
Kerja di Jakarta naik transum kereta KRL

KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa

29 April 2026
Usul Menteri PPPA soal pindah gerbong perempuan di KRL hanya solusi instan, tak menyentuh akar persoalan MOJOK.CO

Usulan Menteri PPPA Pindah Gerbong Perempuan di KRL Solusi Instan: Laki-laki Merasa Jadi Tumbal, Tak Sentuh Akar Persoalan

29 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.