Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Bibirmu Ada Berapa, kok Beli Lipstik Melulu?

Waktu mata kami bertemu barang baru, hati ini nggak kuat. Nggak kuasa menolak.

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
5 Februari 2018
A A
Gadis-Lipstik-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kecanduan koleksi lipstik itu berat, kecuali dibeliin. Hehe.

Tahun lalu, teman saya kegirangan mendadak di sela-sela bekerja. Sebuah paket datang ke kantor dan dia peluk sepenuh hati. Waktu dibuka, ternyata isinya satu set Kylie Lip Kit yang waktu itu memang sedang booming. Nggak cuma itu, dia juga mendapat satu set lipstik merek lain, yang satu kotaknya berisi 12 shade.

Karena terlalu banyak, dia pun memutuskan untuk menjualnya ke temen-temen kantor, termasuk saya. Bagaimanapun, dia sudah cukup bahagia dengan Kylie Lip Kit dan seabrek lipstik lainnya yang ia punya di dalam tas.

Sontak, cewek-cewek di kantor heboh dan langsung excited. Pekerjaan di kantor yang memuakkan langsung terasa ringan. Mood meningkat pesat, kebahagiaan menjalar~

Padahal sebelumnya, suasana kantor muram. Lesu. Gelap. Hareudang bayeungyang, pula.

Kejadian ini menjadi bukti nyata betapa fenomena yang pernah diungkap oleh Leonard Lauder, seorang petinggi kosmetik Estee Lauder, adalah benar.

Dalam sebuah kesempatan, Lauder menyebutkan bahwa penjualan lipstik yang diproduksi perusahaannya mengalami peningkatan justru ketika Amerika Serikat sedang mengalami kelesuan industri. Melalui beberapa survei dan penelitian, didapatilah fakta bahwa iklan yang mereka keluarkan bukan alasan utama kenapa hal ini bisa terjadi.

Jawaban dari keadaan yang anomali ini hanya satu: keadaan psikologis para konsumen, yaitu para wanita. Ternyata, saat dilanda tekanan, wanita membutuhkan suatu hal yang bisa membuatnya merasa jauh lebih baik. Dalam hal ini, lipstik bisa menjadi solusi!

Dan, Indonesia mengalaminya, my lov. Jangankan Indonesia secara keseluruhan, temen sekelas kuliahmu juga paling-paling ada yang abis masuk kuliah nanti mampirnya ke toko kosmetik. Ha yakin aku~

Tapi, selain kondisi psikologis, kenapa sih harus beli lipstik? Atau, kalau kata orang, “Bibirmu tu cuma satu, kok lipstiknya banyak?”

Hmmm, jadi begini.

Kecanduan ini, pada dasarnya, muncul karena kami (wanita) ingin bersikap bijaksana. Sikap bijaksana adalah cermat dan hati-hati, tanpa penyesalan. Dengan kata lain, kami tidak ingin menyesal.

Sikap ini diuji lewat adanya banyak shade yang sering bikin galau. Kami paham, kok, bahwa beberapa shade lipstik seperti tidak ada bedanya, misalnya Easy Brownie-nya Wardah Intense Matte Lipstick dan Purbasari Color Matte Lipstick nomor 81. Namun, sesungguhnya, shade-shade ini tetaplah berbeda, my lov.

Ingat, BERBEDA. B-E-R-B-E-D-A.

Iklan

Sungguh, ketimbang menyesal, membeli (dan memakai) itu jauh lebih menenangkan. Alasan berikutnya kenapa belanja lipstik itu memikat adalah karena kami “diracuni” beauty vlogger.

Setahun-dua tahun belakangan, shade mengalami perkembangan yang menarik. Munculnya pilihan shade yang beragam dan banyaknya produk lokal seolah berbanding lurus dengan adanya beauty vlogger yang hobinya bikin review di YouTube.

Bayangin jha, masa iya kami harus melewatkan sensasi pakai shade Emblaze-nya Tarte LipSurgence Matte Lip Tint yang direkomendasikan Rachel Goddard? Atau, Cosmopolitan-nya Make Over Intense Matte Lip Cream yang dibilang cakep sama Linda Kayhz buat retro look?

Umm, no thanks~

Banyak orang mengira membeli lipstik terlalu sering itu nirfaedah dan menganggap kami hanya membuang uang. Tapi tahukah, my lov, ini lebih dari sekadar hobi. Malah, sebenarnya, kami ini terjebak 🙁

[HA!!!!!!!!!!!!!!]

Kalau dihitung-hitung, mungkin kami sudah melafazkan kalimat, “Aku ngga akan beli lipstik lagi,” selama 50 kali dalam sehari. Nyatanya, waktu mata kami bertemu barang baru, hati ini nggak kuat. Nggak kuasa menolak. Nggak ingin meninggalkannya dalam etalase toko yang dingin dan sepi.

Yha, beli, deh.

“Lalu, setelah beli lipstik lagi dan lagi, lipstiknya numpuk dong?”

Yha.

Selepas membeli lipstik, beberapa orang mengira bahwa masalah selesai, bahwa kami akan memakai lipstik-lipstik ini bergiliran begitu saja setiap harinya.

Oh, tentu tidak!

Benar, deh, menjadi wanita itu harus cerdas. Setelah banyak shade sudah kami kumpulkan selayaknya pengepul lipstik, setiap pagi kami harus….

…memilih shade!!!

Shade yang ini cocok ngga sama baju? Atau, masuk ngga sama kerudung? Eh, tapi kok lipstik yang ini kayaknya kurang pas sama tone kulit mukaku??? Dan masih banyak drama-drama lainnya dalam hati kami.

Saking candunya koleksi lipstik, beberapa dari kami mungkin sempet kepikiran untuk punya tujuh buah lipstik biar bisa gonta-ganti setiap hari.

Ngga usah ketawa, ini beneran. Malah, saya sedang memberi tips buat kamu, cowok-cowok jomblo, secara tidak langsung.

Kalau memang cewek incaranmu adalah maniak lipstik, rencanakanlah untuk memberi buket lipstik yang berisi 31 lipstik sekaligus, biar dia bisa ganti shade berbeda dalam sebulan.

Tapi, konsekuensinya, kamu bisa-bisa ngga makan tiga bulan.

Hehe~

BACA JUGA 5 Merek Makeup yang Sering Dipalsukan, Jangan Sampai Kamu Jadi Korban! dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 10 Oktober 2021 oleh

Tags: beauty vloggerginculinda kayhzlipstikmaybellinepurbasarirachel goddardshade
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Indira Kalistha Wujud Lembeknya Pemerintahan Jokowi virus corona MOJOK.CO
Pojokan

Indira Kalistha Wujud Lembeknya Pemerintahan Jokowi, Perlu Belajar Sama Menteri Kesehatan Kerala

15 Mei 2020
Pojokan

Tasya Farasya dan Skincare Termahal yang Bikin Pori-Pori Kemiskinan Meronta

6 April 2019
Pojokan

Kelakuan Ribet Saat Banyak Pilihan yang Bikin Kelelahan Mental

27 Februari 2019
Pojokan

Pajak Kosmetik Impor Naik? Tenang, Kita Cuma Perlu Lipstik Lokal!

6 September 2018
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Salah paham terhadap paket intimate wedding di wedding organizer (WO) MOJOK.CO

Salah Paham pada Paket Intimate Wedding di WO: Dikira Tekan Biaya padahal Bisa Tetap Mahal, Karena Intimate dan Biaya Itu Dua Hal Berbeda

4 Juni 2026
Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
Godaan modifikasi motor Honda Vario 125 demi sinematik kebodohan soal harga jual di Facebook, berakhir jadi motor sampah dan jamet MOJOK.CO

Modifikasi Motor Honda Vario 125 Hasil Tabungan Ibu-Kakak demi Sinematik dan Kebodohan Harga Jual di FB, Berakhir Jadi Motor Jamet dan Sampah

7 Juni 2026
Event lari Merbabu Skyrace makin diminati banyak orang lintas negara, jadi potensi sport tourisme di Jawa Tengah dengan daya tarik lari lintas alam di Gunung Merbabu MOJOK.CO

Merbabu Skyrace: Event Lari Melintasi Keindahan Gunung Merbabu, Sport Tourism yang Bikin Sebuah Dusun Mendunia

6 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.