Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Cara Menangani Ular Kobra untuk Wali Kota Depok yang Lagi Bingung

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
20 Desember 2019
A A
cara menangani ular kobra cara mengusir ular wali kota depok intelijen pawang ular mojok.co

cara menangani ular kobra cara mengusir ular wali kota depok intelijen pawang ular mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Wali Kota Depok ingin libatkan intelijen untuk meneliti fenomena ular kobra yang sedang marak belakangan ini. Intelijen selain bisa menjadi tukang bakso dan anak kos, sekarang juga bisa menjadi pawang ular.

Maraknya pemberitaan tentang ular kobra belakangan ini menunjukkan dua hal, yaitu orang Indonesia memang nggumunan dan nggak paham biologi. Tapi kalau sekelas Wali Kota Depok ikut-ikutan bingung menyikapi naiknya jumlah ular, sepertinya udah kelewatan.

Iklan

Wali Kota Depok, Jawa Barat sempat berniat melibatkan Intelijen untuk mengusut kenapa ular kobra marak bermunculan di wilayahnya. Wali Kota Depok khawatir jika fenomena ular kobra tersebut sama dengan kejadian di Arab Saudi yang nggak jelas kronologinya gimana. Intelijen dilibatkan untuk meneliti apakah ini fenomena alam atau fenomena buatan.

Untuk sekelas Wali Kota, tidak paham geografi daerah sendiri itu parah. Kalau ini anak SD kelas 4 gitu nggak apa-apa, tapi kalau sekelas Wali Kota ya tetap saja kebangetan. Ya walau udah sering sih pemimpin daerah janggal dalam membuat kebijakan.

Tapi tenang, Pak Bos, kami akan bantu untuk meneliti dan memberi Anda panduan memahami dan menangani ular kobra. Mojok Institute berhasil menemukan banyak cara untuk memahami dan menangani ular kobra.

1. Nonton National Geographic

National Geographic sering banget mengulas tentang ular. Bapak Wali Kota bisa tiduran sambil nonton episode NatGeo tentang ular. Nanti kalau Bapak Wali Kota menemukan fakta macam ular kobra itu hewan berdarah dingin, jangan kaget, Pak. Bukan berarti dia kejam, cuma maksudnya ular itu butuh dihangatkan untuk bisa berburu.

2. Ke toko buku

Bapak Wali Kota Depok bisa sekali-kali main ke toko buku untuk menambah pengetahuan. Cari buku ensiklopedia hewan, Pak, pasti nemu yang berisi deskripsi tentang ular. Dibaca di tempat boleh, tapi sebisa mungkin yang udah dibuka plastiknya, jangan dibuka sendiri terus ditaruh. Nggak enak sama petugasnya.

Bapak Wali Kota Depok nanti akan tahu apa saja predator alami ular-ular. Nah kalau Bapak bingung kenapa Bapak hewan predator ular macam burung hantu dan garangan jarang ditemukan di Depok, Bapak harusnya udah nggak bingung.

Kalau bingung ya berarti nggak ada obat.

3. Nonton Pokemon

Ini serius, Pak. Nonton Pokemon bisa membantu Bapak mengatasi ular. Jessie dari Team Rocket itu punya Pokemon ular, jadinya dia tahu cara menangani ular. Jessie bisa berhasil bikin Ekans berevolusi menjadi Arbok dan juga berhasil menjinakkan Seviper. Mungkin Bapak bisa mendalaminya.

Kalau udah tahu caranya tapi bingung anggaran, ya santai lah. Kayak nggak tahu aja kudu gimana.

Iklan

4. Bikin warung sate ular

Dunia bisnis itu selalu merespon hal yang sedang ngehits. Ketika para remaja berbondong-bodong jadi anak indie, dunia bisnis merespons dengan banyaknya kafe. Nah, Bapak Wali Kota Depok bisa merespons merebaknya ular kobra dengan mendirikan warung-warung masakan ular. Ya memang nggak halal sih, Pak, tapi pangsa pasarnya kan selalu ada.

Khasiat daging ular itu banyak. Bisa untuk mengobati nyeri perut, wasir, dan obat nyeri. Nah, Bapak bisa meresponsznya dengan segera mencanangkan program 1.000 warung sate ular, misalkan. Selain pemasukan daerah naik, populasi ular akan terkontrol.

Cara di atas adalah solusi yang bisa diberikan Mojok Institute. Bapak Wali Kota Depok jangan ragu-ragu lho untuk mencobanya.

BACA JUGA Sinopsis “Marriage Story” Jika Film Ini Dibuat di Indonesia atau artikel menarik lainnya di rubrik POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 20 Desember 2019 oleh

Tags: natgeopokemonular kobrawali kota depok
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

kaesang depok mojok.co
Kotak Suara

Ambisi Kaesang Rebut Depok 1 dan Sudahi Dominasi PKS

17 Juni 2023
kaesang terjun politik mojok.co
Kotak Suara

Kaesang All Out ke Politik: Incar Depok, Solo, atau Sleman?

6 Juni 2023
teror ular kobra
Kotak Suara

Tolak Safari Politik Anies di Banten, Oknum Lempar Sekarung Ular Kobra

26 Januari 2023
Video

Daripada Ikatan Cinta, Mending Pak Mahfud Nonton NatGeo Saja!!!

21 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

donasi ekonomi.MOJOK.CO

“Rakyat Bantu Rakyat” Menguat, tapi Jangan Jadi Alasan Pemerintah Lepas Tangan dan Abai Pada Nasib Masyarakat

14 Juli 2026
Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring.MOJOK.CO

Yamaha Gear Ultima, Motor Underrated tapi Tangguh: Andalan Para Ibu Rumah Tangga bahkan Cocok Bagi Bikers Pecinta Touring

12 Juli 2026
Selain ke petugas Sensus Ekonomi, warga desa juga jengah dengan program sensus dari mahasiswa KKN MOJOK.CO

Warga Desa Juga Jengah dengan Sensus dari Mahasiswa KKN: Tak Nemu Gunanya, Tak Srawung tapi Korek Privasi Orang

8 Juli 2026
Tahlilan di desa. MOJOK.CO

Gen Z di Desa Ogah-ogahan Ikut Tahlilan Bikin Cemas Para Tetua: Bisa Hilang Budaya Srawung dan Peduli Tetangga

8 Juli 2026
Beralih dari profesi dokter ke petani di Klaten. MOJOK.CO

Resah Jadi Dokter: Tangani Pasien Petani dengan Keluhan Sama, Pilih Turun ke Sawah demi “Menyembuhkan” Tanah

13 Juli 2026
Seporsi kemenangan kecil yang bisa dirayakan di kehidupan dewasa usai berporsi-porsi kekalahan MOJOK.CO

Menemukan Seporsi Kemenangan yang Layak Dirayakan usai Berporsi Kekalahan dari Kehidupan Dewasa yang Bikin Setengah Gila

7 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.