Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Ambisi Kaesang Rebut Depok 1 dan Sudahi Dominasi PKS

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
17 Juni 2023
A A
kaesang depok mojok.co

Ilustrasi Kota Depok (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Nama putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, ramai jadi perbincangan di media sosial dalam sepekan terakhir. Hal ini terkait isu dirinya yang mengaku ingin terjun ke dunia politik dan maju jadi Wali Kota Depok.

Benar saja, di tengah derasnya rumor ini, melalui kanal Youtube Kaesang Pangarep by GK, ia mendeklarasikan diri untuk maju di Pilkada Depok pada 2024 mendatang.

“Saya Kaesang Pangarep. Saya sudah mendapatkan izin dan restu dari keluarga saya. Insya Allah dengan ini saya siap untuk hadir menjadi Depok pertama,” kata Kaesang, Sabtu (10/6/2023), yang memakai kemeja putih dan peci warna hitam.

Video deklarasi itu juga ia bagikan di Twitter @kaesang_id, yang per hari ini, Kamis (15/6/2023) sudah mendapat 8 ribuan likes dan ratusan komentar. Kebanyakan netizen mengapresiasi dan mendukung langkah Kaesang ini.

Sudah dapat restu

Partai Solidaritas Indonesia, yang selama ini getol meng-endorse Kaesang, menyambut antusias kesiapan Kaesang maju sebagai Depok 1.

“PSI dukung Kaesang,” kata juru bicara PSI, Cheryl Tanzil, Sabtu (10/6/2023) lalu, melansir Detik.

Bahkan, kata Cheryl, PSI bakal menyambut baik Kaesang bila hendak berlabuh di partai yang kini dipimpin Giring Ganesha tersebut. Hal ini karena menurut PSI, Kaesang adalah sosok pemimpin yang diidamkan masyarakat Kota Depok, Jawa Barat, saat ini.

“Kita membuka diri jika Kaesang mau bergabung jadi kader PSI, tapi tentunya keputusan di Mas Kaesang. PSI Berprinsip memberikan dukungan sesuai dengan aspirasi rakyat, dan aspirasi kerinduan sosok pemimpin Depok dari hasil polling tertinggi ada di Kaesang,” tegasnya.

Bahkan, baliho-baliho “Kaesang Depok 1” telah PSI pasang di beberapa titik di Kota Depok.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi sendiri diketahui telah merestui putranya untuk berkompetisi di Pilkada Walikota Depok. Dengan demikian, ini menjadi lampu hijau tersendiri bagi Kaesang.

“Tugasnya orang tua itu merestui dan mendoakan,” kata Jokowi di Kantor BPKP, Jakarta, Rabu (14/6) kemarin.

Kendati sudah mendapat restu dan dukungan, langkah Kaesang untuk menjadi Depok 1 diprediksi tak akan mulus-mulus amat. Ia harus siap menghadapi partai berkuasa di wilayah tersebut, yang mendominasi, dan dalam sejarah Pilkada Depok selalu menang, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Depok kandang PKS

Seperti yang sudah diketahui, PKS jadi satu-satunya partai yang selalu menang dan menempatkan kadernya sebagai walikota Depok, sejak Pilkada Depok pertama pada 2005 dan terakhir 2020. Sampai-sampai, Depok dijuluki sebagai “kandang PKS”.

Dengan demikian, dominasi partai pimpinan Ahmad Syaikhu ini begitu besar di Depok.

Tengok saja, pada Pilkada 2005 pasangan dari PKS Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra berhasil mengalahkan empat pasangan lain.

Saat itu, lawan-lawan Nur Mahmudi-Yuyun meliputi Abdul Wahab Abidin-Ilham Wijaya (Demokrat), Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad (koalisi Golkar-PKB), Yus Ruswandi-Soetadi Dipowongso (koalisi PDIP-PPP), dan Harun Heryana-Farkhan AR (koalisi PAN, PBB, PKPI). Mahmudi-Yuyun berhasil menang dengan 43,9 persen suara.

Lima tahun berselang, Nur Mahmudi kembali maju. Bedanya, pada Pilkada 2010 ini ia menggandeng Mohammad Idris. PKS juga berkoalisi dengan PAN untuk mengusung pasangan tersebut.

Sementara mantan wakil walikota Yuyun Wirasaputra yang menyeberang ke Gerindra berpasangan dengan Pradi Supriatna. Selain itu, terdapat rival lain yang diusung koalisi empat partai: Demokrat, PDIP, Golkar, dan PPP, yakni pasangan Badrul Kama-Agus Supriyanto.

Iklan

Tapi tetap saja, Nur Mahmudi menang mutlak dengan 61,87 persen suara.

Beralih ke 2015, kini giliran Mohamad Idris yang maju sebagai calon walikota. Ia menggandeng mantan rivalnya di Pilkada Depok 2010 lalu, Pradi Supriantna. Pasangan ini didukung oleh koalisi PKS, Gerindra, dan Demokrat.

Di akhir, Idris-Pradi berhasil menang dengan 61,87 persen suara. Mengalahkan rivalnya Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi, diusung PDI-P, PAN, Nasdem, dan PKB, yang meraih 38,13 persen dukungan.

Terakhir, pada Pilkada 2020 lalu, Idris dan Pradi berpisah. Idris tetap diusung PKS—yang berkoalisi dengan Demokrat dan PPP—dan menggandeng Imam Budiharto sebagai pasangannya. Sementara Pradi menggandeng Afifah Alia dan diusung koalisi besar Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, dan PSI.

Meski “dikeroyok”, kandidat dari PKS kembali memenangkan kontestasi. Idris-Imam ditetapkan sebagai pemenang setelah berhasil meraih 55,45 persen suara. Alhasil, kemenangan Idris-Imam membawa PKS sebagai penguasa Depok selama empat periode berturut-turut.

PKS tak gentar

Menanggapi pencalonan Kaesang, juru bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan bahwa partainya tak gentar. Sebab, PKS memiliki segudang modal baik selama memerintah di Kota Depok, termasuk selalu menang di 4 edisi terakhir.

“Wali kota dan wakil wali kota (Depok) itu kader dan anggota kita. Penting untuk menuntaskan agenda perbaikan, pembangunan sehingga kinerja dapat dirasakan langsung masyarakat,” ujarnya.

Sementara sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok Hermanto Setiawan, memastikan partainya tak akan ikut-ikutan mengusung putra Presiden Jokowi itu. Sebab, Kaesang bukan warga yang lahir dan besar di Depok.

Bahkan, Hermanto juga melempar psywar yang menyebut Kaesang sebagai “calon impor”.

“Kalau PKS sendiri, lebih mengutamakan orang Depok, karena dia akan lebih bisa menjiwai dan juga memahami permasalahan yang ada di Kota Depok,” tegasnya urai Hermanto.

Penulis: Ahmad Effendi
Editor: Purnawan Setyo Adi

BACA JUGA Kaesang All Out ke Politik: Incar Depok, Solo, atau Sleman?

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2023 oleh

Tags: depokkaesang pangarepwali kota depok
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Ngekos di Kecamatan Beji Membuka Mata dengan Sisi Gelap Mahasiswa Depok.MOJOK.CO

Ngekos di Kecamatan Beji Bikin Membuka Mata dengan Sisi Gelap Mahasiswa Depok

9 Mei 2025
10 Tanda Kamu Sudah Muak dengan Kota Depok dan Ingin Pindah MOJOK.CO

10 Tanda Kamu Sudah Muak dengan Kota Depok. Segera Pindah Sebelum Kamu Jadi Gila dan Menua di Jalanan

6 September 2024
bisnis online.MOJOK.CO

Pengalaman Menyelamatkan Toko Puluhan Tahun Warisan Keluarga dengan Bisnis Online, Cuan Jadi Berlipat

9 Agustus 2024
Kos Kutek Depok, Saksi Rusaknya Mahasiswa UI di Perantauan, Bikin Susah Warga dan Orang Tua.MOJOK.CO

Kos Kutek Depok, Saksi Rusaknya Mahasiswa UI di Perantauan, Bikin Susah Warga dan Orang Tua

30 Juni 2024
Dukuh Sanggrahan, Daerah Termaju di Condongcatur yang Jadi Saksi Muramnya Nasib Para Pekerja Jogja.MOJOK.CO

Dukuh Sanggrahan, Daerah Termaju di Condongcatur yang Jadi Saksi Muramnya Nasib Para Pekerja Pakuwon Mall Jogja

19 Juni 2024
Lolos UI setelah Gagal UTBK, Awal Bangga kini Mumet karena Skripsi MOJOK.CO

Lolos Jurusan Sulit di UI setelah Gagal UTBK, Awalnya Bangga Kini Mumet dan Nangis Terus karena Skripsinya Susah

18 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

fisiologi pohon, walhi kerusakan lingkungan mojok.co

Hadapi Krisis Iklim, Ilmu Fisiologi Pohon Jadi Kunci Selamatkan 12 Juta Hektare Lahan Kritis

13 Agustus 2026
Apem ya qowiyyu: kue apem khas Jatinom Klaten berusia 400 tahun. Bukan sekadar warisan kuliner tradisional tapi simbol kesalehan sosial MOJOK.CO

Apem Ya Qowiyyu: Kue Khas Jatinom Klaten Berusia 400 Tahun, Bukan Semata Warisan Kuliner tapi Kesalehan Sosial

10 Agustus 2026
Tercatat 1 juta lulusan S1 (sarjana) jadi pengangguran hingga terjebak pinjol karena hidup konsumtif MOJOK.CO

1 Juta Sarjana Jadi Pengangguran hingga Terpaksa Pinjol untuk Biaya Konsumtif, Apa yang Harus Pemerintah Lakukan?

11 Agustus 2026
Tinggal di kos dekat kampus niat cari kemudahan di awal menjadi mahasiswa baru (maba), malah jadi pemicu konflik sosial yang merepotkan diri sendiri MOJOK.CO

Kos Dekat Kampus Memang Beri Kemudahan, Tapi Jadi Pemicu Rangkaian Konflik Sosial yang Merepotkan Diri Sendiri

10 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.