Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

7 Hal yang Bikin Netizen Muntab dalam Kasus Novia Widyasari

Bahkan tagar yang berhubungan dengan kasus Novia Widyasari selalu trending di Twitter.

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
5 Desember 2021
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Netizen sangat layak muntab dengan kasus kematian Novia Widyasari. Apalagi kalau mengingat 7 hal ini.

Beberapa hari ini, netizen Indonesia sedang melampiaskan rasa dahaga atas keadilan terhadap almarhum Novia Widyasari (23). Segala macam postingan di semua platform media sosial membanjiri lini masa. Semua saling berkontribusi mengungkap sedikit demi sedikit membuka fakta-fakta kasus Novia Widyasari.

Iklan

Bahkan tagar yang berhubungan dengan kasus Novia Widyasari selalu trending di Twitter. Dari mulai #savenoviawidyasari, #noviawidyasari, #diperkosa, sampai #oknum. Kemarahan netizen ini bisa sangat dimengerti, apalagi jika kita berkaca pada 7 hal di bawah ini.

Pelaku adalah anggota polisi

Apes bener ini institusi polisi, citra belum juga balik jadi lebih baik, kasus ini membuka lagi postingan populer “satu hari satu oknum”.

Adalah Bripda Randy Bagus yang jadi bulan-bulanan netizen karena dianggap menjadi penyebab bunuh diri Novia Widyasari. Ada dugaan pemerkosaan yang mengakibatkan korban sampai harus hamil dua kali dan si Randy tidak mau bertanggung jawab. Bahkan sampai ada dugaan si Randy meminta korban untuk melakukan aborsi.

Sekarang coba bayangin, tanpa Randy Bagus sebagai seorang anggota polisi pun, setiap manusia yang berjalan di planet ini tentu bakal marah luar biasa dengan sikap pelaku. 

Lah, ini kok ya ndilalah Randy adalah seorang anggota kepolisian dengan latar belakang keluarga berada (ada dugaan anggota keluarga Randy punya relasi dengan pejabat atau malah pejabat langsung).

Efek ganda inilah yang lantas membuat kasus ini jauh lebih besar daya ledaknya. Ya apalagi karena pelaku ternyata seorang aparat yang “SEHARUSNYA” mengawal hukum, tapi malah melanggar hukum. Pantas sudah kalau netizen Indonesia makin mencak-mencak.

Harus memakai delik viral dulu

Kalau di dunia hukum normal hanya mengenal dua delik; yakni delik aduan dan delik biasa, maka di negeri Wakanda satu ini ada satu delik lagi yang jauh lebih berfungsi, yaitu: delik viral.

Sebelum kasus Novia Widyasari ini mengemuka (karena yang bersangkutan akhirnya memilih bunuh diri), korban sudah melaporkan kasus pemerkosaan oleh pacarnya ini ke aparat yang berwajib.

Hanya saja laporan ini tak ada respons. Malah yang terjadi justru sebaliknya, menurut kronologi dari pihak korban sebelum meninggal, korban balik diteror dari pihak pelaku. Teror ini bahkan sampai menyangkut pada adanya dugaan upaya pelaksanaan aborsi dari pihak pelaku.

Sayangnya, segala macam rentetan kejahatan ini baru direspons oleh kepolisian kita—bahkan Kapolri sampai turun tangan—justru ketika viral dan keadaan sudah-sudah sangat terlambat.

Keluarga meminta netizen memahami pelaku yang juga manusia

Kemarahan netizen memang sudah ada di ubun-ubun. Apalagi membaca curhatan korban yang sudah menyebar di mana-mana. Tambah muntab lagi ketika salah satu pesan WhatsApp perwakilan dari keluarga Randy seperti dibawah ini:

Ini no Randy bagus hari Sasongko kah?
Gambar dpt dr Facebook. 🙊
Wkwkwkwk#noviawidyasari pic.twitter.com/L7EwuCuoW0

— Social Media is a drug. (@iamprincessdaw) December 5, 2021


 

Iklan

Curhatan korban lewat jejak digital belum diseriusi penegak hukum

Salah satu hal yang membuat netizen “cukup mudah” merangkai kasus di balik kematian Novia Widyasari adalah yang bersangkutan ternyata merupakan pengguna media sosial yang aktif.

Segala macam curhatnya kerap mecungul keluar dan dibeberkan oleh beberapa netizen yang mengaku kenal dengan korban. Masalahnya, “pengakuan-pengakuan” yang berserakan di timeline ini belum juga diseriusi oleh penegak hukum sebagai petunjuk yang bisa dipakai.

Pelaku tidak dijerat dengan pasal pemerkosaan

Bripda Randy Bagus sampai saat ini memang sudah ditangkap. Hanya saja Bripda Randy sepertinya akan sulit untuk dijerat dengan pasal-pasal pemerkosaan. Dalam rilis kepolisian, Bripda Randy hanya akan dikenai pidana umum dalam pasal aborsi.

Hal ini tentu bikin netizen makin geram karena curhatan-curhatan Novia Widyasari menunjukkan kalau Bripda Randy juga diduga melakukan pemerkosaan dan pemaksaan aborsi ke pacarnya itu seolah belum digunakan untuk menjerat pelaku.

Press rilis Kepolisian tunjukkan aborsi seolah dilakukan melalui kesepakatan korban

Dengan mengenakan pasal aborsi, kepolisian terkesan seperti menormalisasi perbuatan Bripda Randy. Bahkan dalam skema jeratan pasal aborsi ini, kronologi yang dijelaskan melalui rilis kepolisian terkesan Novia Widyasari dan Randy Bagus seolah-olah bersepakat melakukan aborsi.

”Kami dapatkan juga satu bukti, bahwa korban selama pacaran sampai kemarin (sebelum bunuh diri), sudah melakukan tindakan aborsi bersama yang dilaksanakan pertama pada Maret 2020 dan Agustus 2021,” kata Brigjen Slamet.

Padahal ada banyak petunjuk-petunjuk dari postingan korban sebelum melakukan bunuh diri bahwa praktik aborsi ini juga ada unsur pemaksaan. Hal yang tentu bikin netizen makin muntab.

Dari press rilis pula Kepolisian terkesan ikut menyalahkan korban

“Kemudian keduanya melakukan hubungan layaknya suami istri yang terjadi mulai 2020 hingga 2021, yang dilakukan di wilayah Malang yang dilakukan di kos maupun di hotel,” demikian press rilis yang disebar kepolisian.

Pernyataan ini otomatis semakin membuat netizen ramai-ramai mengkritik kepolisian karena dianggap tidak memerhatikan dugaan terjadinya pemerkosaan yang dilakukan Bripda Randy ke Novia Widyasari.

BACA JUGA Dunia Novia Widyasari, Dunia yang Sesak oleh Keterpaksaan dan ESAI lainnya.

Terakhir diperbarui pada 5 Desember 2021 oleh

Tags: aborsiNovia WidyasarioknumpemerkosaanPolisirandy
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran.MOJOK.CO
Tajuk

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran

22 Juni 2026
rkuhap, kuhap, polisi.Mojok.co
Fragmen

Catatan Kritis KUHAP (Baru) yang Melahirkan Polisi Tanpa Rem Hukum, Mengapa Berbahaya bagi Sipil?

19 November 2025
Ortu kuras tabungan buat anak jadi polisi malah kena tipu. Sempat bikin stres tapi kini bersyukur tak jadi sasaran amuk tetangga MOJOK.CO
Ragam

Ortu Kuras Tabungan buat Anak Jadi Polisi malah Kena Tipu “Intel”, Awalnya Stres tapi Kini Bersyukur

6 September 2025
Polisi gelontorkan uang banyak untuk gas air mata yang digunakan dalam demo. MOJOK.CO
Kabar

Saat Duit Rakyat Hanya Dipakai buat Membeli Gas Air Mata Kadaluwarsa oleh Polisi

31 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

Yamaha Aerox Alpha 2025, Matik Terbaik untuk Anak Muda dan Jawaban Terbaik dari Yamaha yang Menolak Tunduk pada Stigma Jamet yang Salah Alamat

29 Juni 2026
Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

30 Juni 2026
Ujian keuangan di kota perantauan gara-gara masalah tidak terduga yang datang keroyokan, bikin gagal punya tabungan MOJOK.CO

Ujian Keuangan di Kota Perantauan: Bikin Mumet dan Gagal Nambah Tabungan Gara-gara Masalah yang Datang Keroyokan

24 Juni 2026
Umbul Wadon Plunyon, Kalikuning. MOJOK.CO

Umbul Wadon: Jantung Air Kota Jogja di Balik Panorama Indah Plunyon Kalikuning yang Terkesan Seram

26 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.