Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Membedah Doktrinasi Sesat Kentut Bau Itu Selalu Nggak Berbunyi

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
13 Februari 2020
A A
kentut bau kentut berisik pengasil kentut black cannary bahaya kentut mengatasi bau kentut penyebab bau kentut cara agar kentut tidak berbunyi

kentut bau kentut berisik pengasil kentut black cannary bahaya kentut mengatasi bau kentut penyebab bau kentut cara agar kentut tidak berbunyi

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Saya selalu berharap dipertemukan dengan orang yang memberikan doktrin sesat tentang kentut bau. Katanya semakin kenceng kentutnya, maka semakin nggak bau. Hilih! Saya akan mendebatnya secara langsung.

Akui saja, semua orang pasti kentut. Sebagai sebuah kegiatan wajib manusia, kentut sampai sekarang masih tidak dihormati. Gas yang keluar dari tubuh seperti sendawa, bersin, batuk masih bisa dimaklumi. Sementara kentut, sungguh tenggelam jauh dalam lembah nista. Apa lagi kentut bau, kerak neraka!

Ada pepatah yang mengatakan “If it’s smelly, it won’t be noisy.”

Sebuah pepatah yang akhirnya jadi doktrin mendarah daging di seluruh sudut terkelam dunia. Padahal kebenarannya belum tentu valid. Bisa jadi, ini awalnya hoaks yang disebarkan buzzer menjelang pilpres lho, siapa tahu….

Orang yang menghasilkan kentut berisik dianggap layaknya fakboi penggombal. Ujung-ujungnya cuma ditabok. Kebanyakan korban kentut berisik ini sebal dengan polusi suara yang datang tanpa diundang. Mengumpat pun bisa jadi solusi bagi korbannya. Tapi mereka selalu lupa kalau kentut berisik juga bisa menghasilkan polusi bau yang tidak kalah pekatnya. Mereka sudah terdoktrinasi kalau kentut bau memang biasanya nggak berisik.

Asal kalian tahu, kentut bau atau tidak bau itu sebenarnya tergantung dari banyak faktor. Makanan berserat tinggi yang kalian konsumsi, obat-obatan yang membunuh bakteri baik, hingga susah buang air besar bisa menyebabkan kentut semakin busuk.

Sementara itu, bagaimana otot-otot di sekitar daerah pelepasan kentut itulah yang memengaruhi bunyi kentut. Semakin besar bukaannya, maka semakin kalem kentutnya. Kalau semakin kencang dan tegang otot-otonya, maka bikin bukaan kentut semakin sempit dan bunyinya makin nyaring.

Selain itu, volume gas yang kalian hasilkan juga berpengaruh. Kalau semua gas dalam perut mendadak ingin mendobrak untuk dibebaskan, sudah pasti bunyinya makin kencang. Coba sekali-kali pantatnya dipasangin toa, nisacaya….

Nah, berdasarkan analisis di atas, sebenarnya antara kentut bau dan kentut berisik nggak ada hubungannya. Nggak semua kentut bau dihasilkan dari kentut yang kalem, dan nggak semua kentut berisik itu bebas bau.

Istilah silent but deadly kentut itu sudah nggak relevan saya kira. Kecuali jika pada kondisi-kondisi tertentu.

Begini, Dr. Rice sebagai ahli perkentutan duniawi menjelaskan kalau memang benar adanya doktrinasi kentut bau adalah yang tidak berbunyi. Tapi anggapan ini jangan selalu dijadikan patokan. Kentut tanpa bunyi yang berbau busuk ini dihasilkan dari orang-orang yang sedang menahan pup. Gas yang dekat dengan pup tentu saja punya bau yang mirip.

Kehadiran pup yang sudah seharusnya dibebaskan tapi masih ditahan menghambat aliran gas di bawah sana. Padahal saat itu, otot-otot sudah terbuka lebih lebar untuk bersiap meluncurkan benda-benda buangan. Akibatnya, gas yang nggak seberapa itu dilepaskan melalui sebuah pintu yang sudah agak terbuka. Hasilnya, no sound.

Demi menolak doktrinasi kentut bau=tanpa suara, kalian punya misi. Mulai sekarang jangan keburu tenang saat mendengar seorang kawan kentut secara sembrono, yang menghasilkan suara merdu layaknya Black Cannary. Tunggulah beberapa saat, jika kentut bau turut mengiringi suara berisik itu, maka silakan kecup dinding pankreas kawan kalian. Sambil berbisik, “Bangke!”

BACA JUGA Kenapa, sih, Patah Hati Itu Rasanya Sakit Banget? atau artikel lainnya di PENJASKES.

Terakhir diperbarui pada 13 Februari 2020 oleh

Tags: kentut baukentut berisikKesehatan
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

tindihan.MOJOK.CO
Ragam

Menemui Orang yang Pernah Tindihan: Kehadiran Sosok Hitam hingga Penjelasan Ilmiahnya

26 Desember 2023
obat gusi bengkak.mojok.co
Kesehatan

5 Obat Gusi Bengkak yang Cepat Meredakan Ngilu

21 Oktober 2023
Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan
Video

Butet Kartaredjasa X Dokter Oei Hong Djien: Tembakau, Lukisan, dan Jerohan

12 Juli 2023
KTR Malioboro.MOJOK.CO
Kilas

Kasus Covid-19 di DIY Meningkat Tajam, Segera Vaksinasi Masyarakat Berisiko Tinggi

2 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Peserta nyentrik gowes ke Klaten untuk ikut KLIC Fest 2026. MOJOK.CO

“Onthelis” dari Nusantara Rela Gowes Berhari-hari dengan Sepeda Tua Guna Misi Kebudayaan yang Memukau Para Bule

3 Juni 2026
Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Derita Bisnis Laundry: Cuan 15 Juta Hilang karena Kebodohan MOJOK.CO

Pengalaman Bisnis Laundry yang Cukup Menyedihkan, Berharap Cuan Besar 15 Juta per Bulan tapi Cuma Dapat 3 Juta: Boncos karena Kebocoran-Kebocoran Sepele

4 Juni 2026
Usai lulus SMA jadi fotografer di Kota Lama Surabaya. MOJOK.CO

Jadi Fotografer Lepas di Kota Lama Surabaya usai Lulus SMA, Gaji Tak Seberapa asal Bisa Menabung untuk Masa Depan yang Lebih Cerah

4 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.