Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Penjaskes

Meditasi: 10 Menit Nggak Ngapa-ngapain Demi Hidup yang Namaste

Redaksi oleh Redaksi
16 Maret 2019
A A
meditasi-menyendiri-mojok
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setiap hari disuruh bekerja, otak lama-lama capek dan bisa meledak juga. Sekali-kali otak juga butuh berhenti dan nggak ngapa-ngapain dengan meditasi.

Kita hidup di zaman yang sangat sibuk. Semua orang dituntut untuk melakukan sesuatu atas nama kapitalisme produktivitas. Karena semua orang sibuk seperti itu, kita merasa bersalah jika bersantai dan nggak ngapa-ngapain karena kita berpikir bahwa bersantai dan nggak ngapa-ngapain adalah bentuk kemalasan yang akan menghabiskan waktu produktif kita.

Produktivitas kemudian menjadi candu. Penginnya ketika sudah berhasil mengerjakan sesuatu, kita segera ingin mengerjakan hal baru karena ketika menyelesaikan sesuatu, kita mendapatkan perasaan bahagia. Akhirnya, hidup dihabiskan dengan kerja kerja kerja kayak Pak Jokowi. Padahal, tanpa kita sadari, dengan berpikir seperti itu kita sedang menyiksa diri kita sendiri.

Kerja terus itu bahaya lho. Selain kehilangan waktu untuk yang-yangan, kerja juga bikin badan kelelahan, pikiran nggak karuan, dan yang lebih parah adalah otak bisa meledak karena dipakai kelamaan.

HAH OTAK MELEDAK???

Stress, nggak bisa tidur, perasaan cemas, panik, dan pikiran-pikiran negatif (yang jika dibiarkan) berujung pada depresi adalah tanda otak sedang meledak!!11!

Hayoloh, sadar nggak kalau selama ini kita jahat sama otak kita?

Selain dipaksa mikirin kerjaan, kita juga sering bikin otak mikirin hal yang melelahkan kayak mikirin penyesalan-penyesalan di masa lalu, berandai-andai terhadap sesuatu, sampai mikirin masa depan yang entah kenapa selalu keliatan surem dan menyeramkan.

Dan gara-gara disuruh mikir terus kayak gitu, kita nggak pernah ngasih waktu untuk otak supaya bisa istirahat.

Buktinya, coba ingat-ingat kapan terakhir kali kalian nggak ngapa-ngapain? Yang beneran nggak ngapa-ngapain loh ya…

…..bukan chattingan, internetan, ngelamun, atau gogoleran.

Nggak ngapa-ngapain selain bernafas.

Bernafas juga bukan sembarang bernafas. Tapi bernafas yang benar-benar bernafas (???) Yang kita bisa merasakan udara masuk ke dalam hidung lalu keluar dari mulut. Ngerasain perut kita kembang kempis, otot-otot yang lebih rileks setiap menghembuskan nafas, dan ngerasain detak jantung dan suara-suara yang ada di sekitar kita.

Hah nggak pernah? Ya ampun kasihan banget otak kamu… Selama ini berarti dia nggak pernah dapat istirahat.

Iklan

Dasar manusia jahat. Otak tuh butuh istirahat tahu!!1!

Sama kayak kita yang butuh tidur supaya bisa fresh lagi, otak juga butuh nggak ngapa-ngapain supaya bisa balikin energi, balikin focus, dan perasaan tenang ketika nanti disuruh kerja lagi. Kalau kamu suruh dia kerja kerja kerja mulu ya siap-siap aja otakmu bakal meledak! Hiii serem.

Emangnya gimana sih caranya bikin otak istirahat? Ya dengan meditasi dong~ IYAA MEDITASI~ IYAA KAMU BISA MEDITASI MESKIPUN KAMU BUKAN ORANG BUDDHA~

Emangnya ngapain sih meditasi itu?

Meditasi itu… ya “nggak ngapa-ngapain” itu tadi wqwq.

Kalau kamu pengin meditasi, kamu cuman perlu duduk dan bernafas aja. Duduknya nggak harus bersila kayak biksu-biksu di film China kok. Habis itu tutup mata dan bernafas seperti biasa. Dan untuk menjaga otak tetap sehat sentosa, kamu cuman perlu 10 menit dalam sehari untuk melakukan meditasi ini.

Kalau kamu kesulitan buat duduk dan nggak ngapa-ngapain sendiri—dan bingung sebenarnya nggak ngapa-ngapain itu ngapain (??) atau malah udah coba meditasi tapi malah ngantuk dan ketiduran, kamu bisa coba meditasi dengan aplikasi yang akan membantu kamu melakukan meditasi yang baik dan benar.

Ada banyak penelitian yang menunjukan manfaat meditasi. Mulai dari bikin pikiran lebih tenang, sampai mengurangi stress dan kecemasan.

Dan kalau kamu melakukan meditasi secara berkala, meditasi juga bisa membantu kamu nggak merasa menderita ketika lagi kesakitan secara fisik.

Eh seriusan lho, banyak pasien kanker yang jadi baikan berkat meditasi. Meditasi juga terbukti jadi cara mengobati ketergantungan terhadap obat-obatan dan membantu orang-orang yang punya masalah kesehatan mental.

Dan bagian terbaik dari melakukan meditasi adalah kita jadi punya pengalaman “living in the present“. Merasakan semua hal yang terjadi saat ini—detik ini, tanpa diinterupsi pikiran-pikiran masa lalu atau masa depan.

Kalau kamu ngerasa kesulitan untuk lupain si mantan karena keingetan kenangan-kenangan indah yang dulu kalian lalui bersama, coba deh meditasi, siapa tahu kamu jadi bisa ngelupain kenangan indahnya—dan jadi keingetan hal hal jahat apa yang udah pernah dia lakukan. Kalau udah kayak gitu kan tanpa berusaha aja kita udah pengin lupa HAHAHAHA.

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2019 oleh

Tags: kesehatan mentalkurang piknikliving in the presentmeditasimindfulness
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Ngekos setelah menikah, ngekos di jogja, kesehatan mental.MOJOK.CO
Sehari-hari

Memilih Ngekos Setelah Menikah daripada Tinggal Bareng Ortu-Mertua, Finansial Memang Empot-empotan tapi Kesehatan Mental Aman

16 Februari 2026
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO
Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

15 Februari 2026
Sojourn, alunan laut tenang dari Kelana Swara Ambarrukmo yang beri ketenangan saat meditasi di perbukitan Menoreh MOJOK.CO
Sehari-hari

Sojourn: Alunan Laut Tenang dari Kelana Swara Ambarrukmo, Beri Rasa Lega usai Menepi dari Rutinitas Melelahkan

11 Februari 2026
Gema bahagia di Film "Tinggal Meninggal".MOJOK.CO
Catatan

Film “Tinggal Meninggal” Bukan Fiksi Biasa, tapi Realitas Sosial Orang Dewasa yang Caper agar Diakui di Lingkaran Pertemanan

3 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

mudik gratis Lebaran dari Pertamina. MOJOK.CO

Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya

19 Maret 2026
Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Bukan Cuma Gaji Kecil, Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja Juga Mesti Siap dengan Budaya Pekewuh yang Memperlambat Kerjaan Mojok.co

Penyesalan Pindah Kerja dari Jakarta ke Jogja: Selain Gaji Kecil, Budaya Pekewuh Ternyata Memperlambat Kerjaan

22 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

20 Maret 2026

Video Terbaru

Catatan Tan Malaka tentang Perburuan Aktivis 1926 yang Terlupakan

100 Tahun Naar De Republiek: Catatan Gelap Tan Malaka

20 Maret 2026
Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

Agus Mulyadi dan Segala Obrolan Receh yang Kebablasan Jadi Reflektif

20 Maret 2026
Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.