Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Layung Senja: Meditasi Lepas Penat di Kawasan Candi Borobudur, Mendengar Suara Alam yang Kerap Terabaikan

Redaksi oleh Redaksi
15 Februari 2026
A A
Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang MOJOK.CO

Ilustrasi - Layung Senja: meditasi melepas kepenatan di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang. (Indra Dewa/Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mojok.co – InJourney Destination Management (IDM) baru saja menghadirkan Layung Senja edisi perdana, yakni sebuah inisiatif pertunjukan musik di kawasan destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, 14 Februari 2026.

Candi Borobudur sebagai wellness tourism dan jawaban untuk kebutuhan wisatawan modern

Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur, menjelaskan bahwa kehadiran Layung Senja merupakan respons terhadap kebutuhan wisatawan modern yang mencari kualitas dan kedalaman makna di sebuah destinasi.

Iklan

“Layung Senja lahir dari komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman menikmati musik yang intim dan menenangkan,” jelas Gistang.

“Di sini, musik tidak sekadar pertunjukan, tetapi juga sebagai media meditasi diri. Hal ini sejalan dengan identitas kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang, yang lekat dengan spiritual dan mindfulness (wellness tourism),” sambungnya.

Layung Senja edisi perdana ini menyuguhkan kolaborasi duo elektronik eksperimental asal Bandung: Bottlesmoker, dengan praktisi sound healing profesional: Wiwit Sebrina.

Kolaborasi keduanya menjadi sebuah eksperimentasi audio-visual yang mempertemukan bunyi digital synthesizer dengan nada vibrasi alam yang menciptakan pengalaman wellness yang imersif. Hasilnya, tercipta sebuah repertoar yang naratif, menenangkan, dan reflektif.

Mendengar suara makhluk hidup yang kerap terabaikan

Untuk diketahui, Bottlesmoker (beranggotakan Ryan Adzani (Nobi) dan Anggung Suherman (Angkuy)) merupakan grup elektronik eksperimental dari Bandung yang berdiri sejak 2005. Melalui pendekatan yang mereka sebut sebagai bio plant sonic frequencies, Bottlesmoker tidak sekadar memainkan instrumen, melainkan menerjemahkan kehidupan biologis tanaman menjadi komposisi musik.

Dalam proses kreatifnya, Bottlesmoker merekam gerakan mikroskopis tanaman dan menerjemahkannya melalui perangkat audio menjadi data musikal yang kompleks. Variabel biologis tanaman dikonversi menjadi lima kategori teknis: nada, tangga nada (mayor/minor), tempo, pitch, dan velocity (tekanan suara).

Hasilnya adalah paduan synthesizer dan bunyi alam, antara lain desau angin, cuitan burung, gemericik air yang menghasilkan frekuensi 200–1000 hertz. Rentang frekuensi ini menurut penelitian mampu menstimulasi gelombang otak untuk relaksasi mendalam.

“Konsep bio plant sonic frequencies adalah tentang mendengarkan suara makhluk hidup yang sering kali terabaikan. Ketika frekuensi bunyi tanaman ini diperdengarkan di lingkungan wisata Candi Borobudur, Megalang, yang hening dan magis, resonansinya menjadi jauh lebih kuat,” jelas Angkuy.

“Kami merasa ini adalah panggung yang paling tepat untuk eksperimen bio sonik ini, di mana teknologi bisa menjadi jembatan bagi manusia untuk kembali terhubung dengan alam dan dirinya sendiri,” tambahnya.

Crystal singing bowls berlatar Candi Borobudur: perpaduan untuk melepas kepenatan urban

Melengkapi tekstur elektronik organik dari Bottlesmoker, Wiwit Sebrina memandu audiens menyelami kedalaman batin melalui crystal singing bowls. Wiwit menghadirkan dimensi terapi suara yang difokuskan pada pelepasan trauma dan ketegangan emosional.

Sesi ini dirancang secara khusus untuk memandu peserta melepas stres melalui vibrasi frekuensi tinggi. Getaran crystal bowls mampu menyelaraskan kembali energi tubuh, mendukung regenerasi sel, dan membawa gelombang otak peserta menuju kondisi meditatif yang dalam.

“Vibrasi frekuensi tinggi yang dihasilkan oleh crystal bowls dipercaya mampu menyelaraskan kembali energi tubuh dan membawa gelombang otak peserta menuju kondisi meditatif yang dalam,” jelas Wiwit Sebrina.

Iklan

Berlatar kemegahan Candi Borobudur, Magelang, saat matahari terbenam, Layung Senja menjanjikan pengalaman audio-visual yang imersif (suasana bisa dilihat di sini). Perpaduan antara ambient electronic, field recordings, dan getaran akustik healing bowls ini diharapkan dapat membasuh kepenatan urban, memberikan rasa tenang yang reflektif dan mendalam bagi setiap pendengarnya.

“Kolaborasi ini menciptakan sebuah ekosistem bunyi di mana musik tidak hanya hadir sebagai hiburan audio, tetapi sebagai katalisator untuk regenerasi sel dan penyembuhan batin,” pungkasnya.***(Adv)

BACA JUGA: Sojourn: Alunan Laut Tenang dari Kelana Swara Ambarrukmo, Beri Rasa Lega usai Menepi dari Rutinitas Melelahkan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2026 oleh

Tags: borobudurcandi borobudurmagelangmeditasimeditasi di borobudurwellness tourismwisata magelang
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO
Eksplor

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026
Arca Unfinished Buddha yang ada di Candi Borobudur. MOJOK.CO
Kilas

Ketika Patung “Cacat” Buddha di Lapangan Kenari Borobudur Justru Jadi Pusat Spiritual dan Magnet Doa Saat Waisak

27 Mei 2026
Melihat semarak event lari Tidar Borobudur 10K yang diikuti 8000 pelari, Magelang punya potensi jadi jujukan sport tourisme MOJOK.CO
Kilas

Rute Lari Sejuk dan Nyaman di Magelang, Jadi Destinasi Sport Tourism seperti Tidar Borobudur 10K yang Diminati Banyak Orang

24 Mei 2026
Aksi tanam 100 pohon gayam di sekitar Candi Borobudur, Magelang. MOJOK.CO
Eksplor

Hubungan Istimewa di Balik Pohon Gayam sebagai “Tanaman Peneduh” dan Candi Borobudur

23 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terima penghargaan karena pembinaan UMKM dan ekonomi kreatif di Jateng MOJOK.CO

Pengakuan “Tokoh Penggerak” di Balik Ribuan UMKM dan Ekonomi Kreatif Jateng yang Tumbuh Pesat

12 Juni 2026
Percepatan sertifikasi tanah wakaf di Jawa Tengah (Jateng): kesadaran pentingnya tanah dengan sertifikat MOJOK.CO

Kesadaran Sertifikasi Tanah Wakaf Warga Jateng Tertinggi Nasional, Karena Sertifikat Tempat Ibadah Penting agar Tak Jadi Masalah

16 Juni 2026
Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur MOJOK.CO

Catatan Dokter tentang Jalan Lintas Sumatera: Jangan Jadikan Jalinsum Jalur Cepat Menuju Liang Kubur

15 Juni 2026
Jika kantin sekolah dilibatkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), maka bisa meningkatkan efektivitas dan memberi dampak ekonomi nyata. MOJOK.CO

Jika Kantin Sekolah Dilibatkan MBG: Bisakah Tekan Anggaran dan Apa Dampaknya bagi Ekonomi Warga?

17 Juni 2026
Wisata Plunyon Kalikuning Yogyakarta. MOJOK.CO

Ekspektasi Menikmati “Lantai Dua Jogja” di Plunyon Kalikuning Rusak karena Ulah Jamet dan Beberapa Spot yang Tak Terawat

15 Juni 2026
Punya rumah dengan gazebo di halaman: tempat terbaik untuk me time hingga deep talk MOJOK.CO

Punya Gazebo di Halaman: Meski Rumah Tak Megah tapi Bikin Betah karena Jadi Spot Terbaik Relaksasi dan Macam-macam Fungsi

18 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.