Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Vixion R, Tamat Riwayatmu Kini: Ketika Motor Terbaik Yamaha Mati karena Perubahan Zaman

Alan Kurniawan oleh Alan Kurniawan
6 Januari 2026
A A
Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman MOJOK.CO

Ilustrasi Vixion R, Motor Terbaik Yamaha yang Mati karena Zaman. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ketika Gen Z mengubah arah pasar

Hari ini, Gen Z yang menggerakkan pasar sepeda motor. Mereka generasi yang tumbuh dengan ritme hidup cepat, serba ringkas, dan serba praktis. Prioritas mereka jelas: irit, mudah dikendarai, tidak ribet, dan nyaman di semua kondisi. Motor matik tampil sebagai jawaban yang nyaris sempurna.

Motor matic menjawab semua kebutuhan itu dengan cara yang elegan. Tidak perlu kopling, bagasi luas, dan konsumsi BBM bersahabat. 

Iklan

Mau memakainya untuk harian, macet-macetan, mau sekadar ke warung atau kantor, semuanya terasa masuk akal. Dan soal tampilan, motor matik sekarang bukan lagi motor “yang penting jalan”, tapi justru jadi etalase gaya hidup.

Lihat saja Fazzio dan Filano yang bermain di ranah retro-modern. Honda Scoopy dan Genio yang sejak awal memang lahir untuk anak muda urban. Lalu Vespa matik, yang bukan cuma alat transportasi tapi sudah menjelma menjadi simbol status. Para pabrikan menjual motor ini bukan cuma sebagai kendaraan, tapi sebagai identitas. 

Oleh sebab itu,, motor matik bukan lagi pilihan rasional semata, tapi pilihan emosional dan sosial. Vixion R menderita karena kondisi zaman.

Vixion R dan status sporty yang kehilangan habitat

Di hadapan realitas seperti itu, Vixion R otomatis berada di posisi sulit. Ia menawarkan sensasi berkendara saat pasar justru mencari kemudahan hidup. Vixion R meminta keterlibatan penuh, sementara mayoritas pengguna ingin serba instan. Ini bukan kesalahan Vixion R, tapi tanda bahwa habitatnya memang mulai menyempit.

Fenomena ini tidak berdiri sendiri. Motor bertanki, terutama yang berkarakter sporty, memang sedang kehilangan tempat. Dulu, motor sport adalah simbol naik kelas. Sekarang, ia lebih sering jadi simbol idealisme. Orang membelinya karena suka, bukan karena perlu. Dan segmen idealis seperti ini, sayangnya, semakin kecil.

Bukan salah motornya, tapi salah zaman

Kita perlu menggarisbawahi bahwa berhentinya Vixion R bukan karena Yamaha gagal membuat motor bagus. Justru sebaliknya. Motor ini terlalu jujur dengan karakternya. Ia tidak berpura-pura praktis, tidak mencoba jadi motor matik, dan tidak ikut-ikutan tampil gaya demi pasar. Ia tetap menjadi motor sport sampai akhir hayatnya.

Yamaha jelas membaca arah angin. Mempertahankan Vixion R di tengah tren pasar yang terus menjauh hanya akan jadi beban. Secara bisnis, keputusan menghentikan penjualannya masuk akal. Secara emosional, tentu ada rasa kehilangan, terutama bagi mereka yang tumbuh bersama nama besar Vixion.

Tamat, tapi tidak pernah gagal

Tamatnya riwayat Vixion R bukan kisah kegagalan. Ini kisah tentang perubahan selera. Tentang bagaimana motor yang dulu jadi simbol prestise kini kalah oleh kebutuhan hidup yang lebih praktis. Dan di dunia yang semakin pragmatis, kejujuran karakter sering kali memang harus mengalah.

Vixion R sudah menjalani perannya dengan terhormat. Ia pernah jadi patokan dan idaman. Tidak semua motor harus berumur panjang. Ada yang cukup dikenang.

Kini, Vixion R mungkin hampir tidak lagi terpajang di showroom dan hanya menghabiskan sisa stok. Tapi ia akan tetap hidup di jalanan dan di ingatan para pemiliknya.

Penulis: Alan Kurniawan

Editor: Yamadipati Seno

Iklan

BACA JUGA Yamaha Vixion: Motor yang Mudah Dicintai, tapi Mudah Juga Ditinggalkan dan catatan menarik lainnya di rubrik OTOMOJOK.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: motor yamahaVixionVixion Rvixion r matiyamahayamaha vixion
Alan Kurniawan

Alan Kurniawan

Jebolan lama UKSW Salatiga, yang garis takdirnya membawanya menjadi auditor di salah satu perusahaan otomotif terkemuka di (masih) Ibu Kota Jakarta. Seorang petrolhead garis keras yang sesekali menumpahkan isi kepalanya ke ruang-ruang sunyi di internet.

Artikel Terkait

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Hadirkan Rasa Takut MOJOK.CO
Otomojok

Yamaha Jupiter Z, Motor Sakral yang Menghadirkan Rasa Takut tapi Ternyata Menjadi Simbol Perjuangan yang Tak Pernah Diceritakan

7 Mei 2026
Mio M3: Motor Yamaha Paling Menderita dan Dianggap Murahan MOJOK.CO
Otomojok

10 Tahun yang Indah Bersama Mio M3: Motor Yamaha yang Dianggap Murahan, Diremehkan Orang, dan Katanya Bikin Orang Menyesal

7 April 2026
Dihina dan dijauhi tongkrongan hanya karena naik motor Honda BeAT. Tidak memenuhi standar sinematik ala Yamaha Aerox, NMax, dan Vario MOJOK.CO
Sehari-hari

Standar Keren Kabupaten: Pakai Motor BeAT Dihina dan Dijauhi Circle Aerox, NMax, dan Vario karena Tak Masuk Konsep Sinematik

12 Maret 2026
Yamaha Mio Sporty 2011 selalu mogok di Jogja. MOJOK.CO
Catatan

Salut dengan Ketahanan Yamaha Mio Sporty 2011, tapi Maaf Saya Sudah Tak Betah dan Melirik ke Versi Baru

20 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Perkap Nomor 4 Tahun 2025 sebagai Legitimasi Polisi Menembak Demonstran

22 Juni 2026
penyakit, cuci darah.MOJOK.CO

‘Gaji Habis buat Cuci Darah’ – Yang Perlu Kamu Ketahui soal “Tren” Penyakit Lansia yang Menyerang Generasi Muda

19 Juni 2026
Ableisme parodikan difabel di medsos. MOJOK.CO

Ableisme: Saat Konten “Plenger” di Medsos Mengantarkan Tawa Penonton tapi Dibayar dengan Trauma dan Depresi Teman Difabel

18 Juni 2026
Parenting ala orang tua desa sering ngawur di mata orang tua Gen Z MOJOK.CO

Salah Kaprah Parenting Ala Orang Tua Desa di Mata Ortu Gen Z: Malah Hambat Tumbuh Kembang Bayi, Cium Sana-Sini Tanpa Tahu Konsekuensi

16 Juni 2026
Perjalanan Kopikina menjadi kedai kopi populer di Jakarta yang dirintis oleh alumni Beasiswa LPDP MOJOK.CO

Jalan Kopikina dari Kedai Kopi Kecil dan Bukan untuk Bisnis Serius Jadi Brand Besar di Jakarta, Terapkan Ilmu dari Inggris

19 Juni 2026
Punya rumah dengan gazebo di halaman: tempat terbaik untuk me time hingga deep talk MOJOK.CO

Punya Gazebo di Halaman: Meski Rumah Tak Megah tapi Bikin Betah karena Jadi Spot Terbaik Relaksasi dan Macam-macam Fungsi

18 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.