Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda Freed: Mobil Honda Kecintaan Mama Muda yang Harga Bekasnya Kini Mulai Tergoreng Jadi Semakin Mahal

Reyhan Apriathama oleh Reyhan Apriathama
10 Januari 2024
A A
Honda Freed: Mobil Honda Kecintaan Mama Muda MOJOK.CO

Ilustrasi Honda Freed: Mobil Honda Kecintaan Mama Muda. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Honda Freed adalah mobil Honda yang paling bisa membuat saya heran. Mobil ini sudah pasti bekas, tapi harga sekennya masih sangat tinggi. Gila juga ini. 

Banyak orang mengenal saya sebagai loyalis Toyota Kijang. Padahal, selain itu, beberapa teman juga mengenal saya sebagai penggemar Honda sejak lahir. Gambarannya begini. Kalau di rumah tidak ada mobil keluarga Kijang, pasti setidaknya keluarga menggunakan mobil Honda. 

Saya memang mempunyai ikatan batin yang cukup mendalam dengan mobil Honda. Mulai dari almarhum kakek saya dengan Honda Accord, kemudian Civic Ferio, Jazz RS GE8, Civic FD bermesin 2,000 cc, dan yang terakhir adalah HRV Prestige.

Deretan mobil di atas, setidaknya, menggambarkan loyalitas saya. Dan, mungkin di masa mendatang, saya akan tetap memilih merek ini karena faktor emosional sejak dini.

Nah, sebagai loyalis, ada 1 produk mereka yang bisa membuat saya terheran-heran. Mobil yang saya maksud adalah Honda Freed berkode bodi GB3, yang berbasis dari Honda Jazz. Yang membuat saya heran adalah betapa masih sangat tinggi harga mobil ini meski dalam kondisi bekas. Padahal, bagi sebagian orang, mobil ini tergolong biasa saja. 

Harga bekasnya nggak bisa bertahan, apalagi bubble. Harga mobil Honda Freed seken kini mulai tergoreng. Bahkan harga sekennya juga cukup untuk membeli HRV yang gengsinya lebih jelas dan lebih muda juga. 

Usut punya usut, ternyata banyak orang sedang menggemari mobil ini. Mulai dari “pemburu rasional” yakni keluarga, maupun “pemburu emosional” seperti fanboy, atau juga penggemar modifikasi.

Desain eksterior mobil Honda Freed tergolong timeless 

Usia tidak bisa berbohong. Honda Freed generasi kedua itu sudah ada di Jepang sejak 2008. Lalu, mobil ini hadir di Indonesia pada 2009. Jadi ya, sudah 14 atau 15 tahun usia mobil ini. Alih-alih masuk golongan mobil tua, Honda Freed malah semakin timeless, meski mobil ini berbentuk menyerupai trapesium.

Dari sisi fascia depan, ia masih terlihat cukup segar dengan aksen modern dari berbagai sudut. Bahkan sisi sampingnya juga ringkas, sehingga memberikan sentuhan yang sangat menarik di bagian luar. 

Baca halaman selanjutnya: Honda Freed, mobil Honda kesayangan mama-mana muda.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Januari 2024 oleh

Tags: FreedhondaHonda CityHonda FreedHonda Freed 2013Honda Freed mobil keluargahonda jazzmobil hondaMobil keluargamobil mama mudapilihan redaksirekomendasi MPV terbaiktoyota kijang
Reyhan Apriathama

Reyhan Apriathama

Karyawan gadungan yang suka otomotif dan penggemar Arsenal garis keras.

Artikel Terkait

Sigura-gura, Malang, slow living.MOJOK.CO
Urban

Omong Kosong Slow Living di Malang: Pindah Kerja Berniat Cari Ketenangan Malah Dibikin Stres, Nggak Ada Bedanya dengan Jakarta

11 April 2026
Bangun rumah bertingkat 2 di desa pelosok Grobogan gara-gara sinetron MOJOK.CO
Sehari-hari

Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan

10 April 2026
Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan” MOJOK.CO
Urban

Buka Usaha dan Niat Slow Living di Desa Malah Dibikin Muak dengan Etos Kerja Pemudanya, Bersikap Semaunya Atas Nama “Kekeluargaan”

10 April 2026
Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif MOJOK.CO
Urban

Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif

9 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warung nasi padang jual rendang khas Minang di Jogja

Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis

10 April 2026
Gagal seleksi PPPK dan CPNS meski daftar di formasi PNS atau ASN sepi peminat. Malah dapat kerja yang benefitnya bisa bungkam saudara yang sebelumnya menghina MOJOK.CO

Gagal Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat Dihina Bodoh, Malah Dapat Kerjaan “di Atas” ASN Langsung Bungkam Penghina

9 April 2026
Jurusan Antropologi Unair kerap diremehkan. MOJOK.CO

Antropologi Unair Diremehkan dan Dianggap “Gampangan”, padahal Kuliahnya Nggak Main-main dan Prospek Kerjanya Luas

9 April 2026
Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer MOJOK.CO

Deles Indah, Bukti Klaten Punya Harga Diri yang Bisa Kalahkan Jogja dan Solo sebagai Tempat Wisata Populer

7 April 2026
kuliah s2.MOJOK.CO

Penyesalan Lanjut S2 Cuma karena Pelarian dan FOMO: Nganggur dan Dicap Overqualified, Sudah Kerja pun Gaji Setara Lulusan SMA

5 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.