Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Donald Trump Mau Giveaway-in Palestina ke Israel dan Menyebutnya Sebagai Rencana Perdamaian

Nia Lavinia oleh Nia Lavinia
29 Januari 2020
A A
donald trump proposal perdamaian israel palestina deal of the century tepi barat west bank gaza mojok.co

donald trump proposal perdamaian israel palestina deal of the century tepi barat west bank gaza mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Trump bilang, usulan rencana perdamaian ini selain akan mengakhiri konflik Israel dan Palestina, juga menguntungkan kedua belah pihak kok. Tapi ya mana ada orang waras yang percaya sama bullshit kayak gitu.

Sebuah proposal yang disebut sebagai “The Deal of The Century” (Kesepakatan Abad Ini) yang katanya bisa menyelesaikan konflik terpanjang dan teruwet di Timur Tengah antara Israel dan Palestina baru saja diluncurkan oleh Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu dan… Presiden Amerika Donald Trump.

Iklan

Eh, kok presiden Amerika? Harusnya presiden Palestina nggak sih? Kan kalau mau mengakhiri konflik bukannya orang yang berkonflik yang harus bersepakat, ya? Lah, ngapain malah Amerika yang bikin kesepakatan?

Yhaaaa, bukan Donald Trump namanya kalau nggak bikin kita bingung sama kelakuannya yang sakkarepe dewe itu.

Kalau jadi diilustrasikan, proposal perdamaian yang dia keluarkan tuh situasinya awkward kayak gini:

No one:

Literally no one:

Donald Trump: Jadi aku punya usulan biar konflik Israel-Palestina bisa diselesaikan. Caranya, Palestina harus ridho dan nerimo wilayahnya dianeksasi. Sebagai hadiahnya, nanti diakui jadi negara merdeka deh.*

(*Syarat dan ketentuan berlaku)

Oh iya, boleh juga jadiin Yerusalem ibukota. Tapi Yerusalem yang bagian timur. Maksudku, Yerusalem yang daerah pinggirannya, soalnya Yerusalem bagian kota bakal tetep punya Israel.

Gimana warga Palestina? Menarik bukan rencananya?

Udahlah terima aja, kalian tuh nggak capek apa konflik dan jadi negara miskin yang minta bantuan internasional terus??? Kalau damai, kalian bisa dapat kehidupan yang jauh lebih baik.

Benyamin Netanyahu: DUKUNG!!1!!

Orang Palestina: Kehidupan yang lebih baik MATAMUUU.

Iklan

Oiya, FYI, proposal perdamaian yang diajuin Trump dan Natanyahu ini momentumnya pas banget ketika Netanyahu didakwa korupsi dan our one and only Donald Trump dalam usaha dimakzulkan oleh kongres. Ini jadi mencurigakan karena proposal perdamaian ini seakan-akan dibikin buat narik simpati masyarakat biar mereka kepilih lagi di pemilu berikutnya.

Emang apa aja yang diajukan dalam proposal perdamaian yang dibikin AS ini?

1. AS akan mengakui kedaulatan Israel yang pembagian batas-batas wilayahnya (mana yang jadi wilayah Israel, mana yang jadi wilayah Palestina) diilustrasikan di twitnya doi.

This is what a future State of Palestine can look like, with a capital in parts of East Jerusalem. pic.twitter.com/39vw3pPrAL

— Donald J. Trump (@realDonaldTrump) January 28, 2020

2. Yerusalem akan tetap jadi ibu kota Israel. Nggak akan ada tawar-menawar lagi soal itu. Palestina sendiri nanti boleh punya ibu kota di Yerusalem timur, di daerah pinggiran. AS bakal mengakui kedaulatan Palestina dengan bikin kantor kedutaan di sana.

3. Nggak akan ada orang Palestina atau Israel yang digusur dari rumahnya. Itu artinya orang Israel yang diem di daerah Tepi Barat yang aslinya wilayah Palestina itu bakal dibiarin aja.

4. Tempat-tempat suci di Yerusalem bakal dikelola oleh Yordania, biar nggak rebutan lagi.

5. Warga Palestina dikasih waktu 4 tahun untuk mempelajari kesepakatan dan melakukan negosiasi dengan Israel. Selama waktu 4 tahun ini, wilayah yang dijanjikan untuk Palestina tidak akan diganggu, akan dibiarkan terbuka dan tidak dibangun apa-apa dulu.

Tambahan: Netanyahu minta orang Palestina harus mengakui kedaulatan Israel sebagai negara Yahudi.

Siapa yang diuntungkan atas usulan rencana perdamaian ini?

Trump bilang, usulan rencana perdamaian ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Tapi ya mana ada orang waras yang percaya sama omongan doi soal ini. Mana mungkin menguntungkan kedua belah pihak jika sejak awal, AS tuh bias dan selalu memihak Israel.

Dari poin-poin yang diajukan aja, kita bisa tahu kalo ini tawaran Trump di proposal perdamaian itu isinya kemenangan Israel atas Palestina.

Lagian gimana sih logikanya si Trump ini, bilang kalau ini bakal nguntungin kedua belah pihak tapiiiii orang Palestina disuruh sepakat untuk menyerahkan tanah mereka yang dicuri, ikhlas dan menerima nasib jadi korban aneksasi dan serangan militer yang dilakukan Israel selama ini, udah gitu para pengungsinya nggak bisa pulang gara-gara rumah mereka bakal jadi wilayah Israel. Ya mana mau lah Palestina sepakat sama itu.

Bagi orang Palestina, kehilangan Yerusalem sebagai wilayah artinya kehilangan identitas dan sejarah besar bangsa mereka. Mana harus mengakui Israel sebagai negara Yahudi lagi, itu kan bakal bikin orang-orang Arab-Palestina yang ada di Israel yang mayoritas Islam dan Kristen jadi makin terdiskriminasi.

Dibanding rencana perdamaian, apa yang dilakukan Trump ini bagi saya malah kayak bikin giveaway wilayah Palestina ke Israel. Wilayah yang jelas-jelas bukan punya dia, dan dikasihkan ke orang yang jelas nggak punya hak soal itu…. Ironinya, bisa-bisanya dia nyebut itu sebagai deal of the century, kesepakatan yang bisa membawa perdamaian.

Alih-alih ngedengerin solusi perdamaian yang diusulin sama Trump, orang yang jelas-jelas hobinya bikin kekacauan, harusnya kalau mau bikin kesepakatan perdamaian, khususnya yang permanen dan berkelanjutan, ya mendudukan Israel dan Palestina dalam satu forum yang sama. Ini mah gimana bisa damai kalau suara orang Palestina sendiri selalu diabaikan.

Padahal, tuntutan Palestina nih selama ini sudah sangat jelas. Nggak neko-neko amat juga. Mereka cuma pengin Yerusalem tetap jadi ibu kota mereka soalnya selain urusan sejarah, Yerusalem adalah rumah bagi 350 ribu orang Palestina. Mereka juga pengin Israel menghormati wilayah mereka yang mencakup Tepi Barat, Gaza, sampai Yerusalem Timur. Terakhir, mereka ingin orang-orang Israel yang secara ilegal menempati wilayah-wilayah itu untuk segera pergi agar para pengungsi Palestina bisa kembali ke rumah dalam keadaan aman dan nyaman. Udah itu ajahhh.

BACA JUGA Menghitung Kekayaan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat Terkaya atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 29 Januari 2020 oleh

Tags: Benjamin NetanyahuDonald TrumpIsraelpalestina
Nia Lavinia

Nia Lavinia

Mahasiswa S2 Kajian Terorisme, Universitas Indonesia.

Artikel Terkait

WNI tergabung ke GSF menuju Gaza diculik militer Israel dan renungan kegagalan pemerintah dunia hentian genosida Palestina MOJOK.CO
Kabar

Di Balik Penculikan WNI-GSF oleh Militer Israel: Sipil Berlayar karena Pemerintah Dunia Gagal Stop Genosida Palestina

19 Mei 2026
Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO
Cuan

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Perang Iran Israel Bikin Nggak Waras, Masih Hidup Aja Syukur MOJOK.CO
Cuan

Perang Iran Israel Berpotensi Jadi Krisis Global, Kelas Menengah Ikutin Cara Ini Biar Tetap Waras Selama Bertahan Hidup

5 Maret 2026
Iran, Gejolak Timur Tengah dan Efeknya untuk Indonesia
Kabar

Bukan Nuklir, Air Adalah “Senjata Pemusnah” Paling Mematikan di Perang AS-Iran

4 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Mahindra Scorpio, mobil pick up mewahnya Koperasi Merah Putih MOJOK.CO

Pengalaman mengendarai dan mengomentari Mahindra Scorpio, mobil pick up Koperasi Merah Putih yang terlalu bagus di depan Pak Babinsa langsung

21 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Pilih jadi tukang cukur rambut rumahan dan barbershop saat teman sebaya kerja di luar negeri. Dicap pemalas tetangga, hidup berkecukupan malam dicurigai MOJOK.CO

Pilih Jadi Tukang Cukur Rumahan saat Teman Kerja di Luar Negeri: Dicap Pemalas Tetangga, Terlihat Berkecukupan Malah Dicurigai

22 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Lulus SMA nekat kerja ke Jakarta untuk jadi cleaning service. MOJOK.CO

Modal Ijazah SMA Kerja Jadi Cleaning Service di Jakarta demi Lulus Sarjana, Kini Pilih Resign untuk Keliling Indonesia

22 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.