Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Urban

Pengalaman Kuliah di Eropa Sambil Jadi Tour Guide bikin Enggan Kembali ke Tanah Air, tapi Tak Ada Jalan Lain Selain Pulang

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
4 Juni 2026
A A
Pengalaman Kuliah di Polandia, Eropa Sambil Jadi Tour Guide. MOJOK.CO

ilustrasi - WNI pilih tinggal di luar negeri (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

“Di Eropa warganya sibuk dengan urusan masing-masing dan tak punya waktu untuk mengurusi urusan orang lain. Tentu saja tak seperti di negara tercinta ini,” kata Syifa yang berhasil menyelesaikan kuliahnya di Jagiellonian University, Krakow, Polandia pada 2023 lalu.

“Negara-negara di benua Eropa punya cara pikir maju dan kota-kota yang ditata beraturan. Aku senang bisa berjalan tanpa terganggu dan terhenti, naik-turun transportasi umum yang memadai, dan merasa dicintai pemerintahku sendiri,” lanjutnya.

Iklan

Lebih dari itu, Syifa juga merasa waras tinggal di Eropa, karena hasil pajak yang ia bayar dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Seolah ada dampak nyata yang dilakukan oleh pemerintah untuk menghargai warganya.

Pulang ke Indonesia atas permintaan orang tua

Setelah 5 tahun tinggal di Polandia, termasuk bekerja di bidang korporat selama 2 tahun dengan gaji yang lebih dari cukup, Syifa mengaku lumayan skeptis ketika diminta kembali ke Indonesia untuk pertama kalinya oleh orang tuanya.

“Aku khawatir akan reverse culture shock, khawatir tidak akan mendapatkan pekerjaan yang dapat ku sukai, khawatir tak cocok dengan budaya kerja Indonesia,” kata Syifa.

Bagaimana tidak, Syifa yang perlahan sudah bisa beradaptasi di Polandia, rasanya berat jika harus meninggalkan Sopot—sebuah kota resor yang terletak di pantai kecil Utara dan tak satupun ada warga negara Indonesia yang tinggal di sana.

“Namun, ketika akhirnya teguh memilih, aku cukup senang dengan hasilnya saat ini,” ujarnya.

Sulit beradaptasi usai lama tinggal di Polandia

Pada akhirnya, apa yang ditakutkan Syifa tak terjadi. Sepulangnya dari Polandia ke Indonesia, Syifa terpilih sebagai peserta Leadership Managerial Program. Bahkan, ia mendapatkan posisi dan tanggung jawab yang lebih tinggi.

Sayangnya, ia harus berusaha untuk adaptasi kembali. Mulai dari menyamakan frekuensi dengan rekan kerjanya yang usianya lebih tua dan sudah berkeluarga, serta hidup sendirian tanpa punya teman. 

“Dan ternyata itu cukup membuatku depresi. Setiap hari, aku menimbang-nimbang apakah ini hidup yang sebenarnya selalu ingin ku jalani? Rasanya seperti terkurung dalam sarang, bisa melihat segalanya tapi tak benar-benar bisa kemana-mana,” jelas Syifa.

Selama kerja di Indonesia, Syifa seringkali mengingat perjalanannya di Eropa dulu. Seusai mengikuti kelas, dia bisa pergi ke tempat-tempat indah yang membuatnya ingin menetap, hingga bertemu orang-orang baru dan baik hati. 

Namun Syifa menyadari bahwa hidup ini terlalu singkat jika hanya digunakan untuk melamun. Toh, ia sudah menerima permintaan orang tuanya untuk kembali ke Indonesia. Memutuskan resign dengan tabungan yang tak seberapa dan berusaha mengukir kembali mimpi-mimpinya.

“Hingga hari ini, meski tak se-stabil hidup yang pernah ku jalani di Polandia, aku senang dengan pelajaran-pelajaran yang kudapatkan sepanjang perjalanan dan rasanya tak pernah lagi dihantui depresi yang mendalam.”

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Kunci Mahasiswa UGM Raih Juara Formula SAE di Eropa Dua Tahun Beruntun, Kalahkan 78 Pesaing dari Berbagai Negara atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Juni 2026 oleh

Tags: Jagiellonian Universitykerja jadi tour guidekuliah di LNKuliah sambil kerjaPolandiatour guide
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO
Sosok

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Mahasiswa Unair kuliah di Polandia, Eropa dengan beasiswa pertukaran pelajar dari Erasmus. MOJOK.CO
Sekolahan

Jalan-jalan ke 6 Negara di Eropa dengan Beasiswa Erasmus, Mahasiswa Unair Ini Dapat Pembelajaran Berharga dari Sekadar Belajar Musik

24 Juni 2026
Santri asal Sumatra masuk Jurusan Arsitektur di Universiti Malaya, Malaysia. MOJOK.CO
Sekolahan

Kisah Aisyah, Gadis Sumatra yang Nekat Merantau untuk Raih Gelar Sarjana “Jurusan Seni” di Kampus Top Pertama Malaysia

11 Juni 2026
Syifa, WNI yang kuliah di Jagiellonian University, Krakow, Polandia, Eropa. MOJOK.CO
Sosok

Nekat Daftar Beasiswa Luar Negeri ke Kampus “Kurang Terkenal”, Kini Bisa Keliling Eropa dengan Gaji yang Bikin Sumringah

8 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga makin malas bayar pajak bukan berarti membangkang, tapi karena ulah pemerintah sendiri MOJOK.CO

Makin Malas Bayar Pajak Bukan Semata Membangkang tapi Akumulasi Kekecewaan, Pemerintah Bisanya Nagih Doang

10 Juli 2026
Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda MOJOK.CO

Emas 74 Kilo, Sumatra Gelap Gulita, dan Aparat Hukum yang Berperan Ganda

10 Juli 2026
Suzuki S-Presso memang mobil aneh karena jelek tapi keren MOJOK.CO

Ibarat kata, Suzuki S-Presso adalah “Crocs KW” yang jelek tapi keren dan kini menjadi benteng pertahanan terakhir melawan kegilaan dunia yang serba mahal ini

14 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Koperasi Kelurahan di Banjarsari, Surakarta, bukukan omzet ratusan juta MOJOK.CO

Cerita Koperasi di Banjarsari Surakarta: Berawal dari Garasi, Bukukan Omzet Ratusan Juta?

12 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.