Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
17 Maret 2026
A A
Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana

Ilustrasi - Mahasiswa UGM hidup nomaden sambil kuliah di Jogja demi gelar sarjana (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Andri Prasetiyo (27) adalah mahasiswa UGM yang datang dari latar belakang keluarga yang kurang mampu. Untuk dapat berkuliah di Jogja, Andri harus berjuang mati-matian secara harafiah. Mulai dari tinggal di mana saja asalkan bisa tidur sampai mengusahakan bertahan hidup dengan uang seadanya. Namun berkat kegigihannya, Andri kini berhasil lulus sebagai sarjana UGM.

Mahasiswa UGM putuskan hidup mandiri agar tidak membebani orang tua

Andri memutuskan untuk keluar dari rumah setelah mendapatkan pengumuman lolos kuliah di UGM, Jogja. Sebagai mahasiswa yang diterima melalui jalur mandiri, Andri mengatakan tidak ingin membebani kedua orang tuanya, sebab sang ayah hanya bekerja sebagai kuli bangunan dan ibunya adalah Ibu Rumah Tangga (IRT).

Bagi Andri, ia harus berusaha mandiri. Andri berinisiatif hidup tanpa bantuan biaya dari orang tua barang sepeser pun. Ia berusaha membayar kuliah dan biaya hidupnya sendiri, meneruskan kemandirian yang telah ditanamkannya sejak SMA sebagai penjaga stand bakso bakar.

“Dari lulus SMA sudah sambil kerja dulu sebagai penjaga stand bakso bakar di area Sunmor UGM sambil menunggu pengumuman seleksi UGM,” kata Andri kepada Mojok, Selasa (17/3/2026).

Bahkan, dari usaha sebelumnya, Andri berhasil mengantongi tiket masuk sebagai mahasiswa Teknik Sipil UGM. Berbekal keaktifan selama di organisasi, Andri menyebut dirinya juga mempunyai banyak teman yang memahami kondisinya yang memutuskan untuk keluar dari rumah pada saat itu.

Nomaden dari tidur di masjid sampai wifi corner 

Berkat memiliki banyak teman, Andri menerima berbagai tawaran untuk dapat menopang kehidupan perkuliahannya selama di Jogja. Ia ditawari pekerjaan yang bisa membantunya sekaligus menetap, seperti bekerja sebagai marbot. Tak tanggung-tanggung, sebagian teman juga menawarinya untuk menginap di kos-kosan sampai kediaman mereka. 

“Kebetulan dari lulus SMA aktif di organisasi, kegiatan sosial, dan volunteer, seperti stucash, dompet dhuafa, rumah zakat, dan RZIS UGM. Dari situ punya banyak teman yang juga paham kondisi saya dan memberi tawaran, seperti jadi marbot, nginap di sekretaris organisasi, untuk menginap di rumah mereka,” katanya.

Selama masa kuliahnya, Andri hidup nomaden. Ia pernah tinggal di masjid daerah Klitren, Gondokusuman, Jogja, selama 4 bulan sebagai marbot. Ia juga sempat berpindah dan tinggal sebagai marbot masjid di salah satu sekolah di Jogja selama kurang lebih 2 tahun.

Andri juga pernah berdiam di sekretaris organisasi selama hampir 2 tahun, menginap di tempat kerjanya, serta berpindah dari satu rumah ke rumah lain milik teman-temannya sembari membuka bimbingan belajar (bimbel) untuk Ujian Mandiri UGM dan membantu persiapan orientasi mahasiswa baru. 

Selain itu, Andri bukan satu dua kali menumpang tidur di wifi corner Telkom Kotabaru, Sleman, Jogja, yang tersedia 24 jam. Ia mau tidak mau memilih tempat ini untuk singgah tidur karena merasa sungkan menginap terlalu lama di kediaman teman-temannya. 

Sekalipun mempunyai teman-teman yang berbaik hati dan memahaminya, Andri mengaku kerap merasa tidak enak saat menumpang tidur di tempat mereka. Padahal, dirinya juga akan berusaha sebisa mungkin untuk melakukan sesuatu untuk membayarnya.

“Tapi, saya orang yang sangat tidak enakan. Yang kadang membuat saya memilih menginap di wifi corner Telkom Kotabaru untuk menginap,” aku Andri.

Baca halaman selanjutnya…

Bekerja sambil kuliah sampai DO

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2026 oleh

Tags: alumnus UGMbiaya kuliah UGMJogjaKuliah di jogjakuliah di UGMmahasiswa ugmperjuangan kuliah di UGMpilihan redaksisarjana ugmSekolah Vokasi UGMUGM
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Omong kosong berkebun untuk slow living di desa. Punya kebun di desa justru menderita karena tanaman dirampok warga MOJOK.CO
Catatan

Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki

23 April 2026
Guru PPPK Paruh Waktu, honorer.MOJOK.CO
Sekolahan

Guru, Profesi yang Dihormati di Desa tapi Hidupnya Sengsara di Kota: Dimuliakan Seperti Nabi, Digaji Lebih Kecil dari Kuli

23 April 2026
Menormalisasi pakai jasa porter di stasiun kereta api MOJOK.CO
Urban

Pakai Jasa Porter di Stasiun meski Bisa Bawa Barang Sendiri: Sadar 50 Ribu Itu Tak bikin Rugi, Tapi Justru Belum Seberapa

23 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO
Catatan

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Jadi PNS di Desa Luar Jawa Lebih Sejahtera daripada di Kota, Ilmu Nggak Sia-sia dan Nggak Makan Gaji Buta

20 April 2026
Derita guru CLC di Malaysia. MOJOK.CO

Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera

23 April 2026
Campus Leagu: kompetisi olahraga kampus untuk masa depan atlet mahasiswa MOJOK.CO

Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial

22 April 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.