Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sekolahan

Kuliah di Universitas Terbuka (UT), Meski Diremehkan tapi bikin Gen Z Bersyukur karena Beri Jawaban Konkret untuk Kebutuhan

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
18 Februari 2026
A A
Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan MOJOK.CO

Ilustrasi - Kuliah di Universitas Terbuka (UT) menjadi pilihan yang disyukuri oleh Gen Z. Meski diremehkan tapi dapatkan jawaban konkret untuk kebutuhan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kuliah di Universitas Terbuka (UT) kini menjadi pilihan yang disyukuri oleh para Gen Z. Mereka justru merasa menemukan jawaban konkret atas realitas hidup dari sebuah kampus yang sebelumnya kerap diremehkan. 

***

Iklan

Jauh sebelum hari ini, ketika seseorang mengaku kuliah di Universitas Terbuka (UT), sering kali langsung di-underestimate bahkan diejek:

“Kuliah kok nggak ngampus.”

“Kuliah kok nggak ada kampusnya.”

“Oh kampus yang mahasiswanya tua-tua itu ya?” Karena memang, stereotip yang sempat tersemat pada UT adalah: kampus tempat orang-orang berumur yang kuliah memang untuk kebutuhan administratif, sebagai menunjang posisinya di tempatnya bekerja. Bahkan sampai ada istilah, “Kuliah buat pantes-pantesan aja.”

Kepada Mojok, para Gen Z yang saat ini menjadi mahasiswa aktif UT mencoba memberi sudut pandang lain. Apalagi, data pendaftaran di banyak kampus UT yang tersebar di berbagai daerah menunjukkan: semakin ke sini, 70% peminat “kampus kuning” tersebut mayoritas adalah kalangan muda. 

Keputusan kuliah di Universitas Terbuka sempat dipertanyakan ayah berkali-kali

Lulus SMK pada 2023, Fika Nur Sabrina (21) sebenarnya sempat di-make sure berkali-kali oleh sang ayah perihal pilihannya kuliah di Universitas Terbuka kampus Bandung. 

Sang ayah masih mengira kalau kampus tersebut adalah “kampus orang-orang berumur” atau “kampus buat kuliah pantes-pantesan”. Sang ayah jelas merekomendasikan kampus lain. 

Namun, dari apa yang Fika ketahui, rasa-rasanya UT menjadi pilihan yang lebih realistis untuk dirinya. Sebab, setelah lulus SMK itu, Fika sudah dalam posisi bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan travel di Bandung. 

“Tapi setelah berjalan, ternyata ayah malah, oke, sudah benar masuk UT,” ungkap mahasiswa semester 6 program studi Akuntansi tersebut saat berbincang dengan Mojok, Senin (9/2/2026) malam. 

Cara hidup Gen Z yang terjawab di Universitas Terbuka

Bagaimana akhirnya sang ayah berbalik dari mempertanyakan menjadi mendukung penuh? 

Begini. Bagi Fika, kecenderungan Gen Z seperti dirinya adalah mencoba menjalani aktivitas yang memungkinkan gerak efisien dan fleksibel, tapi tetap efektif. Ia menjatuhkan pilihan ke UT tidak lain karena kampus tersebut memberi beberapa keleluasaan untuknya.

Mahasiswa tidak diharuskan ke kampus karena sistem pembelajaran yang berlangsung secara daring. Itu memungkinkan Fika bisa mengakses materi pembelajaran dan mengerjakan tugas-tugas dari mana saja dan di sela-sela waktu kerjanya. Mekanisme pengumpulan tugas pun bisa disesuaikan dengan jadwal longgar Fika sendiri. 

Maka, sebuah kafe, kantin kantor, atau kamar tidurnya pun, bisa menjadi ruang kelas bagi Fika. 

“Kalau istirahat kerja biasanya aku pakai buat belajar. Selain itu kalau misalnya pulang kerja nih, aku juga bisa milih. Misalnya hari ini lagi capek aku belum bisa ngerjain tugas, ya sudah ngerjainnya besoknya gitu, misal dari jam 7 malam sampai 9 malam. Atau aku fokusin sekalian di weekend,” beber Fika. 

Fika juga punya cara pandang begini: jika dua hal produktif bisa berjalan beriringan, kenapa harus memilih salah satu? Hal ini berangkat dari fakta bahwa banyak kampus yang tidak punya toleransi sama sekali ke pekerja. Sehingga, kalau ada mahasiswa kuliah sambil kerja, pasti salah satunya bakal keteteran. 

Kalau toh ada kampus yang menawarkan kelas karyawan, tapi tetap saja mengharuskan mahasiswanya datang ke kampus di hari dan jadwal yang sudah ditentukan. Situasi tersebut, bagi Fika, rasa-rasanya akan sangat melelahkan. 

Iklan

“Agak sayang misalnya kalau demi fokus kuliah akhirnya nggak kerja. Stabilitas pangan mestinya agak terganggu, apalagi buat anak-anak yang dituntut harus bisa mandiri (menghidupi dirinya sendiri). Dan, persaingan kerja kan makin ketat, jadi kalau nggak start kerja dari awal atau nekat melepas pekerjaan, nanti takutnya bakal susah cari kerja,” tutur Fika.

Sedangkan kalau kerja saja tapi tidak bisa kuliah, juga agak sayang bagi Fika. Sebab, akhirnya kurang update sama perkembangan ilmu pengetahuan,” sambung Fika. 

Maka, rasanya sudah tidak relevan lagi jika meremehkan Universitas Terbuka—begitu kata Fika. Karena nyatanya bisa membuat hidup Gen Z sepertinya seimbang: bisa mengerjakan banyak hal produktif sekaligus tanpa distraksi satu sama lain. 

Baca halaman selanjutnya…

Kuliah 8 semester dengan UKT murah bahkan gratisan, tapi dapat ilmu yang sama industri tetap relevan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Februari 2026 oleh

Tags: biaya utkampus gen zkuliah online utsistem kuliah utUKT Universitas Terbukaukt utuniversitas terbukaUT
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Alasan seorang ibu tak ragu kuliahkan anak di Universitas Terbuka (UT). Perjalanan dan pencapaian anak jadi jawabannya MOJOK.CO

Saat Ibu Dukung Anak Kuliah di Universitas Terbuka (UT): Berbuah Pencapaian Membanggakan

30 Juli 2026
Alumnus UT Dapat Cuan dari Tren Foto Newspaper Photobooth di Jalan Tunjungan Surabaya. MOJOK.CO

Alumnus UT Buka Bisnis Foto ala Newspaper di Jalan Tunjungan, Satu Cetak Hanya Rp5 Ribu tapi Untungnya Bisa Sejuta dalam Sehari

25 Maret 2026
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO

Diremehkan karena “Cuma” Lulusan UT, Tapi Bersyukur Nasib Lebih Baik daripada S1-S2 PTN Top yang Menang Gengsi tapi Nganggur

3 Maret 2026
Kuliah online di universitas terbuka: meski tak ngampus tapi dirancang serius untuk mudahkan mahasiswa, meski diserang hacker MOJOK.CO

Kuliah Online di Universitas Terbuka (UT): Meski Tak Ngampus tapi Tak Asal-asalan, Sering Diserang Hacker tapi Tak Mempan

23 Februari 2026
tunadaksa lulusan S1 universitas terbuka (UT). MOJOK.CO

Lulus SMA Cuma Diterima Kerja Jadi Babu dan Dihina karena Fisik, Kini Malah Jadi Asesor Sertifikasi dengan Gelar S1 UT

10 Februari 2026
Lulusan UT, Universitas Terbuka.MOJOK.CO

Alasan Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Lebih Tertarik Kuliah di Universitas Terbuka (UT) daripada di PTN Top

11 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Agung.(MOJOK.CO)

Pesan Kemerdekaan Sri Sultan: Jogja Dibangun Tanpa Tergesa, tapi Juga Tidak Berhenti Melangkah

17 Agustus 2026
Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

Garuda Pertiwi Menantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026, Pertarungan 2 Raksasa Tanpa Cela

22 Agustus 2026
Penyesalan mahasiswa kiri dan naif: tolak kerja (jadi budak) korporat karena melanggengkan kapitalisme, tapi sadar orang tua belum bahagia MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Sok Kiri Anti Kapitalisme dan Naif: Tolak Kerja Korporat, Tapi Sadar Belum Bantu Ekonomi Orang Tua

21 Agustus 2026
ilustrasi - pekerja (Ega Fansuri/Mojok.co)

Pelarian Laki-laki Burnout usai Dihantam Pekerjaan tapi Dipaksa Kuat karena Tuntutan Kepala Keluarga Ideal

20 Agustus 2026
Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Magang pemerintah, rencana mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) dinilai belum bisa jadi solusi fenomena pengangguran dari lulusan perguruan tinggi (sarjana). Apalagi selama ini kuliah cuma dibekali teori MOJOK.CO

Magang Pemerintah Belum Jadi Solusi Pengangguran dari Lulusan Perguruan Tinggi, Apalagi Kuliah cuma Dibekali Teori

18 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026
Bukan Sekadar Beternak Karang Taruna Bono dan Upaya Menghidupkan Ekonomi Warga

Dari Ternak untuk Desa: Geliat Karang Taruna Bono Menghidupkan Ekonomi Warga

31 Juli 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.