Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Teror Om-om Genit Sepanjang Perjalanan Jambi ke Jogja di Bus Putra Remaja yang Bikin Trauma

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
18 Maret 2024
A A
teror om-om di bus putra remaja jogja jambi.MOJOK.CO

Ilustrasi digoda lelaki di bus (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

PO Bus Putra Remaja merupakan bus AKAP andalan rute Jawa Sumatra. Namun, ada pengalaman terkena teror dari lelaki genit saat seorang perempuan berada di perjalanan Jogja menuju Jambi.

Saat musim mudik, yang sebentar lagi datang, PO Bus Putra Remaja jadi andalan para perantau dari Sumatera yang bekerja atau menimba ilmu di Jawa. Bus ini, sudah terkenal reputasinya sejak 1983.

Bus yang identik dengan warna biru ini memang menghadirkan kenyamanan. Hal itu dirasakan oleh Dini (23). Perempuan asal Jambi ini merupakan penumpang PO Bus Putra Remaja saat kuliah di Jogja. Pada mudik libur lebaran 2024 mendatang ia juga akan menggunakan bus ini.

Dulu, dengan bus Putra Remaja, untuk pertama kalinya ia berani bepergian jauh sendirian. Stigma soal perjalan jauh dengan bus yang tidak nyaman pupus sudah berkat pengalaman pertama yang cukup menyenangkan.

“Paling dulu yang agak bingung saat nyebrang di kapal sih. Saat turun di kapal takut salah bus karena nggak hafal plat-nya,” kenangnya saat Mojok wawancarai Sabtu (16/3/2024).

Apalagi, saat ini jalan yang dilewati bus Putra Remaja dari Jogja menuju Jambi atau sebaliknya hampir semuanya jalan tol. Paling hanya dari Palembang menuju Jambi yang masih menggunakan ruas jalan biasa.

“Buatku sih bus Putra Remaja salah satu yang terbaik. Terhitung murah, dapat snack juga,” katanya.

Teror om-om genit di bus Putra Remaja

Namun, ia pernah mengalami situasi yang tak mengenakkan sekali. Bukan karena bus, melainkan penumpang yang mengganggu.

Suatu ketika, dalam perjalanan Jambi ke Jogja, Dini duduk di bangku depan. Bangku sebelahnya kosong. Namun, persis di seberangnya ada seorang laki-laki yang ia taksir berusia 40-an tahun.

“Sepanjang perjalanan aku dilihatin terus,” curhatnya.

bus putra remaja.MOJOK.CO
Bus Putra Remaja (Bayu Adrianto/Flickr)

Sesekali, meski tidak persis bersebalahan, lelaki itu mengajaknya berbincang. Ia yang saat itu merasa tidak enak pun menanggapi seadanya.

Saat bus Putra Remaja berhenti di sebuah rest area, lelaki itu pun tiba-tiba mengajaknya untuk turun bersama. Untungnya, di rest area Cilegon itu, Dini memang sudah janjian untuk bertemu saudaranya.

“Nah pas di rest area, dia masih ngelihatin aku, untungnya saudaraku cowok jadi dia nggak berani mendekat,” katanya.

Perjalanan pun berlanjut. Dini mengaku saat itu ia masih polos dan bingung. Saat di bus, lelaki itu kembali mengajaknya berbincang bahkan meminta nomornya.

Iklan

“Aku bingung dan takut, jadi aku kasih aja nomornya. Bodoh sih memang saat itu,” kelakarnya.

Teror berlanjut saat tiba di Jogja

Perjalanan panjang dari Jambi akhirnya usai. Dini tiba di Jogja pada waktu menjelang subuh. Ia turun di pom bensin dekat Terminal Jombor dengan niat ingin memesan ojek online untuk menuju kos.

“Kamu pulang sama saya aja ya. Nanti saya antar ke kos,” kata Dini, menirukan ucapan lelaki itu sebelum ia turun dari bus.

Jelas, Dini menolak ajakan lelaki tersebut. Namun, apesnya ia telanjur memberikan nomor ponselnya. Sesampainya di kos, pesan WhatsApp dari lelaki itu membanjiri ponselnya.

“Sampai kos awalnya aku ditanyain sudah sampai atau belum. Aku nggak balas. Habis itu dia chat terus nanya-nanya sesuatu,” kenangnya.

“Untung saat itu aku mengenalkan dirinya bukan pakai nama asliku,” imbuhnya.

Perjalanan menggunakan bus Putra Remaja itu jadi pelajaran penting bagi Dini. Meski, sopan santun dan komunikasi di jalan terkadang perlu, ia jadi sadar bahwa perlu hati-hati dalam berbagi identitas. Apalagi, membagikan kontak pribadi.

“Rasanya trauma, nggak bakal lagi mau interaksi kalau ketemu orang seperti itu lagi,” tuturnya.

Perjalanan bus Putra Remaja

Meski pernah mengalami gangguan semacam itu, menurutnya, secara fasilitas bus Putra Remaja tak pernah mengecewakannya. Sehingga, selain bus Santoso, ia selalu mempercayakan perjalanannya dari Jambi ke Jogja atau sebaliknya dengan bus Putra Remaja.

Sebagai informasi, pemilik PO Bus Putra Remaja, Sutikno dalam kanal YouTube PerpalZ TV bercerita bahwa perusahannya berawal PO Remaja Ekspress, yang didirikan oleh adik dari pemilik PO Ramayana. Bus ini melayani AKAP dengan trayek Yogyakarta-Jakarta.

PO Remaja Express yang tidak terawat kemudian diserahkan kepada Sutikno pada 1980 untuk dikelola. Sutikno memang pernah  bekerja sebagai kondektur di PO Ramayana Muntilan, itu mengapa ia punya kedekatan dengan pemilik PO Remaja Express. Pada saat itu Sutikno mendapat 6 unit bus. Dua di antaranya bisa beroperasi sementara 4 lainnya dalam reparasi.

Setelah memiliki hak mengelola selama dua tahun, Sutikno mendapatkan hak milik atas PO tersebut. Ia kemudian merintis bisnisnya di Jogja, tepatnya di daerah Demak Ijo. Ia juga mengganti nama unitnya dari Remaja Ekspress menjadi Putra Remaja. Filosofi namanya sederhana saja, PO bus yang ia kelola itu merupakan putra atau generasi dari  PO Remaja Ekspress.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Riwayat Bus Mulyo Jogja Purwokerto, Mantan Raja Jalur Selatan Andalan Buruh Gendong Pulang ke Kulon Progo

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 18 Maret 2024 oleh

Tags: akapbus putra remajaJambiJogjaputra remaja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik MOJOK.CO
Pojokan

Konten “Ke Jogja tapi Nggak Ke Malioboro” Adalah Kabar Baik, Membuat Derak Roda Ekonomi Bergerak ke Seluruh Pelosok DIY

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co
Pojokan

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya Mojok.co

Tips Makan Soto Bening Jogja bagi Para Pendatang yang Selalu Gagal Menikmatinya

24 April 2026
Omong kosong berkebun untuk slow living di desa. Punya kebun di desa justru menderita karena tanaman dirampok warga MOJOK.CO

Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki

23 April 2026
4 jenis pengendara motor di pantura seperti Rembang yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya MOJOK.CO

4 Jenis Pengendara Motor di Pantura yang Harus Diwaspadai di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan!

23 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
mabar game online.MOJOK.CO

Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar

23 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.