Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Ngontrak di Tembalang Semarang, Hari-hari Saya Menyaksikan Sisi Bejat Mahasiswa Undip

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
20 Juni 2024
A A
Tembalang Semarang Merekam Sisi Gelap nan Liar Mahasiswa Undip MOJOK.CO

Ilustrasi - Jejal gelap nan liar mahasiswa Undip di Tembalang Semarang. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Menginapkan lawan jenis di kontrakan jadi hal biasa

Dari Obeng pula saya mengetahui kalau pergaulan mahasiswa Undip di Tembalang, Semarang, cenderung bebas dan liar. Sebab, menginapkan lawan jenis sudah menjadi pemandangan biasa di sini.

Obeng lantas menceritakan cukup banyak persinggungannya dengan teman-temannya yang bolak-balik menginapkan pacarnya di kontrakan. Hanya saja ia meminta saya tak menulisnya secara gamblang.

“Jadi ya kami tahu sama tahu lah. Kalau nggak ya check in hotel. Kami saling tahu, selain karena melihat sendiri, ya karena satu sama lain biasanya saling cerita,” tutur Obeng. “Ya itulah sisi-sisi bejat mahasiswa Undip di Tembalang.”

Bahkan, kata Obeng, open BO di kalangan mahasiswa Undip pun sudah tak menjadi rahasia lagi di lingkarannya sendiri.

Obeng tak menampik bahwa Undip pun sebenarnya juga lekat dengan kultur intelektual dan aktivisme. Secara, Undip merupakan salah satu kampus ternama. Tidak hanya di Semarang dan Jawa Tenga, tapi juga di Indonesia (Undip peringkat 8 nasional versi WUR 2025).

Hanya saja, kata Obeng, sebagaimana banyak kota besar lain, Tembalang ndilalah-nya menjadi bagian dari gemerlap Semarang yang menyimpan sisi gelap dan liar. Mirip seperti Jogja dengan Seturan-nya atau Surabaya dengan Kembang Kuning-nya.

“Sampai sekarang aku kerja, misalnya lagi kumpul lagi sama teman-teman kuliah dulu di Undip, anggur merah itu wajib,” tuturnya.

***

Saya sendiri pernah bersinggungan dengan liarnya hidup di Tembalang, Semarang. Meski bukan dari lingkungan mahasiswa Undip.

Misalnya pada awal Mei 2024 lalu. Usai libur panjang (long weekend), saya sempat mampir di kontrakan adik kelas pesantren di salah satu sudut Tembalang saat dalam perjalanan menuju Jogja. Kebetulan ia juga baru tiba di kontrakannya.

Saat kami tiba di kontrakan menjelang Magrib, dari dalam satu kamar tiba-tiba keluar sepasang lawan jenis. Keduanya teman dari adik kelas saya.

“Sudah biasa di sini, Mas. Tetangga juga nggak masalah. Karena memang cenderung bebas,” kata adik kelas saya itu. Meski adik kelas saya juga tidak menjelaskan apa yang kedua temannya itu lakukan. Saya sendiri juga tak terlalu penasaran. Peduli amat, urusan masing-masing.

Dari adik kelas saya itu pula saya tahu kalau tak jarang di kontrakannya ada kumpul-kumpul untuk menenggak anggur merah bareng-bareng. Bisa karena mumet dengan perkuliahan, bisa juga karena memang lagi pengin saja.

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

Iklan

BACA JUGA: Argomulyo Merekam Sisi Gelap Anak Kos di Salatiga yang Saingi Seturan Jogja, Dulu Kota Santun Kini Lekat dengan Kehidupan Malam yang Kelam

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 21 Juni 2024 oleh

Tags: anggur merahkos bebas semarangkos bebas tembalangSemarangsisi gelap semarangsisi gelap tembalangtembalangtembalang semarangUndipundip semarang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Proyek pengelolaan sampah menjadi listrik (PSEL) Semarang Raya dilirik dunia MOJOK.CO
Kilas

Proyek Sampah Jadi Listrik (PSEL) Semarang Raya Dilirik Dunia, Jadi Solusi Masa Depan Kota

5 Juni 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO
Sekolahan

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang! MOJOK.CO
Esai

Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang!

30 Maret 2026
Keselamatan warga Kota Semarang jadi prioritas di tengah hujan dan angin kencang yang tumbangkan 80 lebih pohon dalam semalam MOJOK.CO
Kilas

Keselamatan Warga Semarang Jadi Prioritas di Tengah Hujan Angin yang Tumbangkan 86 Pohon dalam Semalam

5 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Evakuasi anjing terbuang dari tangan para jagal di Jogja MOJOK.CO

Evakuasi Anjing Terbuang dari Operasi Senyap Para Jagal di Jogja, Kebal Intimidasi dan Caci Maki

10 Juni 2026
Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

Mengajar di Wamena: Dari Perang Suku hingga Jalan Kaki 7 Hari demi Menjadi Sarjana

10 Juni 2026
pekerja kantoran.MOJOK.CO

Akal-akalan “Kantor adalah Keluarga”, Menguras Mental dan Menggerogoti Karier

4 Juni 2026
Edi Dimyati, alumnus Unpad yang mendirikan perpustakaan di Jakarta Timur. MOJOK.CO

Sering Dikira Montir sampai Petugas Pertamina, Lulusan Unpad Ini Sebetulnya Punya Perpustakaan Gratis di Pinggiran Sungai Jakarta Timur

10 Juni 2026
Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara MOJOK.CO

Katanya Sekolah Itu Tiket VIP Hidup Mapan, Ternyata Jadi Ibu Rumah Tangga yang Bikin Goyah Negara

5 Juni 2026
Peluncuran program pendidikan koperasi (perkoperasian) untuk sekolah-sekolah yang dipelopori Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) MOJOK.CO

Jawa Tengah Bikin Pendidikan Koperasi di Sekolah: Bekal Kewirausahaan dan Alternatif Lapangan Kerja untuk Gen Z-Gen Alpha

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.