Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Resah Pekerja di SCBD Jakarta dari Jogja, Setiap Pagi Serasa Fashion Show dan Paniknya Turun Tangga Puluhan Lantai Saat Gempa

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
16 April 2024
A A
Kerja di Jakarta, lowongan kerja di jakarta, scbd.MOJOK.CO

Ilustrasi Beratnya Cari Kerja di Jakarta: 250 Lamaran Ditolak, Tapi Malu Pulang ke Kampung Karena Adik-Adiknya Sudah Sukses (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kerja di SCBD Jakarta Selatan punya banyak sisi unik. Mulai dari pekerja Jogja yang merasa seperti fashion show tiap pagi hingga repotnya kalau ada gempa dan sedang berada di lantai teratas gedung tinggi.

Sebagai kawasan perkantoran elite ibu kota, Sudirman Central Bussines District (SCBD) Jakarta Selatan memang menyimpan banyak cerita dinamika pekerja. Mulai soal tekanan dan tuntutan yang berkaitan langsung dengan teknis pekerjaan hingga urusan dengan lingkungan yang bagi pekerja terasa seperti adu gengsi.

Iklan

Azwar Pradana misalnya, pekerja bidang investasi dan pasar modal yang berkantor di SCBD mengakui bahwa tekanan kerja di lingkungannya cukup besar. Soal kerja, lelaki yang mengaku pendapatan bulanannya berkisar di angka Rp30-an juta ini melihat bahwa banyak pekerja yang sering lembur. Cara meredekan stres pun beragam.

“Kalau agamis mungkin bisa tajahud tapi ya ada juga kalau stres buka botol (minuman beralkohol),” kelakarnya dalam program YouTube Narasi TV.

Gaya hidup, ternyata, baginya membawa tekanan tersendiri. Aturan berpakaian bebas yang diterapkan banyak kantor di SCBD membuat setiap pekerja ingin tampil yang terbaik.

Di SCBD Jakarta Selatan terasa seperti fashion show setiap pagi

Narasumber Mojok, Awan (26), juga mengakui hal itu. Awan yang sudah hampir 2 tahun merantau dari Jogja dan bekerja di sebuah gedung tinggi di SCBD juga mengakui bahwa penampilan jadi elemen penting bagi para pencari nafkah di kawasan elite tersebut.

“Sebenarnya kalau fashion aku tuh nggak terlalu ngikutin banget. Borosku lebih ke untuk belanja gadget dan barang-barang teknologi, sering update terus,” kelakarnya saat Mojok wawancarai Jumat (22/3/2024) lalu.

gedung scbd jakarta.MOJOK.CO
Gedung-gedung perkantoran di SCBD Jakarta (Wikimedia Commons)

Baginya, area kawasan perkantoran elite itu cukup nyaman untuk bekerja. Ada sejumlah taman dan ruang terbuka hijau di antara gedung-gedung tinggi. Lebarnya trotoar membuat banyak pejalan kaki yang hilir mudik di sekitar pemberhentian transportasi umum yang memadahi di sana.

“Nah, itu dia, kalau pagi pas jam pekerja pada datang itu rasanya seperti fashion show. Semuanya ingin tampil terbaik tapi yang paling kentara memang cewek-cewek,” terangnya.

Awan, mengaku pernah coba membandingkan suasana pagi jam kedatangan pekerja di SCBD dengan Kawasan Industri Pulogadung. “Ya bedanya, di sana suasananya ya ala pekerja pabrikan, berseragam, sedangkan di sini, lebih berwarna,” tutur lulusan kampus Jogja ini.

Apalagi, di SCBD ada Pacific Place Mal. Sebuah mal besar dan terhitung paling elite di Jakarta Selatan. Sehingga, menurut Awan, semua orang seperti ingin tampil maksimal jika berada di sekitar SCBD.

Baca halaman selanjutnya…

Repot sekaligus panik, saat gempa turun tangga darurat puluhan lantai

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 April 2024 oleh

Tags: jakarta selatanJogjalowongan kerjapekerjaSCBDSCBD Jakarta
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Perjuangan Lily usai lulus dari manajemen dakwah. MOJOK.CO
Sosok

Kisah Anak Tukang Tambal Ban yang Setahun Nganggur usai Wisuda, Kini Bisa Kerja di Sekolah Internasional setelah Ratusan Penolakan

17 Juni 2026
Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon.MOJOK.CO
Eksplor

Untuk Jogja Menjadi Kota Wisata Rendah Emisi Karbon

15 Juni 2026
Gaji 2 juta hasil kerja di Jogja habis buat ngasih makan naga (judi slot) karena ilusi jackpot MOJOK.CO
Urban

Gaji 2 Juta Jogja Selalu Lenyap buat Ngasih Makan Naga: Rela Kelaparan dan Susahkan Ortu-Teman demi Jackpot, Tapi Tak Mau Sadar

14 Juni 2026
Pola asuh ibu yang kuatkan anak tunggal sekaligus anak perempuan satu-satunya. MOJOK.CO
Sehari-hari

Meski Ditempa Sakit Kronis hingga Ditolak 500 Lamaran Kerja, Ibu Tak Pernah Ajarkan Saya untuk Menyerah

12 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ableisme parodikan difabel di medsos. MOJOK.CO

Ableisme: Saat Konten “Plenger” di Medsos Mengantarkan Tawa Penonton tapi Dibayar dengan Trauma dan Depresi Teman Difabel

18 Juni 2026
Gubernur Jawa Tengah imbau warga Jateng terbuka saat Sensus Ekonomi 2026 MOJOK.CO

Imbauan buat Warga Jateng saat Sensus Ekonomi 2026: Harus Terbuka karena Penting, Data Pribadi bakal Dijaga Kerahasiaannya

18 Juni 2026
Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung MOJOK.CO

Membaca Serial Upin Ipin Lewat Kacamata Karl Marx: Kenapa Mulut Fizi Pengen Ditabok dan Ehsan Adalah Borjuis Kampung

17 Juni 2026
Mas Uceng sebagai narasumber Festival Melawan-Melawan. Ia menyampaikan perlawanan masyarakat sipil perlahan telah terbunuh oleh rezim.

Zainal Arifin Mochtar: Perlawanan Masyarakat Sipil Perlahan Telah Dibunuh

18 Juni 2026
Mahasiswa penerima KIP-K Unair korupsi iuran AUBMO. MOJOK.CO

Kasus Mahasiswa KIP-K Unair Korupsi Rp103 Juta: Dari Salah Transfer, Terlilit Pinjol, hingga Janji Mengganti dengan Jaminan Sertifikat Rumah

20 Juni 2026
“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

“A Decade of Leisures”, Perayaan 10 Tahun Land of Leisures dengan Tujuan Memperkuat Ekosistem Kreatif Lokal

19 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.