Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Sesar Baru dan Lama yang Melintasi Kota Mengancam Keselamatan Warga Jogja dan Bantul

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
22 Januari 2024
A A
jogja, kraton jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi Kala Kraton “Menghadiahi” Asing Hak Sewa Tanah yang Bikin Perpecahan di Jogja (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Keberadaan Sesar Opak dan Sesar Mataram yang melintasi wilayah Bantul dan Jogja menjadi punya potensi bahaya bagi warga. Keberadaan patahan di dalam bumi ini menjadi zona yang rawan pergeseran.

Jika Sesar Opak sudah ramai diperbincangan sejak Gempa 2006 yang meluluhlantakkan Jogja dan Bantul, maka Sesar Mataram baru terpetakan pada 2021 silam. Penelitian dari BRIN memetakan bahwa sesar tersebut membentang dari timur ke barat bahkan melewati tengah Kota Jogja.

Peneliti Ahli Utama BRIN, Prod Dr Danny Hilman Nata Widjaja pernah mengungkap bahwa Sesar Mataram sebenarnya tidak benar-benar baru. Di sisi timurnya terdapat Sesar Dengkeng.

Kendati keberadaannya sudah terpetakan, namun catatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sepanjang 2009-2021 belum menemukan aktivitas gempa di wilayah yang terlewati Sesar Mataram.

Sampai saat ini, para peneliti dari BRIN dan UGM masih melanjutkan riset mengenai Sesar Mataran untuk mendalami potensi bahanya bagi warga Jogja, Bantul, dan sekitarnya. Terkini, meski keberadaannya terdeteksi namun belum dapat disimpulkan bahwa Sesar Mataram aktif atau tidak.

Sejarah Sesar Opak yang meluluhlantakkan Jogja dan Bantul

Sesar yang aktif dan cukup rawan di wilayah Jogja dan Bantul adalah Sesar Opak. Pada Juli 2023 lalu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono sempat mengingatkan bahwa Bantul jadi zona paling rawan.

“Sesar opak juga dinyatakan aktif dan bersifat return periode atau periode berulang. Gempa pada 1864 dan 2006 di Bantul dapat saja terulang kembali. Sesar Opak ini secara sumber kredibel dan memicu gempa magnitudo 6,6 kemudian hasil kajian kita menunjukan aktivitas yang aktif,” papar Daryono.

Ahli Geologi UPN Veteran Yogyakarta, Dr Ir Carolus Prasetyadi MSc menyebut Sesar Opak bukan jalur tunggal melainkan punya banyak segmentasi.

“Seperti ada rambutnya, di titik-titik rambut atau segmentasi itu ada zona-zona lemah yang rentan,” terangnya kepada Mojok.

Baik suara maupun gempa lokal kemungkinan terjadi di area-area lemah tersebut. Sebab, Sesar Opak lebih rentan mengalami pergerakan ketika ada pergerakan lempeng di selatan Pulau Jawa.

Meskipun terbilang kecil, Sesar Opak yang menjadi titik rawan karena zona pergeseran yang ada di patahan memiliki kedalaman yang relatif dangkal. Jika terjadi pergeseran di area tersebut, maka goncangan yang warga rasakan cukup besar.

Prasetyadi mengingatkan, keberadaan Sesar Opak membawa dampak turunan selain gempa bumi. Likuifaksi tanah merupakan salah satu yang perlu jadi perhatian. Sejumlah penelitian menunjukkan, beberapa desa di Bantul punya tingkat kerawanan tinggi akan likuifaksi.

Daerah di Bantul dengan muka air tanah yang dangkal paling rawan dengan bahaya tersebut. Jika daerah tersebut dekat dengan patahan sekaligus memiliki muka air tanah dangkal, maka potensi likuifaksi saat terjadi gempa bumi tergolong tinggi.

“Parameternya itu jauh dekatnya dengan patahan, kemudian muka air tanahnya dangkal atau tidak. Kalau dua-duanya masuk maka sangat rawan,” pungkasnya.

Iklan

Trauma warga Bantul yang tak hilang belasan tahun

Bagi Prasetyadi, cara terbaik untuk mengantisipasi dampak gempa adalah dengan menguatkan konstruksi bangunan. Sebab, korban jiwa berjatuhan biasanya karena kejatuhan puing-puing bangunan.

warga bantul dan jogja di sekitar sesar trauma gempa jogja.mojok.co
Sukirzin di tempat ia biasa beristirahat sehari-hari karena trauma gempa Jogja (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Hingga, sekarang Gempa 2006 masih menyisakan trauma bagi warga Jogja dan Bantul. Mojok pernah berjumpa dengan warga Dusun Blawong, Trimulyo, Jetis, Bantul bernama Sukirzin (61) yang hingga sekarang belum pulih dari trauma akibat gempa.

Setiap hari, ia tidur di kursi panjang teras rumahnya. Ia masih khawatir untuk terlelap di dalam rumah karena kejadian yang menimpanya pada 2006 silam.

Saat itu bahunya kejatuhan material setelah berusaha menyelamatkan anaknya. Setelah pulih, Kirzin mengalami trauma berat. Ia tak pernah tidur di dalam rumah lantaran selalu terbayang gempa. Ia memilih tidur di dipan di depan rumahnya. Khawatir tak bisa menyelamatkan diri jika bencana itu datang di tengah malam saat ia terlelap.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Kisah Kampung Ahli Sumur di Jogja yang Mendadak Ditinggal Laki-laki Usai Gempa 2006

Cek berita dan artikel lainnya di Google News

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2024 oleh

Tags: Bantulgempa bumiJogjasesar mataramsesar opak
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO
Ragam

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Kos horor di Jogja.MOJOK.CO
Ragam

5 Tahun Tinggal di Kos-kosan Horor Jogja: Gajiku Lebih “Satanis” dari Tempat Tinggalku

12 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
kekerasan kepada siswa.MOJOK.CO

Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 

15 Januari 2026
Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026 MOJOK.CO

Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026

19 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.