Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kenikmatan Ngekos Dekat Kampus UII, Cocok untuk Slow Living di Jogja dan Lebih Hemat Biaya

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
21 Mei 2025
A A
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO

ilustrasi - kos dekat kampus (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Saat merantau dari Jakarta ke Jogja tahun 2024, saya sudah mengantongi beberapa nama kos murah di dekat kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Jogja. Setidaknya, saya butuh waktu selama empat hari untuk survei, hingga menemukan kos nyaman, fasilitas lengkap, lingkungan oke, tapi harga tak terlalu mahal. 

***

Iklan

Perjalanan saya mencari kos di sekitar UII, Jogja cukup sulit karena beberapa kos yang saya datangi kurang memenuhi standar. Beberapa teman sampai mengatai saya terlalu “neko-neko”. 

Karena dengan budget Rp650 ribu, saya ingin kosan dengan fasilitas lengkap seperti “kos isian”. Setidaknya ada kasur dan lemari. Lalu, dapur serta kulkas bersama, sehingga saya bisa hemat dengan memasak. Selebihnya, WiFi, biaya listrik dan air sudah termasuk. 

Syarat selanjutnya adalah kamar mandi dalam dan fentilasi jendela. Saat ngekos di Jakarta dulu, saya merasa pengap karena lokasinya berada di gang-gang sempit.

Selain itu, yang paling penting dari itu semua adalah lingkungannya. Apakah tetangga kos tersebut tidak resek? Apakah dekat dengan laundry-an, supermarket, toko klontong, pom bensin, bengkel, dan warung makan? 

Pertimbangan itulah yang bikin teman-teman saya menyerah. Katanya, mending cari indekos ‘Las Vegas’ alias kos LV kalau standar saya begitu. Atau cari kosan eksklusif. Tapi dengan UMR Jogja lebih sedikit, saya rasa sayang kalau sebagian gaji saya habis untuk bayar kosan.

Lebih-lebih, rekomendasi kosan yang diberikan teman saya tidak ada yang harganya Rp650 ribu. Paling tidak, harganya Rp1 jutaan per bulan. Sampai akhirnya, saya menemukan kos dekat UII, Jogja yang setidaknya memenuhi standar saya itu. 

Lingkungan di sekitar kos dekat UII

Salah satu alasan saya merantau ke Jogja karena saya ingin mencari ketenangan batin. Saya sudah suntuk dengan hiruk pikuk kehidupan Kota Jakarta. Setidaknya, selama di Jogja saya masih bisa menikmati perjalanan dengan pemandangan “ijo-ijo”. 

Apalagi, kos dekat UII Jogja menyuguhkan langsung pemandangan Gunung Merapi. Terlepas dia masih aktif atau tiba-tiba bakal erupsi. Tak ayal, teman-teman saya selalu mengeluh jika bermain ke kosan saya di Kaliurang, Sleman.

“Kosmu adoh (jauh) cak!” 

“Kon lapo seh ngekos cidek Merapi iku? (Kamu kenapa sih ngekos dekat Merapi?” keluh teman-teman saya.

Saya sih nggak terlalu soal, sebab lokasi wisma dekat UII, Jogja itu menurut saya cukup strategis. Saya tidak perlu jauh-jauh mencari laundry atau warung makan murah, karena di sepanjang jalan tersebut sudah tersedia. Bahkan buka sampai malam.

Lokasinya pun tak jauh dari kampus Universtitas Islam Indonesia (UII), yakni sekitar 1 kilometer. Sekitar 1,5 kilometer ke arah Jalan Besi Jangkang, Sleman saja saya sudah bisa olahraga di Lapangan Klidon. 

Iklan

Minusnya, ya tadi. Wisma ini cukup jauh jika kalian ingin ke Kota Jogja. Misalnya, kalau ingin ke Universitas Gadjah Mada (UGM). Saya sendiri harus menempuh waktu 20 menit dengan sepeda motor mungil saya. 

Baca Halaman Selanjutnya

Cocok untuk slow living

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Mei 2025 oleh

Tags: jalan kaliurang slemankos dekat UIIkos murah di jogjarekomendasi kos murahuii jogja
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO
Catatan

Rasanya Tinggal di Kos “Medioker” Jogja: Bayar Mahal, tapi Nggak Dapat Sinar Matahari

19 Februari 2026
Roti Bakar & Jagung Bakar Si Bob di Jalan Kaliurang, Sleman, Selalu Ingat Pelanggan MOKOK.CO
Kuliner

Roti dan Jagung Bakar Si Bob Jalan Kaliurang: 34 Tahun Tak Lupakan Pelanggan, Sering Dikira Cabang Roti Bakar Om Bob padahal Bukan

28 November 2024
Prof. Masduki: Aksi Jogja Memanggil dan Alasan Jokowi Disebut Bapak Politik Dinasti Indonesia
Video

Prof. Masduki: Aksi Jogja Memanggil dan Alasan Jokowi Disebut Bapak Politik Dinasti Indonesia

24 Agustus 2024
Ini Tahun 2023 dan Saya Menemukan Ada Kos Murah Rp125 Ribu Per Bulan di Jogja
Liputan

Nestapa, tapi Rela: Tinggal di Kos Murah Rp125 Ribu per Bulan di Jogja

30 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gen Z, membaca, buku.MOJOK.CO

Gen Z di Indonesia, Generasi Paling Aktif Membaca tetapi Paling Tak “Terliterasi”

24 Juni 2026
Kedai Kopi Dinasty di Surabaya milik alumnus Unesa. MOJOK.CO

Bukan Sekadar Cari Cuan, Alumnus Unesa Ini Sukses Bikin Kedai Kopi Murah Sekaligus Berdayakan Ibu-ibu untuk Jual Kopi Keliling

30 Juni 2026
Mila lulusan Fapet UGM. MOJOK.CO

Dobrak Keraguan Perempuan Tak Pantas Jadi Peternak, Alumnus Fapet UGM Ini Berhasil Raih Rp700 Juta di Tuban

29 Juni 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura

30 Juni 2026
Transisi salon dari sistem pencatatan buku kucel ke aplikasi praktis MOJOK.CO

Generasi Baru Aplikasi Salon: Penunjang Salon UMKM dengan Harga Masuk Akal, Sistem Mudah, dan Berkesan bagi Pelanggan

30 Juni 2026
Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

30 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.