Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

3 Panduan Thrifting di Pasar Senen Jakarta biar Nemu “Harta Karun”, Banyak Barang Bagus tapi Jangan Mudah Tergiur

Adelia Melati Putri oleh Adelia Melati Putri
16 Agustus 2024
A A
Panduan Thrifting di Pasar Senen Jakarta agar Dapat Barang Thrift Berkualitas MOJOK.CO

Ilustrasi - Panduan thrifting di Pasar Senen, Jakarta, agar dapat barang thrift murah tapi berkualitas. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Pasar Senen menjadi salah satu pusat thrifting buruan di Jakarta. Ada banyak barang thrift menarik yang bisa ditemui di sana. Namun, ada beberapa panduan jika ingin berburu barang bekas di sana biar nemu “harta karun”.

***

Istilah thrifting sudah tidak asing di kalangan muda-mudi zaman sekarang. Thrifting adalah pembelian barang bekas yang masih terjaga kualitasnya dan masih layak pakai. Dengan biaya terjangkau, seseorang bisa membeli pakaian modis tanpa harus merogoh uang banyak.

Pasar Senen menjadi salah satu pusat thrifting terbesar di Jakarta. Karena memang menyediakan aneka barang thrift yang kondisinya tak jauh beda dengan barang baru. Oleh karena itu, tak heran jika Pasar Senen, Jakarta, selalu dipadati para pemburu barang-barang thrift. 

Selain barang yang masih bagus, murah, dan layak pakai, barang-barang thrift di Pasar Senen juga sebagian besar diimpor dari Korea Selatan dan Jepang. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri, karena para pemburu barang thrift bisa mendapatkan barang yang tidak diproduksi di Indonesia.

Thrifting di Pasar Senen Jakarta, barangnya unik dan tidak pasaran

Nyaris setiap akhir pekan Ghilman (19) menghabiskan waktunya untuk berburu thrift di Pasar Senen, Jakarta. Ia rela menempuh perjalanan jauh dari Depok demi “berburu” tersebut.

Hobi tersebut bermula saat ia mengikuti fashion seorang artis idolanya. Ghilman lalu memiliki kebiasaan dalam mix and match pakaian

“Gue tuh suka banget styling, tapi pasti mahal kan kalau beli baru. Apalagi produk dalam negeri. Nah, adanya thrift ini sangat membantu gue banget. Bayangin aja gue bawa Rp100 ribu udah dapet dua pasang baju,” ungkap Ghilman saat Mojok wawancara pada Rabu (14/8/2024).

“Sementara kalau gue beli di toko atau online shop, mana ada Rp100 ribu dapat 2 dua pasang, baju dan bawahan, adanya satu baju bisa Rp100 ribuan lebih,” tambahnya.

Bagi Ghilman, thrift menjadi pilihan yang sangat tepat jika ingin membeli pakaian yang murah atau memiliki budget yang pas-pasan, namun tetap keren dan bergaya seperti artis idolanya. Bukan sakadar murah, thrift juga menjadi solusi untuk mencari pakaian yang unik, jadul dan langka.

“Thrift ini cocok banget untuk orang yang fashion-nya unik, nggak biasa-biasa aja dan keren,” terang mahasiswa asal Depok ini. Karena beda misalnya jika beli di toko atau online shop populer. Ada potensi untuk kembaran dengan orang lain.

“Ada kepuasan sendiri yang gue rasain setelah capek mengelilingi Pasar Senen, Jakarta. Karena dapat barang kayak yang aku mau dan masuk budget aku juga,” jelas Ghilman.

#1 Sabar dan tidak mudah tergiur adalah kunci

Perlu dicatat, berburu barang-barang di Pasar Senen, Jakarta, tidak semudah berbelanja di toko atau online shop. Di Pasar Senen, barang yang diperjualbelikan ditumpuk sembarangan yang mengharuskan pembeli untuk mencari dan memilih hingga menemukan barang sesuai incaran.

Selain itu, nyaris setiap hari Pasar Senen padat oleh pengunjung. Saking padatnya, mau bergerak dari satu tempat ke tempat lain saja sangat sulit. Hal ini menjadi hambatan dalam proses pencarian barang.

Iklan

Sebagai orang yang hobi thrifting dan mengunjungi Pasar Senen, Ghilman menyarankan agar bisa bersikap sabar. Jangan terburu-buru dan mudah tergiur dengan satu barang dari sebuah tempat. Karena bisa saja masih banyak “harta karun (barang bagus, unik, dan langka) jika kita mau sedikit usaha mengeksplor.

“Amati dengan teliti, khususnya ketika mengecek kondisi barang, Mulai dari bahan, ukuran, dan apakah barang tersebut reject, sobek, atau kotor berlebihan yang tidak memungkinkan untuk dibersihkan,” beber Ghilman.

#2 Tawar-menawar di Pasar Senen Jakarta

Lalu jangan ragu untuk melakukan tawar-menawar. Sebab, biasanya penjual menaikkan harga sangat tinggi jika kondisi barang terbilang masih bagus.

Panduan dari Ghilman, jelajahi tempat lain alias jangan langsung terfokus dan terpikat dengan satu barang di satu tempat. Periksa di tempat lainnya siapa tahu ada yang jauh lebih bagus dan bahkan lebih terjangkau.

“Hal ini memang sangat melelahkan, bahkan bisa membuat kaki pegal lantaran harus berkeliling di Pasar Senen yang sangat luas,” kata Ghilman. Tapi, potensi untuk mendapat barang lebih bagus tentu lebih besar.

Jangan luput pula untuk membandingkan harga dengan kualitas. Sebagai pembeli, harus bisa menilai. Oke barang yang dijual memang murah, tapi apakah barangnya masih worth it dibeli atau tidak? Jika tidak, lebih baik tidak membelinya walaupun murah.

Kemudian jika menemukan barang yang harganya setara dengan harga barang baru, saran Ghilman mending tak usah dibeli saja.

“Jangan membeli barang thrift yang dijual terlalu mahal, apalagi sampai mendekati harga baru aslinya di pasaran,” tegas Ghilman. Karena jika begitu, tentunya jauh lebih baik jika membeli barang versi barunya.

#3 Sisi positif dan negatif yang pembeli harus tahu

Thrifting memiliki sisi positif dan negatif yang harus pembeli tahu. Termsuk jika berburu thrift di Pasar Senen, Jakarta.

Sisi positifnya, pembeli dapat menghemat anggaran biaya, khususnya anak sekolah atau mahasiswa yang belum berpenghasilan. Harga murah, tapi bisa jadi menemukan barang yang bagus dan kece.

Sementara sisi negatif thrifting, khususnya di Pasar Senen, Jakarta, yang sangat padat, pembeli akan merasa capek ketika belanja. Karena harus berdesakan, panas, dan selalu berdiri sepanjang mencari barang.

Apalagi jika tidak beruntung dan menemukan barang bekas orang yang barangkali punya riwayat penyakit kulit dan lain-lain. Jelas sangat merugikan diri sendiri.

“Menurut gue, sebenarnya lebih besar dampak negatifnya. Tapi ya gimana, thrifting itu sangat membantu gue (cari barang bagus dengan harga murah),” ungkap Ghilman yang termasuk sebagai mahasiswa dengan keuangan yang pas-pasan itu. Maka dari itu, ia tetap menyarankan agar teman-teman membeli barang dari toko resmi, terkhusus produk-produk dalam negeri.

Penulis: Adelia Melati Putri
Editor: Muchamad Aly Reza

Liputan ini diproduksi oleh mahasiswa Program Kompetisi Kampus Merdeka-Merdeka Belajar Kampus Merdeka (PKKM-MBKM) Unair Surabaya di Mojok periode Juli-September 2024.

BACA JUGA: 4 Renungan jika Ingin Jadi Driver Ojol, Pekerjaan Sampingan yang Tak Semudah Bayangan

Ikuti artikel dan berita Mojok lainnya di Google News

 

 

Terakhir diperbarui pada 16 Agustus 2024 oleh

Tags: jakartapasar senenpasar senen jakartapilihan redaksithriftthriftingthrifting di jakartathrifting di pasar senen
Adelia Melati Putri

Adelia Melati Putri

Artikel Terkait

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO
Sehari-hari

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026
Dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, Kota Jogja MOJOK.CO
Aktual

Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius

25 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Merintis Jastip ala Mahasiswa Flores Cuan Jutaan Tiap Bulan MOJOK.CO

Belajar dari Mahasiswa Flores yang Merantau di Jogja Merintis Usaha Jastip Kecil-kecilan Hingga Untung Jutaan Rupiah Setiap Bulan

23 April 2026
Ilustrasi punya rumah megah di desa.MOJOK.CO

Membangun Rumah Megah demi Penuhi Standard Kesuksesan di Desa Malah Bikin Ibu Tersiksa: Terasa Sepi, Cuma “Memuaskan” Mata Tetangga

21 April 2026
3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak (Unsplash)

3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

22 April 2026
pasar wiguna.MOJOK.CO

Pasar Wiguna Sukaria Edisi 102 Padati Vrata Hotel Kalasan, Usung Semangat “Wellness” dan Produk Lokal

26 April 2026
Tahlilan ibu-ibu di desa: acaranya positif tapi ternodai kebiasaan gibah dan maido MOJOK.CO

Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido

28 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.