Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Manggarai, Saksi Bisu Sarjana Pura-pura Sukses di Jakarta Selatan: Tinggal di Gang Sempit dan Bertahan Hidup Rp20 Ribu Sehari

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
7 Mei 2025
A A
Manggarai, Saksi Bisu Para Sarjana Pura-pura Sukses di Jakarta Selatan: Tinggal di Gang Sempit dan Bertahan Hidup Rp20 Ribu Sehari.MOJOK.CO

Ilustrasi - Manggarai, Saksi Bisu Para Sarjana Pura-pura Sukses di Jakarta Selatan: Tinggal di Gang Sempit dan Bertahan Hidup Rp20 Ribu Sehari (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bertahan hidup di Manggarai, Jakarta Selatan dengan Rp20 ribu sehari

Ada satu alasan mengapa Ocin rela bertahan di kos tersebut, bahkan sampai hampir satu setengah tahun. Tak lain dan tak bukan, ya, karena harga sewanya yang murah. 

Per bulan, ia cuma perlu membayar uang sewa Rp400. Harga ini jauh di bawah harga “kos-kosan layak” di Jakarta Selatan lainnya yang rata-rata menyentuh Rp1 juta per bulan.

“Selain itu ya karena dekat dari kantor tempat kerja, jalan kaki nggak sampai 10 menit sampai,” jelasnya.

Ocin sendiri bekerja di sebuah kantor yang bergerak di bidang jasa peminjaman. Upahnya Rp3,2 juta per bulan, yang berarti jauh dari upah standar Jakarta. Per 2025 ini, UMR Jakarta berada di angka Rp5,3 juta.

Dari gajinya yang di bawah UMR tersebut, cuma sedikit yang bisa ia nikmati. Sebab, nyaris separuhnya harus ia transfer ke orang tua di kampung. Untuk membeli berbagai kebutuhan dan uang saku sekolah adiknya yang masih SMP.

“Makanya, kalau soal pengeluaran aku tuh ketat banget. Sehari buat makan mentok cuma 20 ribu buat 2 kali beli lauk di warteg, nasi bikin sendiri,” ujarnya.

“Bisa dibilang aku memang pelit buat diriku sendiri, apalagi soal makan, terkesan hemat banget. Nongkrong pun jarang-jarang, makanya biarpun aku di Jaksel, kek nggak terlalu ngerasain vibes Jakselnya.”

Pura-pura sukses demi bahagiakan orang tua

Selain hidup struggle di Manggarai, Jakarta Selatan, ada satu hal lagi yang sebenarnya membebani Ocin. Yakni ekspektasi orang tuanya yang terlalu tinggi.

Di kampungnya, Ocin satu dari sedikit anak mudanya yang kuliah. Belum lagi keputusannya mengambil jurusan Ilmu Ekonomi di kampus mahal Jogja yang dianggap sebagai pencapaian. 

Ketika lulus pun, ia bekerja di bidang yang berhubungan dengan uang. Sehingga, baik orang tuanya maupun tetangga di kampung, menganggapnya juga banyak uang.

“Mentang-mentang kerjanya ngurusin duit, dipikirnya aku banyak duit. Tapi yaudah lah, telanjur dikira jadi orang sukses.”

Di satu sisi, ini bikin dia bangga karena setidaknya dapat membahagiakan orang tua. Tapi di sisi lain, itu juga membebaninya. Berpura-pura sukses, padahal aslinya amat struggle di perantauan, membuatnya harus berkorban lebih yang bikin dia makin menderita.

“Aku kerap nabung buat sesuatu hal. Tiba-tiba ortu minta transfer. Dan otomatis aku nggak bisa bilang nggak ada duit, karena mana ada orang sukses nggak ada duit,” ungkapnya.

“Tapi ya sudah lah, biarin orang taunya aku bener-bener sukses tanpa tahu gimana hidupku di Jakarta.”

Iklan

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Jakarta Timur, Kawasan Penuh Ironi yang Sebaiknya Jangan Ditinggali, Kecuali Kalau Nyawamu Sembilan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Mei 2025 oleh

Tags: jakartajakarta selatanJakselmanggaraimanggarai jakarta selatanpilihan redaksi
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh  MOJOK.CO
Esai

Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 

1 Mei 2026
Hidup mati pekerja Jakarta harus tetap masuk, menerjang arus dari Bekasi
Urban

Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan

29 April 2026
Mie ayam bintang di Jakarta. MOJOK.CO
Kuliner

Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

29 April 2026
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO
Urban

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS

28 April 2026
kos dekat kampus, kos murah.MOJOK.CO

Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri

29 April 2026
Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026 undang pecinta sepeda dari seluruh negeri hingga internasional MOJOK.CO

Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara

28 April 2026
Lulusan S2 Jepang nggak mau jadi dosen, pilih kerja di Australia. MOJOK.CO

Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas

29 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.