Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Mahasiswa Aceh Terselamatkan Usai Pindah Jogja: Dianggap Beban Orang Tua, Balas Dendam Lewat Masak

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
7 Februari 2024
A A
Bukber di Tempat Makan Menyiksa Juru Masak MOJOK.CO

Ilustrasi - Acara Bukber di Tempat Makan Menyiksa Juru Masak. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Melamar kerja berkali-kali di Surabaya, selalu tertolak

Puji bukannya tanpa pergerakan. Sadar bahwa ia tak bisa menghasilkan uang dari menulis, ia pun sempat coba-coba melamar kerja sebagai staf kitchen di beberapa coffee shop dan restoran di Surabaya. Karena kebetulan ia punya basic bisa masak.

“Selalu gagal di interview. Karena aku nggak punya pengalaman kerja, terus saat itu yang aku bisa cuma masak-masakan rumahan, jadi menurut mereka aku nggak sesuai kebutuhan mereka,” tutur Puji.

Iklan

“Sementara yang coffee shop dan restoran cari itu yang bisa masak masakan-masakan yang agak mewah dan cenderung sulit dalam pengolahan dan penyajiannya,” lanjutnya.

Dari situlah Puji kemudian tak keberatan jika memang harus lanjut S2, meski pada dasarnya ia sendiri sudah ogah berhubungan dengan dunia kampus.

“Daripada nganggur,” ujar mahasiswa Aceh sekaligus mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga itu.

Mahasiswa Aceh yang jadi andalan di dapur coffee shop di Jogja

Setengah tahun awal di Jogja Puji jalani dengan sangat menjemukan dan tidak produktif sama sekali.

Kegiatannya di luar kuliah tidak jauh-jauh dari nongkrong dan main PS. Sisanya, rebahan di kos. Tidak ada aktivitas menulis lagi. Kalau membaca masih sesekali.

Hingga suatu ketika, hasratnya untuk kembali bertarung mencari loker demi loker muncul kembali.

“Pertama, aku nggak enak sama abangku kalau misal uang habis terus minta. Kedua, pacarku sudah kerja. Jadi nggak enak aja,” ungkap Puji.

Lamaran pertama yang ia masukkan ke sebuah coffee shop di daerah Nologaten ternyata tembus.

Mahasiswa Aceh Terselamatkan Usai Pindah Jogja: Dianggap Beban Orang Tua, Balas Dendam Lewat Masak MOJOK.CO
Ilustrasi – Mahasiswa Aceh jadi juru masak andalan di coffee shop Jogja. (Aly Reza/Mojok.co)

“Awalnya diremehkan juga karena sebelumnya nggak punya pengalaman. Tapi karena tetap masuk, maka kugunakan buat belajar sebaik mungki. Mempelajari membuat menu-menu masakan baru,” katanya.

Tak sampai setahun, Puji langsung naik posisi menjadi head kitchen di coffee shop tersebut

Hal tersebut tidak lepas dari kepandaiannya meracik bumbu dan menciptakan menu-menu baru.

“Tiap aku bikin menu baru, satu menunya owner-nya beli Rp200 ribu. Uang apresiasi lah,”  akunya. “Gajiku juga naik, lumayan, di atas UMR Jogja. Jadi bisa nabung dan tentu nggak jadi beban orang tua lagi.”

Iklan

Apa yang telah Puji lewati itulah yang membuatnya lantas berpikir bahwa Jogja telah menyelamatkannya.

Lewat masak, bakat yang tak Puji sadari sebelumnya, ia kini bisa bicara banyak dan menyumpal mulut orang-orang yang sebelumnya menganggapnya sebagai beban orang tua belaka.

“Aku lagi ngumpulin modal buat bikin coffee shop sendiri nanti,” pungkasnya.

Reporter: Muchamad Aly Reza

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA: Mahasiswa Medan Tertipu Biaya Hidup Murah Jogja, Gadaikan Laptop demi Nongkrong di Coffee Shop

Cek berita dan artikel Mojok lainnya di Google News

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 8 Februari 2024 oleh

Tags: Jogjamahasiswa acehmasakpilihan redaksiUIN Sunan Kalijaga
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Kisah pemilik Yamaha Fazzio hitam di Jogja. MOJOK.CO
Eksplor

Gelontorkan Tabungan Jutaan Rupiah demi Modifikasi Fazzio: Cara Manis Anak Muda Jogja Menghargai Kepedulian Orang Terdekat

30 Juni 2026
Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional, MLSC.mojok.co
Eksplor

Perempuan-Perempuan Cilik Merawat Asa Timnas di Tengah Kekosongan Ekosistem Profesional

30 Juni 2026
Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM MOJOK.CO
Esai

Dikira Komunis tapi Fasih Baca Al-Qur’an: Dilema Anak Masyumi Baca Karl Marx di Filsafat UGM

29 Juni 2026
Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis di Sepak Bola Remaja Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik.MOJOK.CO
Eksplor

Coach Jacksen F. Tiago: Pendekatan Psikologis Pemain Muda Putri Harus Didahulukan Ketimbang Fisik dan Taktik

28 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

27 Juni 2026
Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

Alasan Yamaha Aerox, Fazzio, dan Filano Menjadi Trio Matik Terbaik untuk Anak SMA

30 Juni 2026
Piala Dunia, Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib.MOJOK.CO

Joachim Klement yang Tak Pernah Salah Ramal dan Skenario-Skenario Ajaib Pildun

25 Juni 2026
Wisata air Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah akan dikembangkan. Ada investasi dari Cilacap hingga Jepang MOJOK.CO

Rawa Pening Kabupaten Semarang bakal Jadi Wisata Unggulan Jateng, Tawarkan Rumah Makan Apung-Keramba

25 Juni 2026
Cerita awardee Beasiswa LPDP University of Edinburgh, Skotlandia, pilih pulang ke Indonesia untuk bangun bisnis brand tas kerja lokal MOJOK.CO

Pulang Kuliah dari Skotlandia Pilih Bisnis Tas Lokal di Indonesia: Buka Lapangan Kerja hingga Terlibat Pemberdayaan Perempuan

29 Juni 2026
Peluncuran logo dan maskot MTQ Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah MOJOK.CO

MTQ Nasional XXXI Jateng: Warna Baru Festival Al-Qur’an Terbesar dan Adem Ayem di Semarang

25 Juni 2026

Video Terbaru

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.