Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Pelanggan Kopi Klotok yang Tak Bayar Selama Kuliah di Jogja Dapat Kerja di Jakarta, Bertekad Balik Bayar “Utang”

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
7 Maret 2024
A A
pelanggan kopi klotok tak bayar selama kuliah di jogja, dapat kerja di jakarta ingin bayar utang.MOJOK.CO

Ilustrasi pelanggan yang tak bayar Kopi Klotok dapat kerja di Jakarta (Ega/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang pelanggan Kopi Klotok yang selama kuliah di Jogja sering makan tanpa bayar sekarang sudah dapat kerja di Jakarta. Ia percaya hal tersebut, salah satunya, berkat doa dari pengelola warung langganannya dulu.

Hal itu membuatnya ingin segera mengagendakan untuk kembali melawat kembali mengenang kuliah di Jogja. Selain untuk bertemu kawan lama, tentunya membayar tanggungan-tanggungannya dulu saat mengambil pisang goreng hingga kopi dua gelas bayarnya satu.

“Semoga Kopi Klotok sukses selalu dan semoga aku lancar di kerjaan ini supaya bisa segera ke Jogja,” kata Tono* (25) saat Mojok hubungi pada Selasa (5/3/2024).

Tono yang dulu kuliah di Jogja pada 2017 hingga 2023 pertama kali bercerita soal penyesalannya ketika ramai kabar Kopi Klotok alami kerugian ratusan porsi karena pelanggan tak bayar. Pada Agustus 2023 lalu, kabar itu jadi perbincangan warganet.

Namun, Manajer Kopi Klotok, Prita Damayanti bukannya mengecam para pelanggan seperti Tono. Perempuan ini justru mendoakan agar mereka lancar rezekinya.

Prita mengaku senang mendapat kabar ada pelanggan yang ingin mengganti pembayaran setelah berulang kali kabur setelah makan. Ia harap, orang seperti Tono mendapat rezeki yang lancar.

“Kalau ada niatan untuk mampir lagi dan mengganti, kami senang. Semoga dapat berkah dari Allah dan pekerjaannya lancar,” kata Prita kala itu.

Saat saya beri tahu bahwa ada titipan doa dari Prita, Tono mengaku senang. Ia percaya, akhirnya dapat kerja di Jakarta selepas kuliah di Jogja juga salah satunya berkat doa tersebut.

Kuliah di Jogja sering makan di Kopi Klotok, bayarnya sebagian saja

Dulu, modus Tono biasanya makan dengan banyak menu tapi bayarnya hanya sebagian saja. Hal ini ia lakukan berulang kali.

Selama kuliah di Jogja, Tono mengaku beberapa kali tidak membayar hanya untuk menu minuman dan pisang goreng. Namun, ia mengaku tak sampai hati tidak bayar untuk makanan berat.

Sementara teman-temannya, ia sering menyaksikan mereka benar-benar makan banyak tanpa rasa sungkan meski tidak membayar. Ada yang ambil nasi sayur dengan telur dan ayam lebih dari satu porsi.

“Dulu aku ngandelin Kopi Klotok untuk nongkrong sama teman. Enak tempatnya. Tapi jujur memang kalau lagi akhir bulan aku manfaatkan dengan tidak bayar,” terangnya.

kopi klotok.MOJOK.CO
Pisang goreng, salah satu menu andalan Kopi Klotok (Hammam/Mojok.co)

Sejak pertengahan 2023 silam, usai tuntas kuliah Jogja, Tono kembali merantau ke Jakarta demi mencari kerja. Jalannya tidak mudah.

Tono sempat bekerja lepas namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di Jakarta. Lalu, pada Desember 2023 hingga Januari 2024 sempat bekerja di sebuah agensi periklanan. Sayang, kontrak dan hak pekerja di tempat itu tidak jelas sehingga ia memutuskan cabut.

Iklan

Tidak lama setelah keluar dari agensi tersebut akhirnya Tono dapat kerja dengan kontrak yang jelas. Ia berharap, kerja di Jakarta ini dapat memenuhi kebutuhan hidup hingga membawanya kembali ke Jogja mengunjungi Kopi Klotok.

Masih terus kecolongan sampai sekarang

Meski sempat viral, ternyata saat ini masih terus ada pelanggan tak bayar di Kopi Klotok. Hal itu Prita konfirmasi pada Selasa (5/3/2024). Sampai sekarang, masih sering ada puluhan item makanan keluar tanpa terdeteksi. Sebagian, ia duga anak kos yang kuliah di Jogja.

“Masih ada. Kalau kami lihat sih memang nggak sebanyak dulu yang sampai ratusan, kalau sekarang puluhan yang hilang masih ada,” katanya.

Selain yang sengaja tidak bayar, sebenarnya Prita mengamati banyak juga pelanggan Kopi Klotok yang benar-benar lupa detail jumlah pesanan. Pasalnya, melihat menu prasmanan kadang membuat pelanggan kalap mengambil sepuasnya tapi kelupaan detailnya saat bayar. Kepada pelanggan yang tidak jujur maupun lupa, Prita hanya berharap agar meningkatkan kesadaran, kejujuran, dan ketelitian.

Kopi Klotok yang berdiri sejak 2015 di daerah Pakem, Sleman telah jadi salah satu destinasi kuliner favorit di Jogja. Pada akhir pekan atau musim liburan, bahkan bus-bus pariwisata memadati area parkir warung ini. Kisah rupa-rupa pelanggan mewarnai perjalanannya selama sewindu terakhir.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Sempat Viral, Hingga Kini Kopi Klotok Masih Rutin Rugi Puluhan Porsi karena Pelanggan Anak Kos Tak Bayar

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 8 Maret 2024 oleh

Tags: jakartaJogjaKopi KlotokKulinerWarung Kopi Klotokwisata jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO
Ragam

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)
Pojokan

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ilustrasi Mie Ayam di Jogja, Penawar Kesepian dan Siksaan Kemiskinan (Unsplash)

Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam

19 Januari 2026
Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.