Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Alun-alun Jombang, Cuma Lapangan Biasa Tak Punya Ciri Khas tapi Bisa Saingi Simpang Lima Gumul Kediri

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
8 Juli 2024
A A
Alun-alun Jombang Tak Menarik, tapi Beri Kebahagiaan Orang Desa dan Saingin Simpang Lima Gumul Kediri MOJOK.CO

Ilustrasi - Alun-alun Jomnang memang tak menarik, tapi beri kebahagiaan dan saingi Simpang Lima Gumul Kediri. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Alun-alun Jombang memang tampak biasa aja. Bahkan, orang Jombang sendiri menyebut alun-alun itu tak ada bagus-bagusnya. Akan tetapi, keberadaannya memberikan rasa bahagia. Terutama bagi orang-orang pelosok desa. Bahkan keramaiannya tak kalah dari Simpang Lima Gumul Kediri.

***

Suara tilawah menggema lantang dari pengeras suara Masjid Agung Baitul Mukmin, masjid yang bersebarangan langsung dengan Alun-alu Jombang. Berselingan dengan sayup-sayup terdengar suara pemberitahuan demi pemberitahuan di stasiun yang letaknya juga berdekatan dengan alun-alun.

Setiap mendengar tilawah dari masjid-masjid di Jawa Timur, hati saya langsung terenyuh. Ada perasaan kangen. Maklum, bertahun-tahun saya hidup dan sering riwa-riwi di beberapa daerah di Jawa Timur, di mana Jombang menjadi salah satu daerah yang sering saya singgahi.

Saya lantas mencoba menikmati rasa kangen itu dengan duduk di salah satu sudut Alun-alun Jombang. Di hamaparan rumput hijau di hadapan saya, tampak beberapa keluarga menggelar tikar, membeber makanan yang mereka bawa dari rumah.

Alun-alun Jombang Tak Menarik, tapi Beri Kebahagiaan Orang Desa MOJOK.CO
Alun-alun Jombang jadi tempat piknik keluarga. (Aly Reza/Mojok.co)

Dari zona anak-anak, terdengar jeritan-jeritan ceria. Di sana memang menjadi zona bermain khusus untuk anak-anak. Ada papan seluncur, ayunan, dan lain-lain. Tak ketinggalan sepasang muda-mudi yang duduk berdua sembari menatap langit yang memerah jingga.

Hari itu Sabtu (1/6/2024) malam. Wajar jika suasana di Alun-alun Jombang begitu ramai. Tak kalah ramai dari tetangganya, Simpang Lima Gumul Kediri. Banyak keluarga hingga sepasang kekasih yang malam mingguan.

“Di Jombang sendiri kan emang nggak ada tempat hiburan. Larinya ya ke alun-alun. Punya mal namanya Linggarjati Plaza. Tapi itu kan kayak mal mangkrak aja,” ucap Iffah (25).

“Tapi kalau kulineran masih aman lah. Ada Gacoan. Ada beberapa coffee shop juga,” sambung perempuan asal Tebuireng itu.

Alun-alun Jombang nggak punya daya tarik

Meski asli Kota Santri, tapi Iffah memang terbilang jarang jalan-jalan di Alun-alun Jombang. Hanya sekadar melintas saja.

Sebab, menurut Iffah, Alun-alun Jombang tak punya daya tarik khusus. Sekadar untuk foto-foto saja tak menarik.

“Jarang ada anak kuliahan yang mau nongkrong di sana. Kalau anak-anak muda paling ya anak-anak SMP dan SMA. Selebihnya keluarga-keluarga,” ucap Iffah.

Iffah yang tak terlalu suka dengan keramaian juga menghindari ke Alun-alun Jombang di malam Minggu. Karena kelewat ramai. Sementara jalanan area alun-alun tak terlalu luas, sehingga agak semrawut.

Alun-alun Jombang Tak Menarik, tapi Beri Kebahagiaan Orang Desa MOJOK.CO
Suasana Sabtu sore (menjeang malam Minggu) di Alun-alun Kota Santri. (Aly Reza/Mojok.co)

“Nggak terlalu ikonik juga. Beda misalnya dengan Alun-alun Kediri. Ikonik karena ada Simpang Lima Gumul. Atau Alun-alun Batu, punya bianglala ikonik. Apalagi Alun-alun Surabaya dengan nuansa vintage-nya. Pernah renovasi, tapi ya pancet gitu-gitu aja. Pancet jelek,” kata Iffah.

Sementara kata Iffah, Alun-alun Jombang tak punya ciri khas, hanya hamparan rumput hijau biasa. Kalau ada bagian yang mencolok dari ruang terbuka Kota Santri itu, tentu hanya Masjid Baitul Mukmin di seberang jalan. Tapi itu kan masjid, untuk ibadah, bukan untuk nongkrong dan piknik keluarga.

Alun-alun Jombang bikin bahagia

Menjelang Magrib, saya mencoba berjalan santai mengitari Alun-alun Jombang. Saya kemudian berbincang dengan Miyati (30), perempuan desa asal Diwek.

Malam itu ia mengajak suami dan dua orang anaknya yang masih kecil main-main di alun-alun. Miyati dan suami duduk-duduk santai di alas tikar yang mereka bawa dari rumah. Sementara dua anaknya tengah sibuk menerbangkan mainan baling-balingnya. Yang kalau berputar di udara akan mengeluarkan cahaya warna-warni.

“Hiburannya orang desa kan ya seperti ini, Mas, ke alun-alun. Begini sudah seneng,” kata Miyati sembari tertawa kecil.

Iklan

Diwek sendiri merupakan salah satu kecamatan terdekat dengan alun-alun. Jadi, tak pelak jika Miyati kerap menghabiskan malam Minggu main-main di sana bersama keluarga kecilnya.

“Bapaknya anak-anak kan jarang di rumah, kerja di Gresik. Jadi kalau pulang main ke sini. Selain dekat kan juga ini tempat umum, nggak bayar. Paling bayar parkir aja,” beber Miyati.

Lagi pula, dua anaknya juga tak pernah bosan jika diajak ke Alun-alun Jombang. Malah, kata Miyati, kedua anaknya tersebut justru yang paling bersemangat mengajak ke alun-alun.

Intinya yang penting keluar dari desa, melihat keramaian kota. Meskipun kalau meminjam kata Iffah sebelumnya, Alun-alun Jombang tak ada ikonik-ikoniknya.

Baca halaman selanjutnya…

Selingan kalau bosan di Simpang Lima Gumul Kediri

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 10 Juli 2024 oleh

Tags: alun-alun jombangalun-alun terbaik jawa timurhiburan malam di jombangJawa TimurJombangkulineran di jombanglinggarjati plazamal di jombangsimpang lima gumultempat nongkrong di jombangwisata di jombang
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Pengamen di kampung Jombang bisa datang 4-5 kali dalam sehari MOJOK.CO

Tinggal di Jombang Selatan: Tiap Hari Rumah Didatangi 4-5 Pengamen Keras Kepala dari Pagi-Malam karena Terlanjur Tuman

22 Juni 2026
Pengendara motor plat S di jalanan Jombang tidak kalah ngawur dari plat K MOJOK.CO

Motoran di Jatim: Dibuat Sadar kalau Plat S Jadi Motor “Paling Rusuh” di Jalan

23 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
Jombang itu kota serba nanggung MOJOK.CO

Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup

12 Januari 2026
Pulau Bawean Begitu Indah, tapi Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri MOJOK.CO

Pengalaman Saya Tinggal Selama 6 Bulan di Pulau Bawean: Pulau Indah yang Warganya Terpaksa Mandiri karena Menjadi Anak Tiri Negeri Sendiri

15 Desember 2025
12 Hari Belajar Bahagia di Perkebunan Kalijompo Jember MOJOK.CO

12 Hari Tinggal di Perkebunan Kalijompo Jember, Belajar Menjadi Manusia yang Selalu Bersyukur dan Merasa Cukup meski Keterbatasan Ada di Depan Mata

29 September 2025
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair MOJOK.CO

Lulus S3 dan Jadi Peneliti, Hidup Saya Malah Bergantung pada Honor Riset yang Tak Kunjung Cair

19 Agustus 2026
Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia MOJOK.CO

Honda Beat adalah motor paling boring di indonesia tapi justru karena itu saya sayang banget sama motor ini

18 Agustus 2026
TPU Farm: Ketika Kematian Menumbuhkan Kehidupan MOJOK.CO

TPU Farm: Ketika Cabai Tumbuh di Area Makam

17 Agustus 2026
No Na, Klakson Telolet, dan Nasionalisme yang Nggak Harus Serius MOJOK.CO

No Na, Klakson Telolet, dan Nasionalisme yang Nggak Harus Serius

17 Agustus 2026
Kirab Budaya dan Karnaval Pembangunan Klaten Tahun 2025. MOJOK.CO

Karnaval Klaten 2026: Belajar Jejak Sejarah Mataram Kuno dan Keistimewaan Tiap Wilayah

16 Agustus 2026
Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi. MOJOK.CO

Warga Yogyakarta Bisa Perbarui Desil yang Tak Sesuai Data secara Mandiri Lewat Aplikasi

21 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.