Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Warung Makan Yu Ngademi Pasar Ngasem dan Bobor Daun Kelor yang Menyelamatkan Indonesia

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
18 Desember 2023
A A
Warung Makan Yu Ngademi Pasar Ngasem dan Bobor Daun Kelor yang Menyelamatkan Indonesia MOJOK.CO

Ilustrasi Warung Makan Yu Ngademi Pasar Ngasem dan Bobor Daun Kelor yang Menyelamatkan Indonesia. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Warung Makan Yu Ngademi sudah ada di Pasar Ngasem sejak tahun 1983. Menu andalannya yang hingga kini tetap laris manis adalah oseng genjer dan bobor daun kelor. Menu-menu itu konon telah menyelamatkan Indonesia.

***

Saya lagi-lagi kecewa ketika datang ke Warung Makan Yu Ngademi, Senin (18/12/2023). Sudah dua hari berturut-turut saya kecelik untuk menikmati satu sayur di warung ini. Padahal baru jam 9 pagi, tapi sayur genjer yang sudah saya idam-idamkan sudah menghilang dari meja warung. 

Sehari sebelumnya, saya datang bahkan lebih pagi, sekitar pukul 07.45, sayur itu juga ludes. Pikir saya, mungkin karena hari Minggu, banyak wisatawan yang datang sehingga cepat habis. 

Sehingga ketika saya datang di hari Senin, saya akan menemui sayur itu. Saya sudah berencana untuk mengambil sayur itu cukup banyak karena model penyajian di warung ini prasmanan. Saya berharap bukan hanya daun genjer saja yang tersaji, tapi juga bunganya. Agak pahit memang bunganya, tapi saya suka dengan citarasanya.

Saya pikir karena bukan akhir pekan, pastilah suasana lebih sepi. saya tak perlu berebut dengan wisatawan yang juga mengincar oseng genjer itu. Nyatanya, sudah ludes juga.

“Hari biasa, Mas, tapi kan ini sudah mulai liburan. Ini saja tadi oseng genjernya masak dua kali, lho, ” kata Mba Fitri (35), anak kedua Yu Ngademi yang menyempatkan waktu untuk ngobrol. Ibunya, Yu Ngademi terlihat sedang tidur pulas di bangku panjang. 

Mba Fitri lantas mengenalkan saya pada ayahnya, Pak Aries Purnomo (66) yang bersama-sama istrinya, Yu Ngademi merintis warung makan di Pasar Ngasem. “Saya aslinya Gombong, istri saya Wonosari,” katanya. Dulu sebelum jualan nasi di Pasar Ngasem, ia biasa memberikan jasa mengecat sangkar burung. 

Bagi yang belum tahu,Pasar Ngasem berdiri sejak tahun 1809. Sebelum tahun 2010 identik dengans sebutan sebagai pasar burung, karena selain menjual bahan kebutuhan pokok, banyak penjual burung dan hewan di pasar ini. 

Namun, sejak 2010, pasar burung telah direlokasi ke Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) di Jalan Bantul. Kini, Pasar Ngasem menjadi pasar tradisional yang menjual kebutuhan sehari-hari. 

Apa istimewanya Warung Makan Yu Ngademi Pasar Ngasem?

Sayur oseng genjer ini adalah salah satu jenis sayur yang cepat habis di Warung Makan Yu Ngademi Pasar Ngasem. Konon, sayuran ini tergolong gaib. Tak sampai 30 menit setelah bukan di jam 06.00 sayur ini menghilang.

Sayur bobor daun kelor, jadi salah satu menu yang banyak dicari pelanggan
Sayur bobor daun kelor, jadi salah satu menu yang banyak dicari pelanggan di Pasar Ngasem, Senin (18/12/2023). (Agung P/Mojok.co)

Genjer adalah sejenis sayuran yang tumbuh di rawa atau sawah. Musim hujan atau sebelum musim tanam padi, tumbuhan ini banyak ditemui di areal persawahan. Sayur ini cocok untuk oseng atau ada juga untuk sayur pecel. 

Sayur oseng genjer mengingatkan saya pada masakan orang tua saat saya masih kecil. Setidaknya sayuran ini bisa jadi obat kangen.

“Sayur bobor kelornya masih ada, Mas,” kata Mba seperti ingin mengobati kekecewaan saya.

Iklan

Saya akhirnya memesan nasi sayur bobor kelor. Hari sebelumnya saya memesan seporsi bubur krecek. Kali ini saya cukup mengambil satu krecek dan telur ceplok sebagai lauk. 

Bobor kelor itu termasuk sayuran yang nggak begitu biasa. Yang saya tahu, bobor itu umumnya pakai bayam atau sayur lembayung. Agak jarang saya menemui warung makan yang menyajikan bobor daun kelor.

Makanan itu cepat tandas dari piring saya. 

Baca halaman selanjutnya

Daun kelor yang banyak manfaat, tapi dijauhi orang yang punya susuk 

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 19 Desember 2023 oleh

Tags: goyang lidahKulinerpasar ngasempilihan redaksiwarung yu ngademi
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO
Sekolahan

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
Adegan horor tiap awal bulan di kehidupan dewasa. Gajian ludes seketika karena kebutuhan MOJOK.CO
Urban

Awal Bulan di Kehidupan Dewasa Itu Horor: Setelah Gajian Gaji Langsung Ludes di Kalkulator

2 Juni 2026
Kerja di Jakarta, Cara Terbaik Buat Melihat Sisi Buruk Manusia adalah Kerja di F&B.mojok.co
Urban

FnB di Jakarta Bikin Sengsara Pekerjanya: Bisnis Elite tapi Gaji Karyawannya Seuprit, yang Dimiliki Artis bahkan Lebih Tak Manusiawi

2 Juni 2026
In this economy: momen para laki-laki merasa gagal sebagai anak dan suami karena masalah keuangan (sulit ekonomi) MOJOK.CO
Urban

In This Economy: Momen Para Laki-laki Merasa Gagal sebagai Anak dan Suami, Gaji Numpang Lewat tapi Bingung Mau Kerja Model Gimana Lagi

1 Juni 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Merusak Astrea Grand Jadi Motor Racing Kampung MOJOK.CO

Pengalaman Saya “Merusak” Astrea Grand Milik Bapak Menjadi Motor Racing Kampung: Jebakan Menyenangkan dari Motor Honda yang Menjerat Saya Sampai Tua

2 Juni 2026
makan mie ayam di Solo. MOJOK.CO

Curiga dengan Pedagang Mie Ayam di Dekat Rutan Solo, Beli Seporsi tapi Tak Diminta Bayar. Eh, Ternyata Intel Lagi Nyamar

28 Mei 2026
Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

Fun Football, Cara Pria Dewasa untuk Tetap Waras dan Punya Alasan untuk Hidup Lebih Lama

2 Juni 2026
tren olahraga kalcer.MOJOK.CO

Tren dan FOMO Olahraga “Kalcer” yang Mahal Lahir karena Minimnya Fasilitas Publik di Perkotaan

29 Mei 2026
Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius Mengenal Perjuangan Rakyat Prancis MOJOK,CO

Instruksi Belajar Bahasa Prancis: Taktik Genius untuk Mengenal Perlawanan Rakyat Prancis

1 Juni 2026
Waisak 2026 di Candi Borobudur Magelang jadi momentum bagi sebuah keluarga Buddha asal Temanggung untuk meluruhkan ego diri MOJOK.CO

Waisak di Borobudur untuk Meluruhkan Ego Diri, Menerima Kesadaran atas Renungan “Hidup untuk Apa di Dunia Fana?”

31 Mei 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

1 Juni 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.