Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kuliner

Keteledoran Para Penjual Angkringan yang Berujung Trauma Banyak Pelanggan, Ada Kecoak dan Telur Lalat di Baceman

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 Juli 2024
A A
penjual angkringan.MOJOK.CO

Ilustrasi angkringan (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Makan di angkringan ternyata tak selalu membawa kesan menyenangkan. Di gerobak sederhana dan merakyat itu, ada yang mengalami pengalaman traumatis karena beberapa hal.

Gerobak angkringan jadi hal yang mudah dijumpai di sudut-sudut jalan Jogja. Menjadi tempat tujuan bukan hanya bagi warga lokal, melainkan juga wisatawan.

Iklan

Bagi para pendatang di Jogja, menu-menu kuliner di gerobak tersebut juga memantik rasa penasaran. Nasi kucing, salah satu menu ikoniknya, bagi sebagian orang luar Jawa adalah hal yang asing di telinga.

Begitulah yang ada di pikiran Andini (23) saat pertama kali tiba di Jogja. Sebelum merantau untuk kuliah, belum sekalipun ia makan di angkringan. Ia merupakan perempuan kelahiran Pulau Sumatra.

“Di kampus ada temanku yang bilang ngomongin soal nasi kucing. Kayak apa si sebenernya bentuknya itu aku penasaran banget,” ujarnya mengenang pengalaman pada masa awal tiba di Jogja 2019 silam.

Setelah diajak temannya makan di sebuah gerobak sederhana yang terletak di Condongcatur, Sleman, barulah ia mengetahui bentuk nasi dengan bungkusan kecil itu. Ia mulai terbiasa makan dengan lauk orek tempe atau sambal teri.

“Ditambah gorengan. Dah, biasanya paketannya ambil dua nasi, dua gorengan, sama satu sate-satean,” kelakarnya.

Bahaya yang tersimpan di remang-remang angkringan

Setelah pertama merasakan langsung, ia jadi sering ke angkringan. Terutama, jika sedang ingin makan dengan porsi tidak terlalu berat dan uang di bawah Rp10 ribu.

“Sampai-sampai temanku yang jadi bosan karena aku ngajaknya makan di angkringan terus,” kata dia.

Sampai suatu ketika, ia mulai merasakan pengalaman tak mengenakkan saat mampir di sebuah angkringan lain yang masih di sekitar sana. Di tengah remangnya penerangan gerobak saat malam, samar-samar ia mengaku melihat bercak putih di sela telur puyuh. Bercak yang terdiri dari beberapa titik yang seperti sudah agak mengembang.

“Aku ragu kan buat ambil. Sampai akhirnya aku dikasih tahu temanku kalau sate-satean itu memang agak rawan. Terutama yang baceman. Kadang kalau nggak dirawat betul ada telur lalatnya,” keluhnya.

menu angkringan.MOJOK.CO
Ilustrasi menu angkringan dalam kondisi baik. Saat siang, tidak remang sehingga bisa terlihat jelas (Hammam/Mojok.co)

Sejak saat itu, ia mengaku jadi teliti setiap makan di tempat serupa. Terutama saat sudah malam hari lantaran tidak bisa melihat secara jeli kondisi makanan yang tersaji.

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Trauma mau ambil baceman malah nemu kecoak yang nempel di makanan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 Juli 2024 oleh

Tags: angkringanJogjakuliner murahpedagang angkringan
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Yamaha Sigma motor kelas bawah tapi paling bisa diandalkan MOJOK.CO

Yamaha Sigma adalah Motor pertama di Jogja hasil lungsuran dari bapak dan jadi saksi momen-momen paling serius dalam hidup saya

28 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Alumnus Peternakan UMM Kerja Jadi Manager di Australia. MOJOK.CO

Dulu Kuliah Tanpa Punya Laptop, Alumnus UMM Ini Buktikan Bisa Kerja di Australia sebagai Manajer Peternakan

11 Agustus 2026
fisiologi pohon, walhi kerusakan lingkungan mojok.co

Hadapi Krisis Iklim, Ilmu Fisiologi Pohon Jadi Kunci Selamatkan 12 Juta Hektare Lahan Kritis

13 Agustus 2026
Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun MOJOK.CO

Telat 3 Hari Perpanjang SIM, Pak Guru Ahmad Melawan Aturan yang Tak Kenal Ampun

14 Agustus 2026
Beban ekspektasi orang desa di Rembang yang merantau kerja di luar negeri: dipandang kalau bisa menggelar dangdutan setiap tahun MOJOK.CO

Beban Pemuda Desa Kerja di Luar Negeri: Demi Dipandang Harus Gelar Dangdutan Tiap Tahun buat Hibur Warga

12 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.