Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Pahitnya Jadi Mahasiswa Teknik Industri, Sering Dikira Jurusan Nggak Jelas padahal Lulusannya Hebat

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
25 Juni 2025
A A
alumnus Teknik industri Unair bisa kerja di perusahaan mentereng. MOJOK.CO

ilustrasi - teknik industri sering dikira jurusan nggak jelas. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Melansir dari laman resmi FTMM Unair, mahasiswa Jurusan Teknik Industri juga diajarkan mengimplementasikan sistem agar terintegrasi antar manusia, bahan baku, informasi, peratalan, dan energi. Mahasiswa akan belajar mengenai berbagai bidang yakni Rekayasa Sistem, Faktor Manusia dan Ergonomi, serta Sistem Manufaktur.

Menurut Jessica, puncak materi itu semua baru terasa saat berada di semester tujuh. Di mana dia dan mahasiswa lainnya harus mengerjakan tugas yang tidak jauh hubungannya dengan teknik. Seperti tugas besar, proyek kelompok, skripsi, dan magang yang harus diselesaikan bersamaan. 

“Rasanya seperti juggling di tengah badai! Tapi, chaos ini mengajarkan saya untuk bisa melakukan manajemen waktu, menentukan prioritas, dan tahan fisik maupun mental. Keterampilan inilah yang sekarang jadi andalan di dunia kerja,” ujarnya.

Banyak lulusan cewek yang nggak kalah saing

Jurusan teknik dikenal sebagai “jurusan cowok” karena sedikitnya mahasiswa perempuan yang minat di bidang tersebut. Padahal, dunia sudah berubah dan perspektif manusia jadi lebih terbuka.

“Nyatanya, banyak perempuan hebat di sini, termasuk saya dan teman-teman lain yang membuktikan bahwa stereotip itu lagu lama. Jurusan ini adalah kanvas luas untuk inovasi,” tutur Jessica.

Mojok pernah mewawancarai Akmal (21), mahasiswa Teknik Industri yang kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Ia mengaku kalau jumlah laki-laki dan perempuan di jurusannya bisa dibilang seimbang. Tidak lebih dan tidak kurang.

Jessica juga tak menampik jika awalnya kuliah di Jurusan Teknik Industri akan lebih banyak belajar soal teori bisnis. Ternyata, ia sudah dijejali dengan gambar teknik dan teknik material sejak awal semester.

“Menurutku kedua materi itu sangat “teknik” dan di luar ekspektasi, tapi bikin saya belajar keluar dari zona nyaman,” ucapnya.

Lebih dari itu, lulus dari Jurusan Teknik Industri sejatinya harus merasa bangga. Sebab, jurusan ini bagaikan tiket VIP untuk kerja di berbagai industri seperti konsultan, Fast-Moving Consumer Goods (FMCG), otomotif, manufaktur, hingga teknologi. 

“Kami dilatih jadi problem-solver yang fleksibel, paham teknik sekaligus strategi bisnis. Dengan magang atau proyek relevan, peluang kerja terbuka lebar. Saya lihat teman-teman seangkatan cepat diterima di perusahaan top, dan itu membuktikan jurusan ini punya daya saing tinggi,” kata alumnus Unair yang sudah bekerja di perusahaan otomotif Toyota tersebut.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Sulitnya Jadi Mahasiswa Jurusan Teknik, Susah Dapatkan Nilai Bagus hingga Kepercayaan di Hati Cewek atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2025 oleh

Tags: alumnus Unairfakultas teknologi maju dan multidisiplinFTTMjurusan teknik industriprospek kerja teknikunair
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Dhia Hana Putri Saraswati mahasiswa Umsura dan Unair. MOJOK.CO
Sekolahan

Kena Mental Kuliah di Umsura dan Unair Sekaligus, Puluhan Kali Ingin Menyerah tapi Kuat karena Ajaran Muhammadiyah

5 Juni 2026
Rozi, dosen penyandang disabilitas Unair yang lulus S3. MOJOK.CO
Sekolahan

Perjalanan Dosen Unair yang Kehilangan 2 Kaki, Berhasil Selesaikan Kuliah S3 di FKH dengan IPK Sempurna

27 Mei 2026
Tapak Suci Unair. MOJOK.CO
Sehari-hari

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Atlet pencak silat Unair, Faryska Ozi Faradika. MOJOK.CO
Kampus

UKM Pencak Silat Unair Selamatkan Mimpi Atlet PSHT, Gelanggang Pertandingan Lebih “Menyeramkan” daripada Ruang Kelas Kuliah

20 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) perlu menghidupkan kembali adab yang selama ini menjadi ciri khas pesantren, tidak cukup perbaikan sistem MOJOK.CO

NU Perlu Hidupkan Tata Krama Organisasi di Tengah Dinamika yang Semakin Kompleks, Perbaikan Sistem Saja Tak Cukup

7 Juni 2026
Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule.MOJOK.CO

Pesona Gerabah Lukis Khas Klaten di Festival Sepeda Internasional, Sukseskan Misi Kebudayaan yang Memukau Bule

4 Juni 2026
Riset, Peneliti, Guru Besar Abal-Abal.MOJOK.CO

Sekte “Pemuja Kargo” di Ekosistem Kampus Indonesia yang Mencetak Peneliti Palsu dan Ilmuwan Abal-Abal

3 Juni 2026
Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia MOJOK.CO

Sisi Gelap Orang Tua Hebat: Hasilkan Generasi Rapuh yang Lembek Hadapi Kerasnya Dunia

8 Juni 2026
Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara.MOJOK.CO

Para Jagal Anjing di Jogja dan Mitos yang Terus Dipelihara

8 Juni 2026
Curhat dan ziarah di makam ibu, tempat terbaik pulang tanpa penghakiman MOJOK.CO

Curhat di Makam Ibu Dianggap Lebay dan Sia-sia, Tapi Jadi Tempat Pulang Terbaik yang Penuh Makna dan Rasa Lega

5 Juni 2026

Video Terbaru

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026
Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

Smarai, Konten Organik dan Cara Promosi Band tanpa Panik Ngejar Viral

21 Mei 2026
Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

Mbah Tejo: Gen Z Mungkin Lembek, tapi Tantangan Hidup Mereka Jauh Lebih Berat

17 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.