Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Ngekos di Kali Code Bikin Saya Tahu Sisi Gelap Mahasiswa Teknik UGM

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
24 Juni 2024
A A
Kali Code adalah Sebaik-baiknya Tempat Bertahan Hidup di Jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi - Kali Code Jogja Tak Menawarkan Kemewahan, Tapi Memberi Harapan Para Perantau dan Mahasiswa untuk Bertahan Hidup (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selama ini, Radit* (19) selalu hormat dengan para seniornya yang kuliah di Fakultas Teknik UGM. Namun, sejak ngekos di kawasan Kali Code, rasa hormat tadi ia buang jauh-jauh. 

Radit sendiri merupakan mahasiswa angkatan paling anyar di UGM. Baru sekitar enam bulan juga ia pindah kos-kosan ke sekitaran Kali Code, setelah sebelumnya tinggal di asrama.

Iklan

Ada beberapa alasan mengapa akhirnya Radit memutuskan pindah ke sana. Menurutnya, selain karena uang sewanya cukup murah, lokasinya pun juga lebih dekat dengan kampus. Seenggaknya kalau kudu berjalan kaki, tidak capek-capek amat.

Dan, di kos-kosan itu pula ia tinggal bersama teman-teman satu jurusannya. “Sebulan aslinya 500. Cuma karena sekamar aku berdua, masing-masing cuma bayar setengahnya aja,” kata Radit saat Mojok temui Sabtu (22/6/2024) malam.

Pada malam tersebut, saya memang sudah janjian dengannya buat bertemu di lokasi konser musik di Taman Bawah Jembatan Baru UGM, Sinduadi, Sleman. Lokasinya tak jauh dari kos-kosannya.

Buat melepas rasa lelah setelah sejam lebih jingkrak-jingkrak di depan panggung konser, kami pun melipir buat beli minuman dan sebat. Di depan Rusun Nakertrans DIY, yang tak jauh dari venue acara, Radit bercerita banyak hal. Salah satunya soal kerasahannya ngekos dengan para mahasiswa Teknik UGM di Kali Code. 

“Ini kalau mau aku buka semua, bisa sampai besok kita di sini, Mas,” ungkapnya.

Di sana, banyak anak Teknik UGM yang suka mabuk dengan “cara” aneh

Menurut Radit, sudah jadi rahasia umum kalau anak-anak jurusan teknik doyan mabuk. Meskipun tuduhan ini tak sepenuhnya benar, tapi ia tak menyangkal juga kalau budaya ini sudah mengakar di kampusnya.

“Kalau ada acara kampus gitu, pasti minum dulu. Kadang ada yang maksa, tapi kadang juga kesadaran masing-masing aja. Untungnya aku belum pernah nyoba, Mas,” kata Radit.

Ngekos di Kali Code Bikin Saya Tahu Sisi Gelap Mahasiswa Teknik UGM.MOJOK.CO
Ilustrasi – salah satu jalan menuju permukiman di Kali Code, tempat mahasiswa Teknik UGM ngekos (Mojok.co/Ahmad Effendi)

Masalahnya, ketika sudah di kos, senior-seniornya di Teknik UGM ini mabuk dengan cara yang aneh. Terutama, mereka sering sekali mencampurkan bahan-bahan tertentu ke mirasnya. 

Kata Radit, berdasarkan cerita teman-temannya itu, sih, “biar dapat sensasi lain”.

Mencampur miras murahan dengan minuman energi, sering. Mengoplosnya dengan kopi dan sirup obat batuk, juga pernah. 

Paling ekstrim, Radit bahkan pernah menyaksikan secara langsung mereka mencampur kopi dengan obat-obatan di apotek. Entah, obat apa yang ditambahkan, yang jelas mereka jadi kuat semalaman melek buat mengerjakan tugas.

“Tapi pas efek obatnya hilang mereka tidur hampir 24 jam,” ujarnya.

Iklan

Kejadian unik lainnya malah terjadi baru-baru ini. Kata Radit, salah seorang seniornya membawakan daun kecubung. Kata mereka, sih, mau eksperimen aja.

Masalahnya, hanya satu orang yang mengonsumsi “daun ajaib” itu. Alhasil, dia jadi berkhayal macam-macam sampai mau melompat ke Kali Code.

“Seingatku sih diminumin parasetamol banyak-banyak biar langsung tidur. Dan kayaknya itu berhasil deh.”

Lihai menyelundupkan pacar ke dalam kamar

Meski kos Radit letaknya jauh dari rumah sang pemilik, ada aturan tak tertulis bahwa dilarang menginapkan lawan jenis. Jangankan menginap, sejak lama sudah disepakati bahwa teman perempuan atau pacar hanya boleh masuk sampai ruang tamu. Boleh sampai malam, asalkan izin ke warga sekitar.

Namun, bagi para mahasiswa Teknik UGM yang ngekos di Kali Code itu, aturan dibuat untuk dilanggar. 

Baca halaman selanjutnya…

Rajin bawa pacar nginep, judol, dan “pinjam dulu seratus”

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 24 Juni 2024 oleh

Tags: Kali Codekos kali codeMahasiswa Jogjamahasiswa teknik ugmmahasiswa ugmteknik ugm
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Mahasiswa KKN UGM dan LPS berkolaborasi hadirkan edukasi literasi keuangan di desa terluar Mentawai MOJOK.CO
Eksplor

Literasi Keuangan untuk Desa Terluar di Mentawai: Jadi Bekal Masyarakat Desa Hadapi Ragam Persoalan Finansial

10 Agustus 2026
Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
cari kerja, UGM.MOJOK.CO
Sehari-hari

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Polemik IKAPI DIY dan toko buku Jogja perihal harga murah MOJOK.CO

Narasi “Harga Murah” Pameran Buku IKAPI DIY Singgung Toko Buku Jogja, Kalimat yang Tidak Seharusnya Keluar

5 Agustus 2026
Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja MOJOK.CO

Ngenesnya Jadi Dosen di Rezim Formalistik: Ikut Menyusun Regulasi Negara, Malah Dianggap Tak Bekerja

5 Agustus 2026
77 persen lulusan sekolah vokasi (sarjana terapan) tembus dunia kerja. Lebih dari dari lulusan S1 MOJOK.CO

Lulusan Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan) Lebih Laris di Dunia Kerja dari S1, Industri Butuh yang Berketerampilan

7 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
buku siswa sekolah.MOJOK.CO

Jangan Jadikan Pergantian Buku Pelajaran sebagai Proyek Politik Tahunan 

10 Agustus 2026
Perjuangan orang haven't ingin jadi mahasiswa baru (maba) tanpa sponsor orang tua melalui beasiswa KIP Kuliah MOJOK.CO

Nasib Orang Haven’t: Ingin Jadi Maba Tanpa Sponsor Orang Tua, Harus Alami Kerja di Warung Mie Ayam 16 Jam Upah 30 Ribu

7 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.