Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nekat Kos Dekat Kali Code Jogja Mandinya di Pom Bensin karena Air Kos Bau, Semua Demi Lolos Seleksi di UNS

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
3 Maret 2024
A A
nekat kos dekat kali code jogja demi lolos UNS solo.MOJOK.CO

Ilustrasi kos (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kos dekat Kali Code Jogja jadi pengalaman tak terlupakan bagi dua saudara yang kini sudah lulus dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo. Mereka sempat alami berbagai hal unik saat tinggal di Jogja demi ikut bimbel intensif.

Fata (22) hingga sekarang masih terus mengenang salah satu penggalan hidupnya di pinggir Kali Code Jogja. “Momen paling terkenang dan unik dalam hidup,” kelakarnya saat Mojok wawancarai Sabtu (02/03/2024).

Iklan

Saat itu, sebulan jelang SBMPTN, ia dan saudaranya memutuskan untuk pergi ke Jogja. Saudaranya mengikuti les di sebuah bimbel unggulan di kawasan Kotabaru sementara Fata sekadar menemani.

“Aku sebenarnya dulu cuma bimbel online. Kami ke Jogja niat utamanya biar lebih fokus aja, di rumah kan banyak distraksi,” kenangnya.

Memilik kos dekat Kali Code sekitar Tugu Jogja sebenarnya cukup logis. Pasalnya, tempat bimbel di Kotabaru bisa mereka jangkau dengan berjalan kaki lantaran tidak membawa motor.

Mereka ingin masuk UNS, selain karena kualitas kampusnya juga karena keluarganya punya rumah kosong peninggalan kakek di Solo. Sehingga jika lolos di UNS Solo bisa menghemat ongkos hidup.

Dulu mereka menyewa kos seharga Rp350 ribu untuk sebulan. Lokasinya berada di permukiman padat penduduk yang gangnya hanya bisa dilintasi kendaraan roda dua.

Kos berlantai dua itu berisi sekitar 10 kamar. Fata dan saudaranya jadi yang termuda lantaran pada 2019 silam penghuni kos itu rata-rata kalangan pekerja.

“Jarak kos dengan Kali Code itu paling lima meter, keluar kos ada gang dan di seberangnya ya sungainya itu,” ujarnya pemuda asal Banjarnegara ini tertawa.

Uniknya kos dekat Kali Code Jogja

Baru sebentar mereka kos dekat Kali Code, Ramadan datang. Momen itu jadi pengalaman unik. Meski permukiman padat dan lingkungannya terkesan “keras”, mereka merasakan sambutan hangat.

Saat jelang buka puasa, warga selalu menawarkan mereka makanan. Bahkan, Fata mengaku dilibatkan untuk menjadi mengisi kultum lantaran ia sering datang ke masjid.

“Pas ada tadarus baca Al-quran, aku juga dapat jatah mimpin. Ibaratnya orang-orang di sini itu ramah banget sebenanya. Warganya solid menghidupkan masjid saat Ramadan,” kenangnya.

Selain itu, sebagai anak paling muda di kos, ia sering ngobrol dengan penghuni lain yang kebanyakan pekerja. Mendapatkan wejangan tentang beratnya kehidupan merantau. Kehangatan ini membuat mereka merasa nyaman pada pengalaman pertama kali tinggal di kota asing jauh dari keluarga.

kos dekat kali code jogja.MOJOK.CO
Permukiman padat di sekitar Kali Code Jogja (Hammam Izzuddin/Mojok.co)

Keunikan lain adalah pemandangan saat pagi. Beberapa kali, mereka kaget, betapa mudahnya orang bisa melempar sampah ke sungai.

Iklan

“Pagi-pagi itu lihat bapak-bapak, jalan keluar rumah sambil ngerokok, bawa plastik isi sampah dengan entengnya dilempar ke Kali Code,” kelakarnya.

Baca halaman selanjutnya…

Mandi di Masjid Syuhada atau pom bensin, gara-gara takut sama air kos yang bau

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2024 oleh

Tags: bimbelJogjaKali Codekos dekat kali codesoloUNS
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Biaya kos, kisah mahasiswa.MOJOK.CO
Sekolahan

Bertahan di Kos Tanpa Jendela yang Berisik dan Sepanas Oven, Semua Demi Ngirit dan Lolos Ancaman DO Kampus

30 Juli 2026
Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian.MOJOK.CO
Sekolahan

Kos 150 Ribu di Jogja Saksi Perjuangan Lolos SNBT, Rela Mandi Air yang Bikin Gatal Demi PTN Impian

29 Juli 2026
Usaha jasa kebersihan, Ready Clean Jogja sampai ke Turki. MOJOK.CO
Sosok

Berawal dari Kegabutan dan UMK Jogja yang “Ngenes”, Kini Mampu Kirim Pegawai ke Turki agar Gelar Sarjana Tak Sia-sia

28 Juli 2026
Nikahkan anak di Lapas Wirogunan Yogyakarta. MOJOK.CO
Kabar

Penuhi Tanggung Jawab sebagai Ayah, Seorang Napi Nikahkan Putrinya di Lapas Wirogunan Jogja

28 Juli 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bertemu dengan tim KKP membahas program budi daya ikan tematik. (Sumber: Humas Pemda DIY)

64 Lokasi di Kalurahan DIY Kecipratan Jatah Program Budi Daya Ikan Tematik dari KKP

5 Agustus 2026
Andai ormas-ormas lain seperti Yakuza Maneges Kediri. Bukan tukang malak tapi garda depan berantas kekerasan seksual di pondok pesantren MOJOK.CO

Andai Ormas Lain seperti Yakuza Maneges Kediri: Dulu Dihina tapi Buktikan Sangat Berguna

5 Agustus 2026
belanja di MR DIY. MOJOK.CO

Celingak-celinguk di MR DIY sambil Dengarkan Jingle yang Candu, Rasanya Damai Sekalipun Tidak Beli Apa-apa

5 Agustus 2026
Mie Gacoan, desa. MOJOK.CO

Mie Gacoan Oleh-Oleh Wajib Saat Pulang Kampung: Tak Peduli Sudah Dingin dan Keras, Tetap Dinikmati demi Gengsi dan Validasi

5 Agustus 2026
Tangan-tanga pembuat apem ya qowiyyu: alasan kue tradisional khas Jatinom, Klaten, tak lekang waktu MOJOK.CO

Tangan-tangan Pembuat Apem Ya Qowiyyu: Alasan Kue Tradisional Jatinom Klaten Tak Lekang Waktu

4 Agustus 2026
Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, pastikan jaga Lokananta Bloc sebagai kawasan ramah anak MOJOK.CO

Wali Kota Surakarta Pastikan Jaga Lokananta Bloc sebagai Kawasan Ramah Anak dan Ruang Kreatif Anak Muda

9 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.