Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Nekat Beli Sertifikat Tes Toefl Palsu Demi Lolos Sidang Skripsi, Awalnya Lega tapi Berakhir Menyesal

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
22 Januari 2024
A A
mahasiswa beli sertifikat tes toefl palsu.MOJOK.CO

Ilustrasi mahasiswa (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selain joki tugas dan skripsi, saat ini banyak jasa pembuatan sertifikat tes TOEFL palsu yang digandrungi mahasiswa. Mereka memanfaatkan praktik ini demi bisa sidang skripsi tanpa ribet.

Jimi* (23) dilanda rasa khawatir menjelang ujian skripsi. Selain urusan mempersiapkan materi untuk presentasi di hadapan dosen, ia juga belum melengkapi berbagai persyaratan administrasi. Salah satunya adalah sertifikat lolos tes TOEFL untuk menunjukkan kemampuan bahasa Inggris.

Kekhawatiran justru membuatnya menunda untuk segera melengkapi berkas administrasi. Ia fokus mempersiapkan materi sidang karena merasa pengerjaan skripsinya kurang memuaskan.

Sampai akhirnya, tiba di hari-hari terakhir menjelang hari waktu datang. Ia sedianya mau mencoba untuk tes TOEFL secara resmi. Kampusnya pun punya lembaga untuk melakukan tes.

Namun, ia khawatir kalau ternyata gagal dan harus mengulang di waktu yang sudah mepet. Sebab, pada semester tiga ia sempat mencoba tes karena alasan sederhana yakni menemani pacar yang perlu sertifikat untuk kebutuhan kuliah.

“Dulu sempat tes TOEFL dan cuma dapat 439. Padahal standar dari kampus 450,” katanya saat Mojok hubungi Minggu (21/1/2024).

Akhirnya, bermodalkan tanya kepada beberapa teman, ia mendapat rekomendasi joki yang sangat praktis. Tidak perlu datang dan melakukan tes, cukup dengan mengirim persyaratan via WhatsApp maka sertifikat akan dikirim ke alamat.

“Modalnya cuma mengirim nama lengkap, skor yang sesuai keinginan, dan asal kampus. Bayar Rp150 ribu dengan ongkos kirim Rp20 ribu, sertifikat sampai alamat,” kenangnya.

Saat membuka paket berisi sertifikat palsu tersebut, Jimi mengaku kaget karena bentuknya tampak begitu nyata. Ada cap lembaga resmi yang dipalsukan dan segala aspek yang membuatnya terlihat asli.

Akhirnya, ia melengkapi segala persyaratan untuk sidang skripsi. Saat mengumpulkan pun tidak ada kecurigaan sama sekali dari petugas administrasi.

Lembaga resmi yang menyediakan sertifikat tes TOEFL palsu

Supri* (24), mahasiswa lain yang Mojok wawancara punya pengalaman berbeda. Ia menggunakan sertifikat palsu yang dari sebuah lembaga resmi.

Informasi tentang lembaga di Jogja itu ia dapat dari seorang rekannya. Ia lantas datang ke alamat untuk mencoba membuktikannya.

“Saat datang ternyata di sana banyak mahasiswa dan orang yang sepertinya mau melamar kerja dengan persyaratan kemampuan bahasa Inggris,” katanya.

sertifikat tes toefl palsu demi sidang skripsi.MOJOK.CO
Ilustrasi tes TOEFL (Unseen Studio/Unsplash)

Selepas mengantre, ia langsung disuruh untuk mengisi semacam formulir data diri. Setelah itu, petugas di lembaga itu menanyakan, “Mau skor berapa?”

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Perasaan lega berubah jadi penyesalan mendalam

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 22 Januari 2024 oleh

Tags: jokiMahasiswasidang skripsites toefl
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan MOJOK.CO
Tajuk

Kesejahteraan Dosen dan Rasa Aman yang Masih Jadi Angan-angan

6 Juli 2026
Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri? MOJOK.CO
Tajuk

Mengapa Calon Mahasiswa PTN Banyak yang Mengundurkan Diri?

29 Juni 2026
Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan MOJOK.CO
Tajuk

Horor Pendidikan di Jogja: Balita Dianiaya, Mahasiswa Dilecehkan

25 Mei 2026
KIP Kuliah.MOJOK.CO
Sekolahan

Mahasiswa Pura-Pura Miskin demi Dapat KIP Kuliah Memang Ada, Uang Beasiswa Habis buat Hedon agar Diakui di Tongkrongan

14 Mei 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Setiabudi Jakarta Selatan, Work Life Balance.MOJOK.CO

Kawasan Setiabudi Strategis buat Ngekos, tapi Menyimpan Masalah yang Menyiksa Perantau Gen Z Jakarta

7 Juli 2026
Petugas Sensus Ekonomi ditolak masyarakat karena sudah sulit percaya dengan pemerintah MOJOK.CO

Yang Harus Dibenahi dari Sensus Ekonomi usai Petugas Ditolak di Mana-mana, Karena Masyarakat Makin Sulit Percaya sebab Sering Dibuat Kecewa

6 Juli 2026
Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026.MOJOK.CO

Kehangatan Tuan Rumah di Penutup Prambanan Jazz 2026

6 Juli 2026
Rekonstruksi kasus penganiayaan pelajar berujung meninggal di Jalan Yos Sudarso, Gondokusuman, Kota Jogja (depan SMA 3 Yogyakarta) MOJOK.CO

Gambaran Jelas Penganiayaan Pelajar di depan SMA 3 Yogyakarta dalam 21 Adegan Rekonstruksi

9 Juli 2026
Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi MOJOK.CO

Saya Pengurus KDMP: Koperasi Desa Lebih Butuh Literasi daripada Militerisasi

3 Juli 2026
Latihan ala penjaga warung madura dalam mengoperasikan toko kelontong 24 jam non-stop. Lebih teruji dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) MOJOK.CO

Latihan Ala Penjaga Warung Madura Operasikan Toko 24 Jam: Memang Tak Seperti Latsarmil Koperasi Desa tapi Teruji

3 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.