Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Kampus

Kedermawanan Penjual Kopi di Jogja, Menyalurkan Makanan Berlebih kepada Mahasiswa dan Orang-orang yang Membutuhkan

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
24 Januari 2025
A A
Berbagi Bites Jogja salurkan bantuan makanan ke mahasiswa UGM. MOJOK.CO

ilustrasi - komunitas Berbagi Bites Jogja yang salurkan makanan ke mahasiswa UGM. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Mojok sendiri pernah menjumpai beberapa mahasiswa kelaparan yang tinggal di sudut gang sempit sekitar UGM hingga Jogja bagian selatan. Mahasiswa itu mengaku baru saja berhenti kuliah dan sedang mencari kerja. Ia bilang tidak bisa mengandalkan uang kiriman dari orang tua lagi, sehingga perlu bantuan makanan.

Liputan itu bisa dibaca dalam artikel berjudul Beratnya Hidup Mahasiswa Kelaparan, Bertahan di Kos Murah Sudut Gang Sempit Sekitar UGM dan Kampus Jogja Lain.

Mahasiswa UGM mendapatkan makanan di BBJ. MOJOK.CO
Mahasiswa UGM yang mendapatkan makanan dari Komunitas BBJ. (Dok.Komunitas BBJ)

Berdasarkan Survei Biaya Hidup Mahasiswa (SBHM) tahun 2024, biaya hidup mahasiswa di Jogja memang lebih tinggi dari Upah Minimum Provinsi (UMP) Jogja sebesar Rp2,1 juta. Di mana, rata-rata biaya hidup mahasiswa Jogja sebesar Rp2,9 juta per bulan.

Survei yang dilakukan oleh Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNYK) bekerjasama dengan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (BI DIY) itu menyebut, makanan dan minum mendominasi pengeluaran mahasiswa sebanyak 26 persen, lalu gaya hidup sebesar 23 persen, dan sewa tempat tinggal sebesar 22 persen.

“Melihat fenomena tersebut, kami akhirnya mendahulukan mahasiswa sebagai penerima manfaat,” ucap Ika.

Berbagi Bites Jogja menyalurkan makanan ke yayasan

Anggota BBJ, Hikmah Rania Rahman, menjelaskan bagi mahasiswa UGM yang mengikuti program tersebut dapat mengisi form yang ada di website BBJ. Mahasiswa hanya perlu mengisi nama lengkap, nomor WhatsApp, dan fakultas. Kemudian, tim BBJ akan menginformasikan lokasi, di mana mereka bisa mengambil makanan. 

Selain menargetkan bantuan kepada mahasiswa UGM, BBJ juga menyalurkan makanan berlebih ke banyak yayasan. Misalnya, Yayasan Hamba di Pakem, Yayasan Madania, Yayasan Sayap Ibu, panti jompo di bawah naungan Dinas Sosial, serta kepada orang tua uang yang sedang menunggu anaknya di bangsal Rumah Sakit Khusus Kanker.

“Nah, kalau untuk yayasan biasanya kami lakukan pendataan berapa berat makanan yang sudah kami rescue, setelah itu kami checking, dan langsung kami kirimkan ke yayasan yang bersangkutan,” ucap Rania.

Sebagai penghubung pendonor surplus makanan dengan penerima manfaat, Ika bekerjasama dengan Holland Bakery, Artotel Yogyakarta, Sheraton Mustika Yogyakarta Resort & Spa. Biasanya BBJ akan mengambil makanan berlebih seperti frozen food sebulan sekali.

“Setidaknya hingga saat ini kami sudah menyelamatkan sekitar 470 kilo makanan berlebih,” ucapnya.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Jalan Hidup Lulusan S2 Filsafat UGM yang Kini Menjadi Penjual Cilok Berkostum Power Rangers atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Februari 2025 oleh

Tags: berbagi bites jogjakomunitas berbagi makananmahasiswa ugmmakanan gratisUGM
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Waspada "Silent Killer", Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi.MOJOK.CO
Kesehatan

Waspada “Silent Killer”, Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi

30 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

self reward.mojok.co

Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan

6 Februari 2026
Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumatera Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 sebagai momentum strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan kolaboratif MOJOK.CO

BPMP Sumsel Bangun Ekosistem Pendidikan Inklusif Melalui Festival Pendidikan

7 Februari 2026
Surat Wasiat dari Siswa di NTT Itu Tak Hanya Ditujukan untuk Sang Ibu, tapi Bagi Kita yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak. MOJOK.CO

Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak

7 Februari 2026
Media pers online harusnya tidak anxiety pada AI dan algoritma. Jurnalisme tidak akan mati MOJOK.CO

Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 

9 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Hidup setelah resign dan menikah. MOJOK.CO

Dihujat ‘Salah Pilih Suami’ usai Menikah karena Terlanjur Resign dari Pramugari, Kini Jadi Pedagang Kopi Keliling

3 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.