Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Sehari-hari

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
26 Februari 2026
A A
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Ilustrasi - Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Di tengah gempuran keluaran terbaru iPhone dari waktu ke waktu, hp android Samsung masih tetap jadi andalan selama 7 tahun. Godaan untuk ganti ke iPhone bukannya tidak ada. Apalagi di tongkrongan, user android rasanya terintimidasi dan terhina. Akan tetapi, memilih bertahan dengan Samsung dan hp android menjadi upaya agar tidak “terjerumus” dalam perdaya iPhone yang tidak akan ada hentinya.  

Samsung jadi hp pertama yang sudah bikin keren di lingkungan

Sebenarnya sudah sejak SMA Nasicha (25) mengenal hp android. Namun, ia menyebut, Samsung lah hp pertamanya, karena ia beli dengan sebagian hasil tabungan. Tidak sepenuhnya dibelikan orang tua sebagaimana hp sebelumnya. 

Untuk kebutuhan kuliah di Surabaya pada 2019, Nasicha membeli hp android Samsung Galaxy A50. Saat itu harganya Rp5 jutaan. Ia beli dengan separuh tabungannya sendiri dan separuh ditambahi oleh ayahnya. 

“Yang bikin tertarik waktu itu, karena kan lagi tren hp yang bodi ergonomis. Terus saat itu iklan soal hp ini kan kameranya mumpuni, buat foto-foto oke lah. Akhirnya kebeli,” ungkap Nasicha bercerita, Kamis (26/2/2026) pagi. 

Di masa itu, punya hp Samsung Galaxy A50 sudah membuat Nasicha merasa “si paling android”: merasa keren. Sebab, di lingkungan rumahnya saat itu, karena belum ada gengsi dengan iPhone, yang ada adalah adu harga dan spesifikasi android. 

Ketahanan hp Samsung: Makin hari makin bobrok, tapi menolak diganti merek lain

Pada masa awal kuliah, Nasicha mengaku masih penuh percaya menenteng hp android Samsung Galaxy A50 tersebut. Pertama, karena masih baru, hp Nasicha terasa masih gahar. Kedua, saat itu tingkat pengguna iPhone di lingkungan fakultasnya masih belum massif: ada, tapi tidak dominan. 

Namun, tren berganti, standar hidup—yang lebih sering mengekor pada TikTok—pun berubah. Jika dulu pengguna android bisa merasa biasa saja saat bertemu pengguna iPhone, seiring waktu (terutama pasca pandemi) demi pengakuan eksistensial, maka seseorang harus menunjukkan jumlah boba di bagian belakang hp. 

“Meski banyak teman yang ganti iPhone, aku tetap bertahan. Karena bertahun-tahun hp-ku masih bisa dipakai maksimal. Dari zaman kuliah hingga kerja, bahkan ketika bentuk fisiknya sudah bobrok,” ujar Nasicha. 

Nasicha bekerja di Sidoarjo sejak 2022. Memasuki 2023, satu persatu kerusakan terjadi pada hp android Samsung Galaxy A50-nya. 

Awalnya, gangguan terjadi pada fingerprint di layar hp yang tidak bisa difungsikan lagi. Oleh karena itu, ia harus menggunakan tombol on/off yang ada di sisi kanan hp. 

Setelahnya, tanpa sebab yang Nasicha sadari, layar hp-nya tiba-tiba bermasalah. Awalnya muncul bintik merah muda di bagian atas. Seperti penyakit, bintik itu makin hari makin membesar hingga menutup layar secara penuh. 

“Akhirnya ganti layar lah. Tapi setelah ganti, layarnya nggak balik cerah. Tapi jadi kuning kusam,” kata Nasicha. Tapi tak masalah. Secara fungsi toh masih maksimal. Untuk mobilitas masih sangat mumpuni. Meskipun setelahnya disusul kerusakan pada tombol on/off yang ambles tidak bisa dipencet. Akhirnya ya dimasukkan ke konter lagi. 

Di momen ini godaan untuk ganti hp baru mulai terpantik. Baik untuk ganti iPhone maupun ganti sesama android. Terlebih setelah belakangan ini Nasicha tahu Samsung Galaxy S26. 

Baca halaman selanjutnya…

Iklan

Terintimidasi dan terhina di tongkrongan, tapi tolak ganti karena iPhon hanya memperdaya penggunanya!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Februari 2026 oleh

Tags: androidgalaxy s26harga samsung s26hp androidHP SamsungiPhoneSamsungsamsung s26series samsungspesifikasi Samsung s26tipe samsung
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Beli produk hp Apple, iPhone
Urban

Pengguna iPhone Ingin “Naik Kelas” Bikin Muak, Gaya Elite padahal Dompet Sulit

22 April 2026
iPhone 6 dan 7 lebih diminati gen Z
Catatan

iPhone Jadul Bangkit Kembali Berkat Gen Z, Kualitas Foto “Tak Sempurna” Malah Dianggap Unggul daripada Keluaran Terbaru

20 April 2026
Sewa iPhone biar dianggap keren daripada pengguna Android
Catatan

iPhone XR, Bikin Menderita Orang Kota tapi Jadi Standard “Keren” Pemuda di Desa: Rela Gadaikan Barang demi Penuhi Gengsi

17 April 2026
Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan
Urban

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tapak Suci Unair. MOJOK.CO

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Amplop nikahan jadi kebingungan untuk fresh graduate di Jakarta

Dilema Hadiri Nikahan Rekan Kerja di Jakarta, Gaji Tak Seberapa tapi Gengsi kalau Isi Amplop Sekadarnya

24 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja- Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan MOJOK.CO

Jogja Financial Festival 2026 Segera Hadir di Jogja: Beri Literasi Keuangan dengan Cara Menyenangkan

25 April 2026
Tukang pijat.MOJOK.CO

Lulusan Akuntansi Banting Setir Jadi Tukang Pijat: Dihina “Nggak Keren”, tapi Dapat Rp200 Ribu per Hari, Setara 2 Kali UMR Jogja

24 April 2026
Pasang WiFi IndiHome di kos. MOJOK.CO

Penyesalan Pasang WiFi di Kos: Dipalak Mahasiswa yang Kerjanya Main Game Online Ramai-ramai dan Ibu Kos yang Seenaknya Sendiri

22 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.