Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Eksplor

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan 

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
27 Juni 2026
A A
Kudus, Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan.MOJOK.CO

Magis Kaki Kanan yang Mengirim Tangis bagi Srikandi Kota Pahlawan (dok. MLSC)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tribun Super Soccer Arena, Kudus, bergemuruh riuh tatkala peluit panjang dibunyikan pada Sabtu (27/6/2026) siang. 

Di tengah pesta tuan rumah merayakan tiket final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All Stars 2026, Agnia F. N. Rohman tertunduk lesu. Air mata striker andalan Surabaya All Stars itu menetes tak terbendung, bahkan terbawa hingga sesi konferensi pers.

Iklan

Surabaya, yang tampil meyakinan sejak awal turnamen, baru saja tersingkir usai kalah tipis 1-2 dari Kudus All Stars. Bagi Agnia, kekalahan tersebut terasa sesak lantaran dipicu oleh sebuah insiden pada menit ke-15. 

Kala itu, kiper Surabaya terjatuh di atas rumput akibat benturan. Wasit tidak meniup peluit pelanggaran. Gawang dalam keadaan melompong, menyisakan dua bek yang bersiaga panik.

Dari jarak nyaris setengah lapangan, Renanthera A. Addya Putri melihat ruang kosong tersebut. Tanpa ragu, gelandang Kudus itu melepaskan sepakan spekulasi. 

Bola meluncur mulus masuk ke gawang Surabaya. Kudus memimpin 1-0.

Putri Kudus yang tak henti melatih kaki

Tangisan Agnia siang itu seolah menjadi vonis atas kontroversi keputusan wasit. Namun, jika kita mencermati lengkungan bola yang dilesakkan Thera–sapaan akrab Renanthera–pada menit ke-15 tersebut, sudut pandang ceritanya bergeser. 

Thera, Kudus.MOJOK.CO
There bercerita, gol jarak jauhnya adalah buah dari melatih kaki kanan yang selama tiga ratus enam puluh lima hari ia jalani. (dok. MLSC)

Sepakan jarak jauh itu bukanlah hasil keberuntungan, bukan tembakan asal-asalan. Ia adalah buah dari melatih kaki kanan yang selama tiga ratus enam puluh lima hari ia jalani.

“Memang saya pribadi ada latihan khusus buat melatih tendagan,” ujar Thera, saat ditemui Mojok, seusai laga.

Thera mengaku menyimpan sebuah memori yang baginya terasa memalukan. Pada edisi MLSC tahun lalu, Kudus memang berhasil keluar sebagai juara turnamen. 

Namun, di tengah pesta pengangkatan trofi, batin Thera justru merana. Penyebabnya, ia mengakhiri kompetisi tanpa menyumbang satu gol pun. Bahkan, pemain belia ini secara jujur mengaku dahulu dirinya tidak bisa menendang bola dengan teknik yang benar.

Kudus.MOJOK.CO
Selebrasi tim Kudus All Stars usai memastikan kemenangan 2-1 atas Surabaya. (dok. MLSC)

“Dulu nggak bisa nendang. Cuma pelan dan asal-asalan,” jelasnya.

Rasa mengganjal dan sedikit kecewa itu akhirnya ia bawa pulang. 

Latihan ala “Shaolin Soccer”

Sejak saat itu, halaman rumahnya bersalin rupa menjadi sasana latihan yang mengingatkan kita pada adegan film Shaolin Soccer.

Bersama sang ayah, Thera merancang cara latihan unik. Setiap hari, ia berlatih menendang bola sekeras mungkin menghantam tembok beton rumahnya. Pantulan dari dinding semen itu ia jadikan alat ukur untuk mengukur seberapa kuat tendangannya. 

“Iya sih, mirip di Shaolin Soccer,” terangnya, diikuti tawa.

Setelah fasih mengukur tenaga, sang ayah naik peran menjadi pagar betis hidup. Ia berdiri merentangkan tangan di halaman, sementara putrinya bertugas melengkungkan bola melewati rintangan tubuhnya.

Kudus.MOJOK.CO
Suasana tribun Super Soccer Arena yang bergemuruh menyambut kemenangan Kudus atas Surabaya. (dok. MLSC)

Berbulan-bulan memukul tembok dan melompati kepala ayahnya membentuk spesialisasi yang langka di kelompok umur U-12 putri: eksekutor bola mati dan sepakan jarak jauh. 

Iklan

Sepanjang gelaran turnamen tahun ini, Thera baru mencetak dua gol. Gol pertamanya lahir lewat tendangan bebas saat Kudus membungkam Bandung 3-0 di fase grup. Gol keduanya adalah sepakan menghukum Surabaya hari ini.

Dua gol tersebut menjelaskan seluruh transformasinya. Dua dol dia cetak dengan cara yang sama-sama sulit.

Menerima kekalahan atas Kudus, fokus menatap laga lanjutan

Surabaya sejatinya sempat memberikan perlawanan. Tertinggal lewat gol yang memantik perdebatan, Agnia beserta rekan-rekannya menolak runtuh. Lewat kesabaran menyusun serangan pendek dari kaki ke kaki, Agnia sukses mencetak gol penyama kedudukan tepat pada detik-detik terakhir sebelum babak pertama usai (menit ke-20). 

Skor 1-1 menutup paruh pertama.

Sayangnya, kebangkitan Surabaya berumur pendek. Babak kedua baru berputar hitungan detik (menit ke-21), Kudus mencuri gol kedua lewat sontekan Rara Z Fatin.

Pelatih Surabaya, Saidong, mengakui bahwa gol kilat Rara menghancurkan ekuilibrium taktik timnya. Skema operan pendek yang diracik di kamar ganti langsung menguap. 

“Secara psikologis, sejak gol itu jelas anak-anak terkena beban,” jelasnya, dalam sesi jumpa pers.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by MilkLife Soccer (@milklifesoccer)

Para pemain Surabaya, ia akui, diliputi kepanikan dan bermain terburu-buru. Mereka mulai melancarkan umpan panjang spekulatif ke depan yang dengan mudah dipatahkan bek Kudus, hingga skor 2-1 bertahan sampai akhir laga.

Seusai pertandingan, Agnia menyeka kelopak matanya yang basah. Ia memang kecewa terhadap keputusan pengadil lapangan, tetapi sikap lapang dadanya menerima kekalahan dan tekadnya menyapu bersih tempat ketiga layak mendapat penghormatan.

“Kita jelas bakal menatap hari besok, di perebutan ketiga melawan Jogja,” pungkas Saidong.

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Redemsi Yogyakarta All Stars, Menolak Pulang Lebih Awal atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 27 Juni 2026 oleh

Tags: kudusKudus All StarsMilkLife Soccer ChallengemlscMLSC All StarsSurabayaSurabaya All Stars
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Gelandang Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Ayla Dva Khala Ahisma, Kepala Timnas Putri U-16 Indonesia Garuda Pertiwi Timo Scheunemann, Pelatih Kepala Timnas Putri U-16 Thailand Thidarat Wiwasukhu dan Kapten Timnas Putri U-16 Thailand Kawinthida Kukintod.

Di Lapangan Jadi Lawan, di Luar Jadi Teman: Ayla Bertukar Kaos, Kapten Thailand Bertukar Medsos

23 Agustus 2026
Mending Beli Rumah di Menganti, Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo. MOJOK.CO

Alasan Pasangan Muda Beli Rumah di Surabaya Pinggiran daripada Sidoarjo: Kena Imbas Pembangunan Perkotaan

12 Agustus 2026
Wisata Perahu Kalimas di Taman Prestasi Surabaya jadi liburan mewah. MOJOK.CO

Kemewahan Wisata Perahu Kalimas Menyelamatkan Orang Haven’t Surabaya sebelum Dilanda Stres

11 Agustus 2026
Olive Chicken di Jogja sama saja dengan Karen Chicken di Surabaya. MOJOK.CO

Olive Chicken Menyelamatkan Lidah Orang Surabaya dari Kuliner Khas Jogja yang Overrated

6 Agustus 2026
Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder MOJOK.CO

Dari Kebun Binatang Surabaya, Kita Belajar Cara Penguasa Melakukan Social Murder

31 Juli 2026
Sabrina, Anak Penjual Es Krim di Pati yang Rengkuh Gelar MVP MLSC All Stars dan Tembus Skuad Elite ke Singapura, MLSC.MOJOK.CO

Menemukan “La Pausa” Cilik di Supersoccer Arena Kudus

2 Juli 2026
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Jombang makin kegilaan karnaval sound horeg: battle audio tengah malam, atraksi lampu jadi perburuan baru MOJOK.CO

Jombang Makin “Kegilaan” Sound Horeg: Battle Audio Tengah Malam, Atraksi Lampu Jadi Tren Kalcer Baru

23 Agustus 2026
Proyek Hutan Tanaman Energi (HTE) untuk co-firing biomassa di PLTU langgengkan praktik perampasan tanah ala kolonial MOJOK.CO

Proyek Bioenergi Kayu di Jawa Langgengkan Praktik Perampasan Lahan ala Kolonial

21 Agustus 2026
Shifana, pemain Timnas U-16 Indonesia dibayangi pemain Yordania, Alma Odai di pertandingan semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Indonesia menang dengan skor 3-0 di laga semifinal, Jumat (21/8).

Timnas Putri U-16 Indonesia Bungkam Yordania 3-0, Thailand Menanti di Final Srikandi Merdeka Cup

22 Agustus 2026
Nasib siswa di tengah Karhutla Palangka Raya, Kalimantan Tengah. MOJOK.CO

Nasib Siswa SD di Tengah Kepungan Karhutla, Napas Sesak dan Pusing tapi “Dipaksa” Semangat Sekolah

26 Agustus 2026
Universitas Terbuka (UT).MOJOK.CO

Kuliah di UT Dikira Bikin Kehilangan Relasi, Mahasiswanya Malah Bisa Membangun Jejaring sampai Luar Negeri 

27 Agustus 2026
S2, sarjana nganggur MOJOK.CO

Curhatan Lulusan Sarjana Lanjut Kuliah S2 Modal FOMO yang Justru Berujung Kesulitan Mencari Kerja

26 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.