Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Edumojok

Kecintaan Mengerjakan Skripsi di Jurusan Antropologi Unair, Malah Jadi “Donatur Tetap” dan Tersadar karena Nasihat Timothy Ronald

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
14 April 2026
A A
Skripsi Jurusan Antropologi Unair susah. MOJOK.CO

ilustrasi - skripsi Jurusan Antropologi Unair sulit. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Kecintaan Uyun terhadap Jurusan Antropologi tak bisa diganggu gugat. Ia menjadi salah satu mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) yang mendapat IPK bagus seangkatannya. Saat ditanya, mata kuliah apa yang menurutnya paling sulit? Ia menjawab, tidak ada. Bahkan, proses menggarap skripsi adalah bagian terseru dalam hidupnya. Namun, ada satu masalah yang tak bisa Uyun hindari seperti mahasiswa akhir kebanyakan.

Skripsi Antropologi Unair jadi mata kuliah terseru

Bisa dibilang, Uyun adalah anak sosial tulen. Sejak kecil, ia suka berkunjung ke bangunan bersejarah. Kadang-kadang, ia juga melihat hiburan wayang maupun acara kesenian yang menyangkut soal budaya. 

Oleh karena itu, Uyun berasa jackpot saat diterima di Unair Jurusan Antropologi. Semasa kuliah, Uyun mengaku belum mengalami kendala yang berarti sampai tibalah ia menggarap skripsi. Yang mana dirinya lebih suka menggunakan metode penelitian kualitatif dibandingkan kuantitatif.

“Dari dulu aku memang nggak suka hitung-hitungan, kalau ada tugas yang pakai metode penelitian kuantitatif aku lebih sering nyontek teman, tapi waktu pakai metode kualitatif pas skripsi itu seru banget. Skripsi jadi bagian terasyik dalam hidupku,” kata Uyun kepada Mojok, Minggu (12/4/2026).

Uyun yang mengambil peminatan sosial budaya di Jurusan Antropologi Unair itu berujar, tak sengaja mendapatkan ide skripsinya saat menonton berita di salah satu media internasional, yang menyajikan sikap toleransi adat di Gudo, Jombang, Jawa Timur. 

“Aku ingat banget waktu itu nonton televisi bareng ibu, terus ibu juga mendorongku untuk penelitian di sana,” kata Uyun.

Uyun yang tak berani datang sendiri, akhirnya ditemani sang ayah untuk melihat Tri Dharma Hong San Kiong, klenteng yang menjadi tempat perlindungan etnis Tionghoa sekaligus kesenian mereka saat mengalami diskriminasi di tempat tinggal mereka dulu. 

Kini, klenteng itu sudah bertransformasi menjadi tempat yang kaya akan toleransi. Bahkan, kedatangan Uyun ke klenteng disambut dengan makanan halal dan percakapan yang ramah bersama warga.

“Kalau aku menyebutnya sebagai pusat kedamaian di Jombang itu sendiri. Bahkan aku diajak oleh salah satu penjaga klenteng jalan-jalan ke Jogja sampai 4 kali agar bisa melihat budaya Tionghoa yang ada di sana, karena mereka tuh kayak punya acara nasional,” jelas Uyun.

Termotivasi podcast Timothy Ronald sampai wisuda

Tak hanya melihat bangunan, Uyun juga jadi mengenal orang-orang penting selama penelitian skripsi Unair. Mulai dari Sri Sultan, bupati Jombang, hingga budayawan terutama mereka yang beragama Konghucu, salah satu kelompok minoritas beragama di Indonesia.

“Oh my God, itu adalah hal yang terindah dalam hidupku. Bahkan sampai sekarang, aku masih berhubungan baik dengan teman-teman di sana,” ucap Uyun.

Meski begitu, Uyun tak terlepas dari masalah mahasiswa akhir, padahal dosen pembimbingnya di Unair pun tidak pernah menyusahkan.

“Aku bersyukur karena dapat dosen pembimbing yang pintar dan fast respon, tapi malah akunya yang lelet. Malas banget lanjutin,” kata Uyun.

Akhirnya, Uyun malah tak menyentuh skripsinya selama 3 bulan dan sibuk mencari magang hingga aktif organisasi di Unair dengan jabatan utama. Dalam proses pendaftaran magang, Uyun malah dihadapkan oleh kekhawatiran soal fresh graduate bakal sulit mencari kerja. 

Iklan

Padahal waktu itu, skripsinya saja belum menyentuh bab 3, tapi karena beberapa kali mendapat penolakan dari tempat magang, Uyun akhirnya terjebak dalam lingkaran setan tentang masa depan. Jika banyak tempat magang yang menolaknya, bagaimana dengan kariernya setelah lulus nanti?

Pada saat yang bersamaan, Uyun menjumpai sebuah konten di YouTube dengan kalimat kasar yang tujuannya seolah menampar anak muda. Konten itu berasal dari seorang pengusaha dan investor yang sempat diperiksa polisi, Timothy Ronald karena dugaan penipuan trading kripto.

“Dia kan suka ngata-ngatain orang bodoh gitu ya, nah aku terasa terguncang banget waktu digoblok-goblokin. Jadi langsung semangat lagi buat ngerjain skripsi,” ujar Uyun.

Belum ada satu bulan, Uyun berhasil menyelesaikan skripsinya hingga mengikuti sidang atau seminar proposal. Proses itu pun berjalan lancar hingga skripsinya mendapat nilai A. Ia pun lulus dengan predikat cumlaude di Unair.

“Jadi aku pesan buat teman-teman yang merasa salah jurusan, percayalah kalau kamu belajar sungguh-sungguh di perkuliahan, ilmunya bakal bermanfaat untuk kehidupan ke depan. Jadi jangan pernah menyesali segala apa pun keputusanmu,” kata Uyun.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchammad Aly Reza

BACA JUGA: Skripsi Modal Copas karena Sibuk di Ormek dan Tak Kuat Bayar Joki, Lulus PTN Tanpa Kendala tapi Sengsara Tak Bisa Kerja atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 14 April 2026 oleh

Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tidak mau ikut CPNS karena tidak mau jadi PNS/ASN atau abdi negara
Urban

PNS Pekerjaan Paling Menjanjikan, tapi Ada Orang yang Memilih Tak Menjadi Abdi Negara karena Tidak Mau Menggadaikan Kebebasan

14 April 2026
Pasang WiFi di rumah desa. Niat untuk kenyamanan dan efisiensi pengeluaran keluarga malah dipalak tetangga MOJOK.CO
Sehari-hari

Pasang WiFi di Rumah Desa Boncos: Password Dipalak-Dicolong Tetangga, Masih Dicap Egois kalau Mati Disuruh Gali Kubur Sendiri

14 April 2026
Orang Jakarta pilih bayar iPhone dengan cicilan
Urban

Tren “Aneh” Orang Jakarta: Nyicil iPhone Bukan karena Butuh, Alasannya Susah Dipahami Orang Miskin

14 April 2026
Supra X 125, Motor Misterius Paling Kuat Hidup Menderita MOJOK.CO
Otomojok

Supra X 125: Motor Penuh Misteri dan Rezeki, Bagian dari Keluarga yang Paling Kuat Diajak Hidup Menderita

14 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Arif Prasetyo, alumnus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta penerima LPDP. MOJOK.CO

Kerap Didiskriminasi Sejak Kecil karena Fisik, Buktikan Bisa Kuliah S2 di UIN Sunan Kalijaga dengan LPDP hingga Jadi Sutradara

13 April 2026
Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan MOJOK.CO

Jangan Mau Jadi Trophy Wife, Itu Cara Halus Menjinakkan Perempuan 

13 April 2026
Journaling

Journaling, Ringankan Beban Pikiran dan Perasaan untuk Lebih Berani Menikmati Hidup

13 April 2026
Bekerja di Jakarta vs Jogja

Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental

10 April 2026
slow living, desa, warga desa.MOJOK.CO

Buka Bisnis di Desa Menggiurkan, Tapi Bukannya Slow Living Malah Dibayangi Sengsara karena Kebiasaan Warga

9 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.