Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Parkir Liar di Surabaya Diberantas Puluhan Kali pun Tetap Muncul Lagi Tanpa Takut Kena Sanksi, Bekingannya Terlalu Kuat?

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
16 Juli 2024
A A
Parkir Liar Surabaya Sulit Diberantas Dishub, Jukir Punya Bekingan?

Ilustrasi - Juru parkir (jukir) liar di Surabaya bikin Dishub mumet. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Parkir liar Surabaya punya bekingan kuat?

Persoalan parkir liar sebenarnya tidak hanya terjadi di Surabaya, tapi juga nyaris di banyak kota Indonesia, terutama kota-kota urban.

Paksi Raras Alit (38), akademisi sekaligus seniman Jogja menyebut bahwa parkir liar di berbagai kota—termasuk juga Surabaya—bisa jadi tidak berdiri sendiri. Ada beberapa faktor kenapa mereka seolah merajalela dan tak ada kapok-kapoknya. Salah satunya terkait dengan latar belakang ekonomi dan sosial.

“Tingkat pengangguran makin tinggi, hal ini berpengaruh pada pilihan kerja warga dalam mencari uang.  Juru parkir jadi pilihan kerja informal paling gampang didapat karena tidak butuh skill akademik,” jelas Paksi dalam serial Ngerasani yang tayang di kanal YouTube Mojokdotco belum lama lini.

Merujuk data BPS terbaru, Paksi menyebut ada 10 juta Gen Z yang menganggur. Rata-rata mereka tidak bekerja, tapi juga tidak sekolah atau kuliah.

“Di sisi lain kuliah makin mahal. Sementara syarat bekerja formal sekarang harus punya ijazah kuliah,” sambungnya.

Di samping itu, Paksi menyoroti dugaan adanya bekingan kuat di balik lahan parkir tempat operasi jukir liar.

“Lahan parkir konon punya bekingan dari geng (preman), ormas, bahkan pihak berwenang,” tutur Paksi. Hal tersebut merujuk pada video viral di media sosial: ketika seorang jukir liar dengan percaya diri menyebut kalau ia punya bekingan dari pihak berwenang saat ia ditertibkan petugas.

Lantas, jika ada, siapa bekingan jukir liar di Surabaya? Mengingat, mereka seolah tak ada kapok-kapoknya meski sanski membayangi.

Ultimatum untuk Dishub Kota Surabaya

Momen sidak di KBS dengan temuan jukir liar mematok Rp35 ribu itu memang seolah menjadi puncak kegeraman Cak Eri. Usai menindak jukir liar, ia langsung mengumpulkan petugas Dishub Kota Surabaya yang sedang bertugas di kawasan KBS.

Dalam kesempatan tersebut, Cak Eri sampai mengultimatum para petugas Dishub apabila ada yang terbukti terlibat kongkalikong dengan parkir liar.

“Yaopo kenyamanane Suroboyo, ojok dolanan lho yo! Iki podo karo ngerusak Suroboyo!(Bagaimana kenyamanannya Surabaya, Jangan bermain lho ya! Ini sama saja merusak Surabaya!),” ujar Cak Eri.

Parkir Liar Surabaya Sulit Diberantas Dishub, Jukir Punya Bekingan?
Eri Cahyadi ultimatum petugas Dishub Kota Pahlawan jika terlibat kongkalikong dengan jukir liar. (Dok. Pemkot Surabaya)

“Kami akan melakukan pemeriksaan internal dengan melibatkan Inspektorat bila ditemukan fakta keterlibatan petugas Dinas Perhubungan (Dishub),” tegas alumnus ITS tersebut.

Hingga artikel ini tayang, belum ada informasi lanjutan mengenai hasil pemeriksaan internal tersebut. Namun yang jelas, Pemkot Surabaya terkhusus Dishub Kota Surabaya tengah berupaya semaksimal-maksimalnya untuk membereskan persoalan parkir liar yang mencoreng citra Kota Pahlawan.

Iklan

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Model Laundry di Jogja bikin Kaget Orang Surabaya karena Laundry di Surabaya bikin Kapok Nyuci

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2024 oleh

Tags: dishub kota surabayadishub surabayaeri cahyadijukir liarjukir liar surabayakbskebun binatang surabayakota lama surabayaparkir liarparkir liar surabayaSurabayatarif parkir kbstarif parkir kota lama surabaya
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Reporter Mojok.co

Artikel Terkait

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO
Ragam

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut MOJOK.CO
Esai

Dracin Disukai Dunia karena di Surabaya Kaos Oblong dan Sandal Jepit Simbol Kekayaan, di Cina Tanda Orang Bangkrut

14 Januari 2026
Dosen Profesi Nelangsa, Gaji Kalah sama Ngajar Anak SD (Unsplash)
Pojokan

Gelap Masa Depan Dosen, Lulusan S2 Jogja Mending Ngajar Anak SD di Surabaya yang Lebih Menjanjikan dari sisi Gaji

12 Januari 2026
outfit orang Surabaya Utara lebih sederhana ketimbang Surabaya Barat. MOJOK.CO
Ragam

Kaos Oblong, Sarung, dan Motor PCX adalah Simbol Kesederhanaan Sejati Warga Surabaya Utara

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Momen haru saat pengukuhan Zainal Arifin Mochtar (Uceng) sebagai Guru Besar di Balai Senat UGM MOJOK.CO

Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

16 Januari 2026
Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Ilustrasi naik bus, bus sumber alam.MOJOK.CO

Sumber Alam, Bus Sederhana Andalan “Orang Biasa” di Jalur Selatan yang Tak Mengejar Kecepatan, melainkan Kenangan

13 Januari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.