Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

Agung Purwandono oleh Agung Purwandono
17 Mei 2026
A A
Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Ilustrasi Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Budayawan Sujiwo Tejo punya pesan sendiri untuk mahasiswa di Jogja yang punya kebiasaan jadi Rojali alias rombongan jarang beli. Fenomena ini, menurutnya kebangetan untuk ukuran mahasiswa yang merupakan kalangan intelektual.

“Rojali iku opo?” tanya Sujiwo Tejo saat ngobrol dengan saya di Bale Merapi, Yogyakarta belum lama ini. Presiden Jancukers ini awalnya ngobrol tentang kebiasaan orang Madura saat membuat kopi.

Sujiwo Tejo: Hanya orang Madura yang mengaduk kopi, gelasnya yang goyang

Dalang yang menghabiskan masa remajanya di Bondowoso ini menceritakan bagaimana orang Madura kalau mengaduk kopi yang goyang adalah gelasnya, bukan tangannya. 

“Hanya orang Madura yang ngudak kopi yang goyang itu gelasnya,” kata Sujiwo Tejo terbahak. Saya lantas sampaikan, di Jogja banyak kafe kopi yang milik orang-orang Madura. Banyak yang mereka menjadi korban Rojali. 

“Jadi Rojali itu rombongan jarang beli, Mbah.. mereka datang berombongan, untuk mengerjakan tugas kuliah, tapi dari sekian banyak yang beli paling satu atau dua,” jelas saya. 

Mbah Sujiwo Tejo, tampak merenung. “Jadi mereka cuma datang saja (nggak beli)?” tanyanya lagi. 

“Kalau begitu suruh datang ke Kafe Basa Basi saja,” kata Sujiwo Tejo terbahak. Pemilik Kafe Basa Basi, Edi Mulyono atau Edi AH Iyubenu sudah dikenal Mbah Tejo, dan aslinya memang Madura. Selain pemilik kafe yang bersangkutan juga pemilik penerbit Diva Press.

Di Yogyakarta, kafe kopi asal Madura memang paling banyak dikunjungi Rojali ini. Salah satunya karena harganya yang murah meriah. Mojok juga pernah mengangkat persoalan Rojali ini di program Kalcersok di YouTube Mojok.co

“Tapi memang ekonom Rhenald Kasali pernah ngomong, hati-hati bisnis kopi, yang datang banyak, tapi jarang beli, nongkrong sampai pagi,” katanya. 

“Nah itu, Rojali,” tegas saya. Saya memberikan informasi ke Mbah Tejo kalau di Jogja ada sekitar 3.000 warung kopi.

“Yang 2.000 (untuk) cuci uang,” katanya disambut tawa.

Menurut Mbah Tejo, sebagai mahasiswa sudah seharusnya, tidak hanya hobi baca di kafe kopi, atau membicarakan ekonomi kerakyatan. Apalagi setelah tahu harga kopi di Jogja sangat banyak pilihan. “Lima ribu saja mereka nggak pesan? Ibarat baca buku (di kafe) itu jendela dunia, maka beli kopi itu pintu dunia! Pesen lah,” kata Mbah Tejo. 

Mbah Tejo terbitkan buku terbaru, Bharatayudha: Takdir Medan Dusta

Di akhir obrolan, Sujiwo Tejo menceritakan kalau dirinya akan menerbitkan buku terbarunya berjudul Bharatayudha: Takdir Medan Dusta. Buku yang diterbitkan penerbit Bentang  tersebut membuka pre-order mulai 15 Mei 2026.

Jika di buku sebelumnya yang berjudul Rahvayana, Mbah Tejo menghadirkan sudut pandang baru terhadap tokoh Rahwana, maka di buku terbaru, ia menampilkan sisi lain dari Adipati Karna. .

Iklan

Tokoh Karna yang selama ini identik dengan pihak Kurawa digambarkan memiliki sisi kemanusiaan, kesetiaan, dan dilema batin yang lebih kompleks.

Obrolan lengkap dengan Sujiwo Tejo bisa disaksikan di YouTube Mojok.co. 

Penulis: Agung Purwandono
Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA Rojali Menjadi “Parasit” Bagi Coffee Shop di Jogja, Merusak Bisnis dan Pertemanan dan tulisan menarik lainnya di kanal Liputan.

Terakhir diperbarui pada 17 Mei 2026 oleh

Tags: bharatayudhakopirojaliSujiwo Tejo
Agung Purwandono

Agung Purwandono

Jurnalis di Mojok.co, suka bercocok tanam.

Artikel Terkait

Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang! MOJOK.CO
Esai

Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang!

30 Maret 2026
Salah beli sepatu ala anak Jakarta di Shopee. MOJOK.CO
Catatan

Sekalinya Beli Sepatu di Shopee Malah Tertipu Toko Berlabel Ori, Nggak Jadi Gaya-gayaan Malah Berujung Cedera

9 Oktober 2025
Pertama kali ngopi di gerai kopi Starbucks Surabaya, turuti gengsi hingga berakhir konyol gara-gara menu MOJOK.CO
Kuliner

Sekali Seumur Hidup Ngopi di Starbucks, Jadi Konyol dan Menyesal karena Salah Nyebut Menu sampai Bawa Pulang Cup Bekas Kopi

29 September 2025
Rojali dan rohalus di mall, temukan kepuasan dan kenelangsaan saat jalan-jalan tanpa belanja MOJOK.CO
Ragam

Bertahun-tahun Menjadi Rojali dan Rohalus di Mall: Tak Sepenuhnya Puas, Batin Nelangsa Gara-gara Orang Kaya

7 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja MOJOK.CO

Pesan President Jancukers Sujiwo Tejo untuk Mahasiswa Rojali di Jogja

17 Mei 2026
Efek rutin olahraga gym, dulu dihina gendut dan jelek kini banyak yang mendekat MOJOK.CO

Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus

11 Mei 2026
Kerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel): terlihat elite tapi Work Life Balance sulit MOJOK.CO

Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah

10 Mei 2026
Melalui Seminar Literasi di Pesta Buku Jogja, IKAPI DIY dorong Yogyakarta jadi Ibu Kota Buku UNESCO karena punya ratusan penerbit MOJOK.CO

Jogja dan Produksi Pengetahuan Lewat Ratusan Penerbit Buku, Modal Jadi Ibu Kota Buku UNESCO

16 Mei 2026
Guru Besar Fakultas Farmasi UGM bidang fitoterapi, Nanang Fakhrudin sebut usaha madu sangat potensial. Tapi ada masalah utama yang rugikan pelaku usaha madu sendiri MOJOK.CO

Usaha Madu Jadi Ceruk Bisnis Potensial, Tapi Salah Praktik Tanpa Sadar Justru Bisa Rugikan Diri Sendiri

12 Mei 2026
lulusan unesa dapat beasiswa dan langsung kerja. MOJOK.CO

Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa

11 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.