Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Catatan

Niat Ingin Lebih Cepat Naik Travel Malah Bikin Trauma, Sopir Tak Tahu Aturan dan Penumpang Tidak Tahu Diri

Shofiatunnisa Azizah oleh Shofiatunnisa Azizah
12 Maret 2026
A A
Mudik Lebaran dengan travel mobil

Ilustrasi - Mudik Lebaran dengan travel mobil (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Siapapun tahu, bukan itu pertanyaannya. Bukan juga mempertanyakan mengenai posisi duduk, tetapi etika berbagi kursi dalam satu mobil yang sama. 

Seakan tidak cukup menyiksa dengan mencoba menahan diri dalam ruang terbatas, si penumpang di samping yang sudah mendapat lebih banyak tempat justru menyandarkan kepala selama hampir setengah perjalanan. Di titik ini, rasa ingin marah-marah tentu memuncak, kalau saja tidak menyadari bahwa kendaraan yang sedang dinaiki adalah travel.

“Travel ya, agak susah disalahkan,” kata salah seorang teman yang bereaksi terhadap cerita saat itu.

Ia lalu menanyakan, “Kurang berapa jam lagi harus menahan itu?”

“Lima jam,” jawab saya. 

Sungguh keberuntungan sedang tidak bersama saya hari itu. Mulai saat itu juga, travel akan menjadi pilihan terakhir (sekalipun hanya ada dua pilihan antara travel mobil atau bus) untuk perjalanan mudik Lebaran di Kalimantan.

Gambling kenyamanan mudik Lebaran dengan travel

Beberapa teman juga pernah mengalami hal serupa dalam perjalanan mereka dengan travel. Lisa (23) salah satunya. Berbanding terbalik dengan saya yang harus menghadapi sopir mobil yang “berulah“, ia justru dihadapkan dengan rasa frustasi dan takut yang bercampur aduk sepanjang perjalanan.

“Pernah tuh aku, travelnya kayak sakit gitu lho,” katanya, Kamis (12/3/2026).

Melihat kondisi sopirnya saat itu, bukannya merasa takut kalau akan terjadi hal yang tidak diinginkan kepada dirinya dan seluruh penumpang. Lisa menjadi ketar-ketir kalau si pengemudi akan mengalami kejadian yang tidak diinginkan.

“Itu deg-degan sepanjang jalan, takut ia kenapa-kenapa,” ujarnya.

“Soalnya sopirnya, kayak orang stroke,” ujar dia menambahkan.

Namun, Lisa hanya bisa pasrah. Sebagaimana penumpang travel umumnya, Lisa bilang, tidak ada yang tahu siapa yang akan mengemudikan kendaraan travel yang ditumpangi. Jadilah, tidak ada banyak hal yang bisa diperbuat.

“Karena random, gak tahu akan siapa orangnya. Kita cuman tahu agen doang, tapi gak tahu siapa yang nyetir,” katanya.

Namun di lain sisi, pengalaman naik travel ini barang tentu tidak bisa disamaratakan—seperti kata Lisa soal pemilihan pengemudi yang random. Sebagai penumpang juga, saya tidak mengatakan menolak untuk menaiki travel selamanya. Contoh travel di Jogja, salah satu yang dinaungi Blue Bird, adalah pilihan yang jarang keliru.

Iklan

Penulis: Shofiatunnisa Azizah

Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun atau artikel liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2026 oleh

Tags: Arus MudikMobil Mudik'motor untuk mudikMudikmudik dengan travelmudik lebarantips memilih mobil traveltraveltravel mobiltravel semarang jogjatravel terbaik
Shofiatunnisa Azizah

Shofiatunnisa Azizah

Artikel Terkait

Kursi kereta eksekutif dibandingkan kereta ekonomi premium lebih nyaman untuk mudik Lebaran
Catatan

Saya Kapok Naik Kereta Ekonomi Premium, Ditipu Embel-embel Mirip Eksekutif padahal Hampir “Mati” Duduk di Kursi Tegak

1 April 2026
Stasiun Tugu Jogja nggak cocok untuk orang kaya tak bermoral. MOJOK.CO
Catatan

Pintu Timur Stasiun Tugu Jogja Nggak Cocok untuk User Eksekutif Nirempati dan Ojol yang Kesabarannya Setipis Tisu

26 Maret 2026
Stasiun Tugu Jogja lebih buruk dari Stasiun Lempuyangan. MOJOK.CO
Catatan

Kapok Naik Kereta Eksekutif karena Turun di Stasiun Tugu Jogja, Keluar Stasiun Langsung Disuguhi “Ujian Nyata”

25 Maret 2026
Kebanyakan di Jogja saya merasa wisata di Surabaya membosankan selain Tunjungan. MOJOK.CO
Catatan

Wisata Surabaya Membosankan, Cuma Punya Kafe Estetik di Jalan Tunjungan dan “Sisi Utara” yang Meresahkan

23 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nurul Fajriatussaadah, lulusan terbaik S2 di UIN Semarang

Dihina karena Hanya Anak Petani dari Pelosok Desa, Kini Berhasil Jadi Lulusan Terbaik S2 UIN Semarang berkat Doa Ayah

30 Maret 2026
Pekerja Jogja Kangen Mengadu Nasib di Bali, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah Mojok.co

Mending Kerja di Bali daripada Jogja, Kerjanya Sama-Sama Santai dan Biaya Hidup Lebih Murah

30 Maret 2026
Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
User kereta api (KA) ekonomi naik bus Sumber Selamat: sebenarnya kursi lebih nyaman, tapi ogah tersiksa lebih lama MOJOK.CO

User Kereta Ekonomi Naik Bus Sumber Selamat karena Tak Ada Pilihan: Kursi Lebih Nyaman, Tapi Dibuat Hampir Pingsan

2 April 2026
anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.