Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
27 April 2026
A A
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Ilustrasi - Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sweeping ke sejumlah daycare di Kota Yogyakarta menjadi langkah emergency yang akan diambil oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Hal ini menyusul terbongkarnya kasus dugaan penganiayaan anak di daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo.

Sejak kasus tersebut terbongkar pada Jumat (24/4/2026), para orang tua korban tengah berjuang mencari keadilan hukum. Selain mendatangi Mapolresta Yogyakarta pada Minggu (25/4/2026) untuk memberi laporan, pada Minggu (26/4/2026) sejumlah orang tua korban membuat aduan ke Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo.

Pemkot Yogyakarta akan beri pendampingan

Hampir 3 jam Hasto menyimak keluhan dan harapan dari sekitar 10 orang perwakilan orang tua korban daycare Little Aresha. Ada kepedihan yang turut Hasto rasakan saat mendengar cerita-cerita para orang tua korban atas pelakuan tidak manusiawi yang diterima anak mereka.

Oleh sebab itu, Hasto menegaskan, Pemkot Yogyakarta bersama lembaga terkait akan melakukan pendampingan kepada korban.

“Itu kami mendengar dari semua tadi. Tentu kami merespons hal-hal yang kemudian untuk langkah-langkah selanjutnya. Pada prinsipnya, mereka yang pertama minta perlindungan untuk anaknya dibantu karena sekarang ini dirasakan  anak-anaknya ada tanda-tanda yang kurang sehat secara psikologis,” kata Hasto usai pertemuan di Rumah Dinas Wali Kota Yogyakarta.

Lanjut Hasto, Pemkot Yogyakarta bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Kota Yogyakarta dan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama KPAI Kota Yogyakarta membentuk tim pendampingan akan segera membentuk tim pendampingan untuk mendampingi anak-anak korban daycare Little Aresha. Menurutnya butuh psikolog anak, ahli tumbuh kembang anak, ahli gizi untuk asupan anak, dan ahli parenting yang akan disiapkan dalam pendampingan.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping. (Pemkot Yogyakarta)

Termasuk juga melakukan pendampingan bagi orang tua korban yang mengalami suatu gangguan karena stres atas kejadian tersebut. “Kita punya psikolog-psikolog yang ada di psikolog klinis di puskesmas jumlahnya ada 18 juga kita siapkan,” jelas Hasto.

Pemkot Yogyakarta juga akan melibatkan konsultan hukum yang nanti menampung, mencatat semua laporan-laporan yang disampaikan oleh orang-orang tua korban. Hasto menyatakan catatan-catatan itu menjadi bahan masukan proses-proses hukum selanjutnya.

Tak hanya itu, Hasto menyadari bahwa menitipkan anak di daycare menjadi pilihan yang harus diambil para orang tua karena mereka harus tetap bekerja. Demi menghindari kejadian penganiayaan seperti di Little Aresha, Hasto menjamin akan membantu mencarikan daycare lain yang aman, sehat dan amanah untuk penitipan anak-anak,

Sweeping daycare di Kota Yogyakarta jadi langkah emergency

Diketahui pula, daycare Little Aresha, Sorosutan, Umbulharjo, ternyata tidak berizin. Atas kejadian ini, Hasto meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta mengidentifikasi daycare yang ada untuk kebutuhan memastikan perizinannya.

Hasto menegaskan, semua TK, PAUD, dan SD memiliki prosedur perizinan dan standar operasional prosedur yang sesuai. Jika ada yang melakukan operasional pendidikan tanpa izin, itu jelas merupakan tindakan ilegal dan harus segera ditutup.

“Ya, saya kira kita jelas, ini kan masyarakat kami, anak-anak kami yang mendapatkan suatu perlakuan yang tidak pas, saya kira kita harus menegakkan keadilan,” tegasnya.

“Kami harus melakukan sweeping terhadap seluruh tempat daycare di Kota Yogyakarta. Kita akan cek satu per satu besok. Ini saya kira penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Hasto.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping. (Pemkot Yogyakarta)

Anak-anak kami butuh pendampingan agar kembali normal seutuhnya

Sementara itu Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori, menjelaskan daycare Little Aresha belum dan tidak pernah mengajukan izin sebagai TPA, PAUD/TK ke Pemkot Yogyakarta. Oleh sebab itu, Pemkot Yogyakarta belum melakukan verifikasi terhadap keberadaan lembaga itu.

Iklan

Selama ini, lanjutnya, pengawasan dilakukan dengan visitasi rutin kepada TK/PAUD/day care yang mengajukan izin. Budi menyebut saat ini ada 37 day care yang berizin di Kota Yogyakarta. “Ini menjadi pelajaran juga bagi kami semua, tidak hanya Dinas Pendidikan tapi juga jajaran di wilayah untuk lebih care lagi terhadap situasi lingkungannya masing-masing,” ujar Budi.

Di pihak orang tua korban, salah satunya Anto, berharap setelah pertemuan dengan Wali Kota dan jajaran Pemkot Yogyakarta, bisa memberikan dukungan dan pendampingan. Khususnya untuk anak-anak secara psikis.

Anto merasa bersyukur kasus ini telah terbongkar setelah penggerebekan yang dilakukan oleh pihak Polresta Yogyakarta. Karena dari situlah fakta mengerikan daycare Little Aresha terbongkar.

“Harapan kami dari pertemuan ini bisa memberikan titik terang dan bantuan dukungan kepada kami.  Memberikan pengawalan proses hukum ini seadil-adilnya dan pendampingan khususnya untuk anak-anak kami secara psikis. Karena anak-anak kami butuh pendampingan secara psikis agar kembali menjadi anak yang seutuhnya normal,” pungkas Anto.

BACA JUGA: Hancur Hati Ibu: Amat Percaya ke Daycare LA Jogja dan Suka Kasih Tip ke Pengasuh, Anak Saya Justru Dibuat Trauma Serius atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 27 April 2026 oleh

Tags: daycare jogjadaycare little areshaJogjalittle areshapilihan redaksiwali kota jogjaYogyakarta
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Nemu Daycare Teraman di Jogja di Balik Bobroknya Little Aresha. MOJOK.CO
Urban

Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak

27 April 2026
Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat MOJOK.CO
Esai

Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

27 April 2026
Kerja di Jakarta.MOJOK.CO
Urban

Jakarta Tak Cocok bagi Fresh Graduate yang Cuma “Pengen Cari Pengalaman”: Bisa Bikin Finansial dan Mental Layu Sebelum Berkembang

26 April 2026
Ibu terpaksa menitipkan anak di daycare karena orang tua harus bekerja
Aktual

Ibu Menitipkan Anak di Daycare Bukan Tak Tanggung Jawab, Mengusahakan “Aman” Malah Diganjar Trauma Kekerasan

26 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sebagian pengguna WiFi IndiHome beralih ke Biznet. MOJOK.CO

Ujian Terberat Pengguna IndiHome yang Dikhianati Tawaran Palsu hingga Menggadaikan Kesetiaan ke WiFi yang Lebih “Gacor”

23 April 2026
nongkrong di kafe, jakarta selatan.MOJOK.CO

Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami

22 April 2026
Pelari kalcer, fenomena olahraga lari

Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka

27 April 2026
Tapak Suci Unair. MOJOK.CO

Saat Pencak Silat Dianggap Biang Kerok, Saya Bersyukur Jadi Bagian Tapak Suci Unair yang Anti Tawuran

21 April 2026
Hajatan, Resepsi Mewah, Resepsi Sederhana, Nikah.MOJOK.CO

Hajatan Itu Nggak Penting: Tabungan 50 Juta Melayang Cuma Buat Ngasih Makan Ego Keluarga, Setelah Nikah Hidup Makin Susah

26 April 2026
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, akan beri pendampingan korban daycare Little Aresha dan akan lakukan sweeping MOJOK.CO

Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang

27 April 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.