Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

Stadion GBT Punya 1 Cela yang Bikin Surabaya Jadi Sorotan Minor Media Asing, 14 Tahun Jadi Rasan-rasan tapi Belum Ada Solusi Jangka Panjang?

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
17 Juli 2024
A A
Stadion GBT Surabaya Bau Sampah hingga Kena Sindir Media Asing Jelang AFF U-19 MOJOK.CO

Ilustrasi - Stadion GBT Surabaya jadi sorotan asing gara-gara bau sampah jelang AFF U-19. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Apa yang Eri Cahyadi upayakan?

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tidak tinggal diam merespons keresahan perihal bau sampah di area Stadion GBT.

Pada Senin (15/7/2024), ia yang sedang meninjau langsung kesiapan Stadion GBT sebagai venue Piala AFF U-19 menegaskan akan mengatur skema pembuangan sampah. Selain itu ia juga meminta PLTSa Benowo untuk menutup tumpukan sampah dengan geomembrane supaya gas yang ditimbulkan oleh sampah tidak menguar.

“Jam operasional (buang sampah) diatur. Jadi tidak sebelum pertandingan, tetapi setelah pertandingan baru membuang sampah. Setelah itu ditutup dengan membran, tidak ada lagi yang membuang sampah,” jelas pria dengan sapaan akrab Cak Eri itu seperti laporan tertulis dari Humas Pemkot Surabaya.

Stadion GBT Surabaya Bau Sampah hingga Kena Sindir Media Asing Jelang AFF U-19 MOJOK.CO
Eri Cahyadi berkoordinasi untuk atasi bau sampah di Stadion GBT Surabaya. (Dok. Pemkot Surabaya)

Adapun skema pembuangan sampah sepanjang gelaran AFF U-19 2024 kurang lebih seperti berikut:

Saat pertandingan AFF U-19 berlangsung (sore atau malam hari), sampah ditahan dulu di TPS masing-masing. Pembuangan ke TPA Benowo baru bisa dilakukan di pukul 00.00 WIB dan berakhir di pukul 10.00 WIB. Setelahnya tidak boleh ada aktivitas buang sampah lagi. Hal ini berubah dari skema yang berlaku sebelumnya: dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.

Demikianlah upaya-upaya yang Cak Eri lakukan untuk mengatasi bau sampah agar tidak menguar dan mengganggu aktivitas pertandingan di Stadion GBT Surabaya sepanjang laga AFF U-19 2024 berlangsung.

Di tahun-tahun sebelumnya, Pemkot Surabaya memang sudah kerap mendapat kritik terkait bau sampah yang menguar di area stadion. Berbagai upaya telah dilakukan. Misalnya dengan membuat buffer zone atau sabuk hijau di sekitar TPA. Lalu keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) untuk mengurangi tumpukan sampah, hingga penutupan area TPA dengan geomembrane.

Memang beberapa waktu terakhir sempat ada kebocoran geomembrane, sehingga bau sampah masih menguar. Namun, Cak Eri memastikan kalau kebocoran tersebut sudah ditutup kembali.

Stadion GBT Surabaya dijamin nyaman

Terlepas dari persoalan bau sampah, Cak Eri menyebut kalau sarana prasarana Stadion GBT Surabaya sudah 100 persen siap untuk berlangsungnya Piala AFF U-19 2024.

Dalam sidaknya Senin (15/7/2024) lalu itu, ia meninjau beberapa sarana prasarana meliputi kamar mandi, musala, hingga tribun penonton.

“Jadi kalau dari penilaian FIFA sudah terpenuhi semua. Kalau di GBT ini hanya kebersihan (kamar mandi) saja yang harus diperhatikan. Lalu ada banner lepas saya minta pasang kembali. Untuk lainnya, saat ketemu dengan FIFA sudah oke semua,” jelas Cak Eri menjamin kenyamaan venue Piala AFF U-19 2024 tersebut.

Stadion GBT Surabaya Bau Sampah hingga Kena Sindir Media Asing Jelang AFF U-19 MOJOK.CO
Eri Cahyadi dalam sidak meninjau kesiapan Stadion GBT untuk venue Piala AFF U-19. (Dok. Pemkot Surabaya)

Kenyamanan terkait akses menuju stadion pun turut jadi perhatian Cak Eri. Setelah berkoordinasi dengan FIFA dan TNI-POLRI, ia memastikan penonton boleh membawa kendaraan pribadi, baik mobil maupun motor.

“Ini boleh membawa kendaraan, nanti parkirnya akan diatur oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Motor parkirnya di sirkuit dan kalau mobil di dekat Lapangan ABC,” terang Cak Eri.

Sementara untuk penonton dari luar kota, Cak Eri melalui Dishub akan menyediakan enam shuttle bus untuk mengantar penonton hingga ke dalam area Stadion GBT Surabaya. Semua diupayakan demi kenyamanan keberlangsungan Piala AFF U-19 2024.

Iklan

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Hammam Izzuddin

BACA JUGA: Parkir Liar di Surabaya Diberantas Puluhan Kali pun Tetap Muncul Lagi Tanpa Takut Kena Sanksi, Bekingannya Terlalu Kuat?

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 Juli 2024 oleh

Tags: AFFaff u-19benowoGBTgelora 10 novemberpembuangan sampah benowopiala aff u-19stadion di surabayastadion gbtstadion gelora bung tomoSurabayatpa benowo
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Mie ayam surabaya untuk quality time. MOJOK.CO
Urban

Makan Mie Ayam, “Quality Time” Orang Surabaya dan Balas Dendam Terbaik untuk Melampiaskan Getirnya Hidup

25 Februari 2026
Honda Scoopy membawa maut saat dipakai mudik Surabaya ke Lumajang. MOJOK.CO
Sehari-hari

Alasan Saya Bertahan Pakai Honda Scoopy untuk Mudik Surabaya-Lumajang, meski Tertipu dengan Tampang dan “Fitur” Biasa Saja yang Menyiksa

25 Februari 2026
Pekerja gila Surabaya yang melamun di Danau UNESA. MOJOK.CO
Urban

Danau UNESA, Tempat Pelarian Pekerja Surabaya Gaji Pas-pasan dan Gila Kerja. Kuat Bertahan Hanya dengan Melamun

24 Februari 2026
Siksaan naik bus ekonomi Surabaya Semarang seperti Indonesia dan Sinar Mandiri MOJOK.CO
Catatan

Siksaan di Bus Ekonomi Rute Surabaya Semarang bikin Frustrasi dan Kapok Naik Lagi: Murah tapi Harus Pasrah Jadi “Ikan Pindang” Sepanjang Jalan

22 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah MOJOK.CO

Rasa Sanga (1): Sunan Gresik Membawa Masuk Islam ke Jawa Lewat Dapur dan Semangkuk Bubur Harisah

23 Februari 2026
Upaya 1 tahun Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kerja untuk warga, apa hasilnya? MOJOK.CO

Upaya 1 Tahun Pemkot Semarang Bekerja untuk Warga di Tengah Ragam Tantangan dan Keterbatasan, Apa Hasilnya?

23 Februari 2026
Culture shock mahasiswa Kalimantan dengan budaya guyub Jawa di Jogja

Culture Shock Mahasiswa Kalimantan di Jawa: “Dipaksa” Srawung, Berakhir Tidak Keluar Kos dan Pindah Kontrakan karena Tak Nyaman

26 Februari 2026
Honda Supra X 125

Maunya Motor Matic, tapi Terpaksa Pakai Supra buat Kuliah di Fakultas “Elite” di UGM demi Menyenangkan Ayah

24 Februari 2026
Toyota Avanza Perusak Gengsi, Gak Waras Gak Berani Beli MOJOK.CO

Toyota Avanza Bekas Perusak Gengsi, tapi Orang Waras Pasti Tidak Ragu untuk Membeli Mobil yang Ramah Ekonomi Keluarga Ini

24 Februari 2026
Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia MOJOK.CO

Destinasi Baru Wisata Jogja: Dari Klitih hingga Perang Sarung, Harusnya Masuk Wonderful Indonesia

23 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.