Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Aktual

CPNS Solo Nelangsa Menanti Pengangkatan: Terlanjur Resign, Tabungan Menipis buat Kebutuhan dan Menanggung Ibu

Muchamad Aly Reza oleh Muchamad Aly Reza
8 Maret 2025
A A
CPNS Solo nelangsa karena pengangkatan diundur hingga akhir tahun. Sementara uang tabunga menipis MOJOK.CO

Ilustrasi - CPNS Solo nelangsa karena pengangkatan diundur hingga akhir tahun. Sementara uang tabunga menipis. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Padahal harus menanggung ibu

Sejak resign per Januari 2025 lalu, praktis Shela hanya mengandalkan uang tabungan untuk segala kebutuhannya. Uang tabungan tersebut mungkin cukup untuk menanti hingga Mei atau April. Tapi kalau sampai Oktober? Ah, sulit dibayangkan.

“Hari-hari sebelum diadakan RDP (rapat dengar pendapat), dari instansi tempatku keterima CPNS dan beberapa instansi lain sudah memberi informasi kalau kemungkinan TMT April/Mei. Aku pun juga mendaftar luar home base yang artinya harus menyiapkan lebih banyak dana untuk transportasi dan kost,” beber Shela. Kalau sudah begini, CPNS asal Solo tersebut hanya bisa merutuki pemerintah.

Mumet juga membayangkan bagaimana bertahan hidup di tujuh bulan ke depan. Sementara uang tabungan jelas terus menipis dari bulan ke bulan.

“Apalagi aku ada tanggungan untuk ibu. Bapakku sudah lama meninggal dan ibu hanya sebagai IRT (ibu rumah tangga). Lalu bagaimana nasib kami selanjutnya?,” keluh Shela.

“Dalam waktu dua hari nasib kami berubah total,” sambung CPNS Solo tersebut nanar.

Pemerintah yang bebal pada nasib CPNS?

Menyusul penundaan tersebut, ungkapan kecewa ramai-ramai diserukan oleh para CPNS di media sosial. Media sosial penuh dengan pita hitam (simbol duka) dan bahkan muncul link petisi berupa tuntutan percepatan pengangkatan CPNS. Sebanyak 1.300 warga meneken petisi online via change.org menolak pengangkatan ditunda hingga Oktober 2025.

Rata-rata CPNS mengungkapkan hal yang sama dengan Shela: sudah terlanjur resign, lantas ke depan mau hidup pakai apa? Uang tabungan tidak akan cukup untuk bertahan hidup selama itu.

Pun jika memang Oktober 2025 resmi diangkat (tidak ada pengunduran lagi), tapi masih ada potensi gaji pertama dirapel tiga bulan. Artinya, baru bakal menerima gaji di Januari 2026. Setahun tidak megang uang sama sekali. Mengerikan. Masa iya jadi gelandangan?

Cari pekerjaan sementara sepintas terdengar sebagai solusi. Namun, orang-orang sudah tahu belaka sesulit apa mencari kerja di Indonesia. Bahkan untuk ukuran freelance sekalipun.

Lantas, apa respons pemerintah?

“Kami sampaikan bahwa penyesuaian jadwal pengangkatan merupakan kesepakatan antara Pemerintah dengan DPR RI. Terima kasih atas saran dan masukan yang disampaikan, sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam penyusunan dan evaluasi kebijakan untuk dibahas bersama DPR RI dan stakeholder terkait,” begitu kata Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik (DAKIP) KemenPAN-RB, Mohammad Averrouce, mengutip CNN Indonesia.

Alasan pemerintah: agar pengangkatannya bareng

Sementara Wakil Kepala BKN, Haryomo Dwi Putranto mengatakan, pertimbangan pengunduran tersebut adalah lantaran selama ini pengangkatan CPNS—juga PPPK—sering kali tidak sama antara satu instansi dengan instansi lainnya.

“Sehingga ada yang sudah bekerja karena usulan dari instansi itu cepat, ada yang belum, karena memang belum ditetapkan surat keputusannya (SK)-nya. Nah, kami tidak ingin terjadi seperti itu,” ungkap Haryomo dalam konferensi pers di kanal YouTube KementerianPANRB, Kamis (6/3/2025) malam WIB.

“Kalau bisa, mereka yang melamar untuk formasi tahun 2024 ini, diangkatnya juga harusnya sama, bekerja sama, mulai diangkat sama, mulai digaji sama. Sehingga kemarin disepakati bahwasannya untuk CPNS itu tidak ada lagi TMT yang berbeda-beda. Disepakati 1 Oktober 2025 (pengangkatannya,” tegasnya.

Iklan

Penulis: Muchamad Aly Reza
Editor: Ahmad Effendi

BACA JUGA: Sulitnya Penyandang Tunanetra Ikut Seleksi CPNS, Akses Dipersulit padahal Punya Kemampuan Lebih atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

 

 

 

/

 

 

 

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2025 oleh

Tags: Cpnscpns solopengangkatan cpns diundurPNS
Muchamad Aly Reza

Muchamad Aly Reza

Jurnalis Mojok.co asal Rembang, Jawa Tengah. Pernah belajar di S1 Sejarah Peradaban Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Banyak menulis isu sosial, keislaman dan spiritualitas, pendidikan kritis, dan realitas sehari-hari. Mengisi waktu dengan membaca buku, nonton film, dan traveling.

Artikel Terkait

Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO
Sehari-hari

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Orang "Gagal" yang Dihina Hidupnya, Buktikan Bisa Lolos CPNS hingga PNS. MOJOK.CO
Sehari-hari

Dulu Kerap Dihina, Ditolak Kampus Top hingga Nyaris DO dan Beasiswa Dicabut, Kini Buktikan Bisa Lolos Seleksi CPNS

10 Maret 2026
seleksi CPNS. CPNS Jogja, PNS.MOJOK.CO
Sehari-hari

Dua Kali Gagal Tes CPNS Meski Nilai Tertinggi, Kini Malah Temukan Jalan Terang Modal Ijazah SMA

8 Maret 2026
Bukber, ASN, kantor.MOJOK.CO
Sehari-hari

Ikut Bukber Kantor di Acara ASN Itu Bikin Muak: Isinya Orang Cringe dan Seksis yang Bikin Risih, tapi “Haram” Buat Ditolak

22 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji Cuma 8 Juta di Jakarta Jaminan Derita, Tetap Miskin dan Stres MOJOK.CO

Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

19 Maret 2026
Rela utang bank buat beli mobil keluarga Suzuki Ertiga demi puaskan mertua. Ujungnya ribet dan sia-sia karena ekspektasi. MOJOK.CO

Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia

21 Maret 2026
Sarjana (lulusan S1) susah cari kerja. Sekali kerja di Sidoarjo dapat gaji kecil bahkan dapat THR cuma Rp50 ribu MOJOK.CO

Ironi Sarjana Kerja 15 Jam Perhari Selama 3 Tahun: Gaji Kerdil dan THR Cuma 50 Ribu, Tak Cukup buat Senangkan Ibu

17 Maret 2026
Orang Jawa desa pertama kali coba menu aneh (gulai tunjang) di warung makan nasi padang (naspad). Lidah menjerit dan langsung merasa goblok MOJOK.CO

Orang Jawa Desa Nyoba “Menu Aneh” Warung Nasi Padang, Lidah Menjerit dan Langsung Merasa Goblok Seketika

15 Maret 2026
Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku Mojok,co

Lebaran di Keluarga Ibu Lebih Seru Dibanding Keluarga Ayah yang Jaim dan Kaku

19 Maret 2026
Lontong dan kangkung, kuliner tua Lasem dalam khazanah suluk Sunan Bonang MOJOK.CO

Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan

21 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.