Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kotak Suara

Puan Maharani Angkat Suara Setelah Dicari-Cari Massa

Kenia Intan oleh Kenia Intan
9 Maret 2023
A A
jawaban puan atas macetnya ruu pprt

Ilustrasi Puan Maharani bermusyawarah dengan jajaran pimpinan DPR (Mojok.co).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Massa yang tergabung dalam Koalisi Sipil untuk UU PPRT berdemonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Rabu (9/3/2023). Di Hari Perempuan Internasional mereka mendesak Puan Maharani agar segera mengesahkan RUU PPRT.

Pengunjuk rasa itu membentangkan spanduk jumbo bertuliskan “1000 Perempuan Mencari Mbak Puan, Segera Sahkan RUU PPRT (Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga)”. Mereka juga menggelar aksi teatrikal dengan membawa perkakas rumah tangga dan alat masak sambil meneriakkan, “Mbak Puan sahkan RUU PPRT!”

Setidaknya ada 11 organisasi buruh yang bergabung dalam aksi unjuk rasa hari itu. Di antaranya Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) hingga Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Secara total ada kurang lebih 1.000 massa yang terlibat.

Partai Buruh turut menyerukan hal yang sama. Partai dengan nuansa warna oranye itu menuntut 11 hal, salah satunya pengesahan RUU PPRT.

“Itu sudah mangkrak hampir 20 tahun dan belum disahkan. Jadi tuntutan kita adalah segera sahkan RUU PPRT, jangan tunda karena menambah jumlah kekerasan 10-11 PRT dan itu mengerikan,” ungkap Jumisih, selaku Deputi Bidang Perempuan Partai Buruh, seperti dikutip dari detik.com, Rabu (8/3/2023).

Jawaban Puan

Menanggapi aksi unjuk rasa yang mendesak dirinya untuk segera memutuskan RUU PPRT, Puan mengatakan bahwa keputusan untuk menunda RUU PPRT adalah hasil kesepakatan bersama pimpinan DPR. Puan menjelaskan, surat Badan Legislasi (Baleg) tentang RUU PPRT sudah dibahas dalam forum rapat pimpinan (rapim) pada 21 Agustus 2021. Hasilnya, RUU PPRT ditunda untuk dibawa ke rapat Badan Musyawarah (Bamus). Oleh karenanya, RUU PPRT belum bisa dibawa ke rapat paripurna.

“Keputusan rapim saat itu menyetujui untuk melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu. Saat itu dirasa belum tepat untuk diagendakan dalam rapat Bamus dan masih memerlukan pendalaman,” ujar Puan Maharani seperti dikutip dari Tempo.co, Kamis (9/3/2023).

Kendati begitu, Puan mengatakan akan mempertimbangkan seruan masyarakat yang meminta UU PPRT segera disahkan. Tentu saja dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang berkembang saat ini.

Melansir VOA Indonesia, berbagai pihak sebenarnya sudah sering mendesak pengesahan rancangan undang-undang yang satu ini. Ratusan pekerja rumah tangga pernah mengirimkan surat kepada Puan. Mereka mengungkapkan apa yang mereka alami selama ini dan berharap agar RUU PPRT yang hampir 20 tahun menggantung itu segera disahkan.

Selain itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berulangkali mengatakan bahwa RUU PPRT ini diperlukan karena saat ini payung hukum yang melindungi PRT hanya ada di Peraturan Menteri Ketenagakerjaan 2/ 2015. Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan juga sempat memerintahkan Menkum HAM dan Menteri Ketenagakerjaan untuk melakukan koordinasi dan konsultasi dengan DPR dan stakeholder terkait RUU PPRT.

Asal tahu saja, RUU PPRT pertama kali diusulkan pada 2004. Kemudian pada 2010, RUU ini masuk pada pembahasan di Komisi IX DPR RI. Badan Legilasi (Baleg) sebenarnya sudah menerima draft RUU ini pada 2013. Perkembangan baru terlihat kembali pada 2020, Baleg sudah selesai membahas RUU PPRT dan tinggal masuk ke Badan Musyawarah.

Penulis: Kenia Intan
Editor: Amanatia Junda

BACA JUGA Lika-liku RUU PPRT yang Belasan Tahun Tak Kunjung Disahkan

 

Terakhir diperbarui pada 9 Maret 2023 oleh

Tags: IWD 2023koalisi sipil untuk UU PPRTPemilu 2023Puan MaharaniRUU Perlindungan Pekerja Rumah TanggaRUU PPRT
Kenia Intan

Kenia Intan

Content Writer Mojok.co

Artikel Terkait

demokrat pdip mojok.co
Kotak Suara

Setelah Pertemuan Puan-AHY, Mungkinkah Demokrat Koalisi dengan PDIP?

19 Juni 2023
demokrat pdip mojok.co
Kotak Suara

Pertemuan AHY-Puan, Panas-Dingin Demokrat PDIP, dan Nasib Pencapresan Anies

13 Juni 2023
Ilustrasi Megawati Sukarnoputri (Ilustrasi Mojok.co)
Kotak Suara

PDIP Mau Gabung Koalisi Besar Asal Dapat Jatah Capres, Wajar?  

7 April 2023
RUU PPRT jadi inisiatif DPR
Kotak Suara

Sah Jadi Inisiatif DPR, RUU PPRT Harusnya Kelar Sebelum Lebaran, Apa Saja yang Perlu Diketahui?

22 Maret 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopi starling dan kopi keliling: cuma Rp5 ribu tapi beri suntikan kekuatan pekerja kantoran di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (Jaksel) untuk survive kerja tanpa Work Life Balance MOJOK.CO

Kopi Starling Cuma 5 Ribu tapi Beri Kekuatan Pekerja Jaksel Survive Tanpa Work Life Balance, Ketimbang 50 Ribu di Coffee Shop Elite

14 Mei 2026
omong kosong srawung di desa.MOJOK.CO

Omong Kosong Slogan “Srawung” di Desa: Cuma Jahat ke Warga Miskin, Kalau Kamu Tajir Tak Perlu Membaur buat Dihormati

18 Mei 2026
Atmosfer kompetitif di Campus League 2026 – Basketball Regional Samarinda Season 1 MOJOK.CO

Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung

11 Mei 2026
Penjelasan Kemendiktisaintek soal pengubahan program studi (prodi) Teknik menjadi Rekayasa MOJOK.CO

Mengubah Nomenklatur Prodi Teknik Jadi Rekayasa, Apa Tujuannya?

16 Mei 2026
Sulap lahan kosong jadi kebun kosong untuk ketahanan pangan mandiri. MOJOK.CO

Ironi Lihat Balita Gizi Buruk di Bogor hingga Oknum Nakes yang Promosikan Sufor, Alumnus UNJ Ini Buka Kebun Sayur di Lahan Mangkrak 

16 Mei 2026
Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Dapur Bersama Memang Membantu Anak Kos, Tapi Sering Menimbulkan Konflik kalau Ada Penghuni Jorok dan Suka Nyolong

12 Mei 2026

Video Terbaru

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

Kalis Mardiasih: Parenting di Negara Gagal, Nasib Anak Jadi Taruhan

11 April 2026
Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.